Home » Hukum » RATUSAN SANTRI DAN ULAMA GELAR UNJUK RASA MINTA SUKMAWATI SOEKARNOPUTRI YANG DIDUGA HINA NABI SEGARA DI PROSES HUKUM

RATUSAN SANTRI DAN ULAMA GELAR UNJUK RASA MINTA SUKMAWATI SOEKARNOPUTRI YANG DIDUGA HINA NABI SEGARA DI PROSES HUKUM

Pirnas.com 23 Nov 2019

Pamekasan, pirnas.com & pirnas.org | Beberapa waktu lalu, Sukmawati Soekarnoputri dalam sebuah dialog membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Hal itu membuat marah umat Islam Indonesia, khususnya di Madura.

Jumat (22/11) siang, usai Shalat Jum’at, ratusan massa melakukan aksi didepan gedung DPRD Pamekasan. Sebelum unjuk rasa massa lebih dulu berkumpul di area monumen Arek Lancor.

Mereka bergerak dengan jalan kaki menuju gedung DPRD Pamekasan sambil membentangkan poster bergambar Sukmawati Soekarnoputri. Poster itu bergambar Sukmawati Soekarnoputri dikalungi tali dan tulisan mencolok berisi “Tidak ada hukuman yang pantas bagi penista agama, kecuali hukuman mati.

Disepanjang perjalanan, pengunjuk rasa berorasi dengan lantang menyatakan marah dan kecewa terhadap ucapan sukmawati Soekarnoputri itu.

Unjuk rasa itu dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Misdat, Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, KH. Ali Karrar Sinhaji.

“Wahai para petinggi negeri ini, cukup kami yang kalian politisi, tapi jangan Rasulullah yang kami cintai. Karna demi beliau, jangankan harta, nyawapun siap kami korbankan, kami butuh keadilan, kami cinta Rasulullah, Allahu Akbar” Kata salah seorang orator dengan semangat yang berapi-api.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman menemui langsung para massa yang terdiri dari sejumlah Ulama, Santri dan masyarakat Kabupaten Pamekasan. Fathor Rohman menyambut baik kedatangan massa yang menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Pamekasan.

“Terimakasih kiai meluangkan waktu datang ketempat ini mewakili warga Pamekasan dan ummat Islam di Nusantara ini”, ujar Fathor Rahman.

“Saya mewakili warga Pamekasan dan umat Islam Nusantara ini siap mendukung dan menjunjung harkat dan martabat bahwa saya akan mendampingi para kiai untuk melapor ke polres” tegas Fathor Rahman.

Setelah selesai di temui Ketua DPRD Pamekasan, para pengunjuk rasa pun membubarkan diri dengan tertib.

Reporter : KH

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Kiamat Desak Kejari Labuhanbatu Tindaklanjuti Perintah Hakim Tipikor Untuk Memeriksa Muhammad Ridwan Dalimunthe

Hidayat Chan

03 Des 2025

Post Views: 65 Labuhanbatu||PIRNAS.COM-Lembaga Koalisi Independen Anti Mafia Terstruktur (Kiamat) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu untuk menindaklanjuti perintah Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait permintaan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) memeriksa Muhammad Ridwan Dalimunthe, yang diketahui merupakan menantu mantan Bupati Labuhanbatu, Tengku Milwan. Desakan tersebut disampaikan Kiamat melalui pernyataan resmi pada aksi unjuk …

Gaji Tak Dibayar, PTPN IV Kebun Gunung Pamela Dinilai Langgar Hak Pekerja

Hidayat Chan

29 Nov 2025

Post Views: 74 Serdang Bedagai|PIRNAS.COM-Manajemen PTPN IV Regional 1 Kebun Gunung Pamela kembali menjadi sorotan setelah diduga tidak membayarkan gaji salah seorang karyawannya, Pardomuan Zebfri Panjaitan, yang bekerja sebagai petugas keamanan (security). Kasus ini mencuat di tengah proses penyelesaian perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang saat ini masih berjalan di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten …

Maraknya Edaran Rokok Tanpa Cukai Di Kecamatan Silangkitang Labusel APH Di Minta Bertindak

Hidayat Chan

16 Agu 2025

Post Views: 235 PIRNAS.COM||Labuhanbatu -Peredaran rokok tanpa pita cukai (rokok ilegal) semakin marak di kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu selatan, Sumatera Utara. Produk yang diduga diselundupkan dari luar provinsi ini laris manis di pasaran karena harganya jauh lebih murah dibanding rokok resmi. Seorang konsumen bernama Edu, yang ditemui pada Jumat (8/6/2025), mengaku sudah setahun terakhir menjadi …

Upaya Mediasi Pasal Penyerobotan Tanah Milik Yahya Viktor Siregar Belum Ada Titik Temu 

Hidayat Chan

06 Agu 2025

Post Views: 240 PIRNAS.COM||Labuhanbatu -Upaya mediasi atas dugaan penyerobotan tanah milik Yahya Viktor Siregar (72) di Desa kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, berakhir buntu. Terlapor berinisial DS tidak mampu menunjukkan satu pun bukti sah kepemilikan lahan yang diperebutkan. Mediasi yang digelar di Aula Kantor Kepala Desa Kampung Padang pada Selasa (5/8/2025), atas inisiatif pemerintah …

Yahya Viktor Siregar  Lapor Ke Polres Labuhanbatu Atas Lahannya di Klaim DS Belum Diproses PolisiL

Hidayat Chan

22 Jul 2025

Post Views: 199 Labuhanbatu|| PIRNAS.COM-Yahya Viktor Siregar (72), warga Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, meminta keadilan atas dugaan penyerobotan tanah miliknya yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan hukum, meski sudah dilaporkan secara resmi ke Polres Labuhanbatu. Permintaan keadilan itu disampaikan Yahya saat berbincang dengan awak media di salah satu warung kopi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bakaran …

Kejari Labuhanbatu Tahan Kadis Pengendalian Kependudukan dan KB Terkait Dugaan Korupsi

Hidayat Chan

17 Jul 2025

Post Views: 206 PIRNAS.COM||Labuhanbatu-Beredar informasi Pihak Kejaksaan Negeri Labuhanbatu melakukan penahanan terhadap Kadis Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana berisial M, setelah dilakukan pemeriksaan Selasa (15/7) oleh pihak Penyidik Kejaksaan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi. Selain M, turut ditahan lima orang lainnya yang diduga sebagai rekanan dalam kasus ini. Mereka masing-masing berinisial ASP, PRM, …

Kategori Terpopuler