Home » Artikel » Kendala Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19

Kendala Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19

Pirnas.com 14 Agu 2020

PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020)

Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. Kebijakan belajar dari rumah di tengah Pandemi Covid-19 juga dilakukan sekolah-sekolah di Indonesia. Kebijakan ini didasarkan pada Surat Edaran (SE) Mendikbud No 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Salah satu isi dari SE tersebut adalah memberikan himbauan untuk belajar dari rumah melalui Pembelajaran Daring atau jarak jauh.

Akibatnya banyak kendala-kendala yang terjadi terutama dalam dunia pendidikan. Dalam hal ini membuat anak-anak yang biasanya beraktivitas di sekolah menjadi terhenti. Pandemi Covid-19 ini menjadikan sistem Pembelajaran Daring/Online yang proses pembelajarannya dilakukan di rumah masing-masing agar tidak menimbulkan perkumpulan (keramaian), hal ini juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi dampak terkena virus Covid 19.

Sistem Pembelajaran Daring yang telah di terapkan selama terjadinya Pandemi Covid-19 ini masih memiliki sejumlah kendala. Tak sedikit para siswa yang akhirnya tidak mengikuti kegiatan belajar di karenakan minimnya akses internet. Didalam pelaksanaan proses pembelajaran daring pasti sangat membutuhkan akses jaringan internet. Dalam hal ini ada banyak kendala yang terjadi terutama di daerah pedesaan yang terpencil,  menyebabkan proses pembelajaran daring menjadi terkendala karena akses internet yang tidak stabil dan pulsa (kuota data) internet yang mahal.

Jadi, kestabilan akses internet sangat berperan penting agar proses pembelajaran daring bisa berjalan dengan baik, akan tetapi tidak hanya internet saja melainkan juga di butuhkan adanya pulsa (kuota data) internet yang harus mencukupi.

Persoalan lain juga banyak dikeluhkan yaitu, keterbatasan keterampilan dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Di karenakan masih ada sebagian siswa yang kurang mengerti akan teknologi itu sendiri terutama dalam pembelajaran daring. Oleh karenanya, dampingan orang tua sangat di perlukan dalam proses pembelajaran daring. Meskipun hal ini tidak mudah tetapi orang tua juga harus dapat berperan selayaknya seorang guru yang mengampu materi pelajaran. Jika orang tua tidak berperan dengan baik di dalam mendampingi anaknya, maka sulit bagi anaknya untuk melaksanakan proses pembelajaran daring dengan baik.

Dan hal ini juga sangat berpengaruh bagi siswa yang tidak memiliki Gawai (Handphone) karena Gawai ini merupakan alat utama bagi siswa dalam melaksanakan sistem pembelajaran daring. Tidak semua siswa memiliki alat komunikasi ini, akibatnya siswa menjadi sulit dalam melaksanakan proses pembelajaran daring.

Nama : Elia Fikri Astriana

Nim : 0301173479

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam UINSU

(Peserta KKN-DR Kelompok 101)

Alamat : Desa Pasang Lela, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Tuntutan Hukuman Mati Jaksa pada TM Sudah Tepat

Pirnas.com

01 Apr 2023

Post Views: 158 PIRNAS.COM | Dalam hukum pidana dikenal asas yaitu ” kejahatan yang sudah sistemik dapat dimusnahkan dengan hukuman mati (asas crimina morte extinguuntur) karenanya tuntutan hukuman mati bagi Teddy Minahasa (TM) sudah tepat dan demi kualitas penegakan hukum ,mengingat kejahatan yang dilakukannya dengan sengaja dan mengetahui bahwa pelaku menyalahgunakan jabatannya sebagai Kepala kepolisaan …

Hikmah Puasa Hari Ke 7, Rahasia Dibalik Susah dan Senang

Pirnas.com

29 Mar 2023

Post Views: 139 Hikmah Puasa Hari Ke 7, Rahasia Dibalik Susah dan Senang Oleh : Dr. Supardi, SH., MH., Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Als. Rd Mahmud Sirnadirasa بِسْمِِ اللِِّٰ الرَّحْمٰنِِ الرَّحِيْمِِ وَالصَّلََةِ وَالسَّلََ مِ عَلَى محَمَّ دِ وَاٰلِهِِ مَعَِ التَّسْلِيْمِِ وَبِهِِ نَسْتَعِيْ نِ فِى تَحْصِيْلِِ الْعِنَايَةِِ الْعَآمَّةِِ وَالْهِدَايَةِِ التَّآمَّةِ، آمِيْنَِ يَا رَبَِّ الْعَالَمِيْنَِ Bismillãhirrahmãnirrahîm Was …

Hati Nurani dan Humanitas, Keadialan Substantif Penegakan Hukum Kejaksaan

Pirnas.com

27 Feb 2023

Post Views: 292 PIRNAS.COM | Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan danya perubahan paradigma penegakan hukum dari formalistik kepada keadilan hukum substantif.Pelaksanaan kekuasaan Negara di bidang penuntutan, Kejaksaan berwenang untuk dapat menentukan suatu perkara dilimpahkan ke pengadilan dan memiliki arti penting dalam menyeimbangkan antara aturan yang berlaku serta interpretasi yang bertumpu pada tujuan atau asas kemanfaatan …

Cara Cara Cek Nama Penerima BLT BBM 2022

Pirnas.com

07 Sep 2022

Post Views: 586 Cara Cek Nama Penerima BLT BBM 2022 – BLT BBM dibagikan secara langsung oleh Kemensos kepada masyarakat yang memenuhi syarat sebagai penerima mulai 1 September 2022. Pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai salah satu bentuk pengalihan subsidi BBM. Besaran dana yang disalurkan pemerintah untuk program BLT BBM …

Bahaya Merkuri, Hindari Kosmetik Mengandung Merkuri

Pirnas.com

15 Jul 2022

Post Views: 715 CYBERPOST.ID – Bahaya Merkuri, Kosmetik yang mengandung merkuri berbahaya kesehatan. Biasa Merkuri sering digunakan dalam krim kosmetik pemutih wajah. Walau bisa membuat kulit terlihat lebih cerah, merkuri menyimpan segudang bahaya kesehatan. Kosmetik yang mengandung merkuri biasa diproduksi diluar negeri secara illegal. Dengan demikian harus dengan teliti untuk membeli kosmetik dengan tidak harus …

SEJARAH DAN TATA CARA MINUM KOPI MENURUT ABAH GURU SEKUMPUL WALIYULLAH DARI KALIMANTAN

Pirnas.com

29 Apr 2022

Post Views: 7,942 PIRNAS.COM | LABUHANBATU –  Sejarah dan Tata cara minum kopi menurut Abah Guru Sekumpul atau sapaan akrab KH.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari, seorang Ulama atau waliyullah yang berasal dari Martapura Banjar masin Kalimantan selatan. Beliau pernah mengijazahkan makalah Al-Imam Al-Quthub Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Athos yang berangkat dari sumber kitab As-Shufiyatu Fil …