Home » Berita » Terduga IRF Pengendali Narkoba Tiga Desa di Panai Tengah Hingga Kini Aman Tanpa Hambatan 

Terduga IRF Pengendali Narkoba Tiga Desa di Panai Tengah Hingga Kini Aman Tanpa Hambatan 

Hidayat Chan 27 Mar 2026

LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Suasana lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi,semarak kemenangan setelah satu bulan melaksanakan puasa,juga dirasakan sosok yang diduga Irfan alias Ifan dikabarkan masih bebas tanpa hambatan mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu-sabu di tiga desa wilayah Labuhanbatu.

Wilayah peredaran narkoba jenis sabu-sabu dugaan jaringan Ifan di perkuat oleh Informasi bersama tim awak media berhasil dihimpun dari berbagai sumber dari kalangan masyarakat setempat yang dapat di percaya, menyebutkan bahwa terduga Irfan alias Ifan menguasai jalur distribusi narkotika jenis sabu di tiga desa di Kabupaten Labuhanbatu tanpa hambatan berarti.

Meskipun pihak kepolisian aktif melakukan penangkapan terhadap puluhan tersangka pengedar dan kurir di wilayah tersebut,sosok pengendali utama terduga Irfan alias Ifan ini sama sekali belum tersentuh hukum.

Terduga Irfan alias Ifan begitu leluasa melenggang edarkan narkoba di wilayah Desa Selat Beting, Desa Sei Siarti dan Desa Bagan Bilah Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara.

Aktivitas bisnis haramnya sudah berangsur lama tanpa adanya tindakan hukum,akibat pembiaran kegiatan haram tersebut,opini negatif di tengah masyarakatpun berkembang liar mengenai adanya kemungkinan korelasi antara kelancaran bisnis narkoba terduga Irfan alias Ifan dengan kurangnya tindakan tegas terhadap sosok terduga,

“Entahlah bang, kemungkinan bede sudah ada pengamannya dari oknum tertentu,makanya aman aman aja.” ujar salah seorang warga yang sengaja tidak kami publish namanya.

“Kalau disinggung tentang keresahan masyarakat disini bang,jangan orang abang tanyakan lagi cukup cukuplah sudah, apalagi dengan kekhawatiran kami dengan anak anak ikut terjerumus mengkonsumsi narkoba hingga dapat merusak masa depan mereka.” tambahnya lagi dengan nada kecewa, Senin (23.03.26) di Sei Siarti.

Menurut Sumber yang lain terduga Irfan tidak sendiri dalam menjalankan bisnis haramnya, dia di bantu beberapa anggota dan bertugas sebagai pengedar di titik lokasi yang tersebar di tiga desa tersebut.

“Iya bang, dulu aku kenal beberapa anggotanya entahlah kalau sudah berganti pemain ya ,seperti di PT PAL ada Dani ,Tarnok di Pemda ,Selat Beting Seberang ada Legimin,di Tangkahan Toni. Sedangkan di Desa Bagan Bilah si Rudi,di Siraho Surip bang. Ada juga di Desa Sei Siarti, Meranti Paham dan sekitarnya juga ada kemungkinan anggota Irfan juga,” terang sumber.

Untuk menguji keabsahan terkait informasi ini perlu tindakan lidik oleh pihak kepolisian,tim awak media berupaya silaturahmi dengan Kapolsek Panai Tengah AKP.AMLAN S.H. namun di karenakan masih suasana lebaran idul Fitri kemungkinan beliau sedang sibuk memantau arus balik para pemudik jalur darat maupun air.

Konfirmasi lanjutan melalui pesan Aplikasi WhatsApp kepada Beliau, terlihat contreng satu.

Besar harapan masyarakat agar aparat kepolisian dapat memutus mata rantai peredaran narkoba tersebut hingga ke akarnya. (HYT)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Dulunya Papan Rapuh Kini Halus dan Kokoh, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Masuki Tahap Pemlasteran Rumah Ibu Karmila

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 45 SOLOK — Progres pembangunan sasaran fisik rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 0309/Solok terus menunjukkan perkembangan yang signifikan di lapangan. Setelah sebelumnya berhasil merampungkan pemasangan dinding batako, kini personel Satgas TMMD ke-130 langsung tancap gas memasuki tahap pemlasteran dinding pada …

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Bangun Fasilitas Air Bersih, Pengerjaan Capai Tahap Pengecoran Slof Bawah

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 32 SOLOK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0309/Solok terus menunjukkan progres yang signifikan di lapangan. Salah satu sasaran fisik prioritas yang digarap oleh Satgas TMMD adalah pembangunan fasilitas penyediaan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan fasilitas air bersih yang berlokasi di Jorong Guci IV, …

Tanamkan Cinta Tanah Air, Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Beri Wasbang Siswa SDN 01 Muaro Pingai

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 42 Di tengah Kesibukan melaksanakan tugas sebagai Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Serka Ashari Nursa, memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi SDN 01 Muaro Pingai, di Jorong Guci IV, Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Selasa 20 Oktober 2026. Serka Ashari Nursa mengatakan, pemberian materi Wasbang kepada siswa Sekolah Dasar ini …

GSN Pondok Sawit Polsek Kualuh Leidong Amankan 3 Pria dan Belasan Gram Sabu

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 147 LABURA,PIRNAS.COM– Personel Polsek Kualuh Leidong, Polres Labuhanbatu, berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar di Dusun Sei Sentang I, Desa Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Dalam operasi yang berlangsung pada Senin dini hari tersebut, petugas mengamankan tiga orang pria beserta barang bukti belasan …

Jenazah Bayi Ditahan 16 Jam Demi Biaya Administrasi, Jurnalis Gelar Aksi Solidaritas

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 130 RANTAUPRAPAT,PIRNAS.COM — Sebuah tindakan yang dinilai tidak berprikemanusiaan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Jenazah bayi perempuan berusia 6 bulan bernama Nur Tata br Siregar dilaporkan sempat ditahan pihak rumah sakit selama kurang lebih 16 jam akibat keluarganya belum melunasi biaya administrasi sebesar Rp7,5 juta. Penahanan jenazah ini …

Tragedi RSUD Rantauprapat: Bayi Meninggal, Jenazah Ditahan 16 Jam karena Biaya

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 162 RANTAUPRAPAT, PIRNAS.COM – Potret buram pelayanan kesehatan kembali mencoreng institusi medis milik pemerintah Kabupaten. Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat diduga kuat menahan jenazah seorang bayi berusia 6 bulan bernama Tata, hanya karena orang tuanya yang miskin tidak mampu melunasi biaya administrasi sebesar Rp 7.495.770,-. Ironisnya, biaya fantastis mendekati Rp7,5 …

Kategori Terpopuler