Home » Artikel » RAPOT MERAH SATU TAHUN KEPEMIMPINAN ALI SUTAN HARAHAP (BUPATI) DAN AHMAD ZARNAWI PASARIBU (WAKIL BUPATI). PADANG LAWAS MAU DIBAWA KEMANA?

RAPOT MERAH SATU TAHUN KEPEMIMPINAN ALI SUTAN HARAHAP (BUPATI) DAN AHMAD ZARNAWI PASARIBU (WAKIL BUPATI). PADANG LAWAS MAU DIBAWA KEMANA?

Pirnas.com 18 Feb 2020

PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | PALAS – Pada tanggal 11 Februari 2019 Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara untuk kedua kali periodeisasi. Masyarakat yang memberikan amanah melalui pesta demokrasi, terpilihlah mereka kembali memimpin Padang Lawas. Kepercayaan, tanggjung jawab dan harapan masyarakat Padang Lawas kembali diberikan kepada Ali Sutan Harahap dan Ahmad Zarnawi Pasaribu untuk kembali memimpin dan membangun Padang Lawas yang tercinta ini.

Terhitung sejak 11 Februari 2019 Bupati dan Wakil Bupati, berjalanlah segala visi-misi Bupati dan Wakil Bupati untuk membangun Padang Lawas. Ada beberapa visi misi yang ia ingin capai pada masa kepemimpinannya diantaranya adalah ”Terwujudnya masyarakat Kabupaten Padang Lawas yang bercahaya”.

Untuk mencapai Visi tersebut Ali Sutan dan Ahmad Zarnawi Pasaribu yang mereka paparkan terhadap masyarakat adalah dengan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera dan berahklak mulia, meningkatkan daya saing daerah yang berbasis pada potensi local, dengan menjaga kelestarian lingkungan, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Adapun juga Misi dari Bupati dan Wakil Bupati adalah meliputi kehidupan beragama dan akhlak mulia, Pendidikan, Kesehatan, Penanggulangan Kemiskinan, Pengembangan Sektor Unggulan Secara Terpadu, Peningkatan Sarana dan Prasarana Publik, Lingkungan Hidup, Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan, Ketentraman Ketertiban dan Penanggulangan Bencana, Kepemudaan dan Lainnya.

Tidak terasa satu tahun sudah berlalu kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas yang bertepatan pada tanggal 11 februari 2020, visi misi yang ia ingin capai begitu luar biasa, akan tetapi itu hanyalah mimpi belaka untuk masyarakat’. visi misi itu hanyalah untaian kata yang berlalu untuk meyakinkan masyarakat di Kabupaten yang tercinta ini bahwasanya ia layak melanjutkan kepemimpinanya lagi kedua periodenya, begitu banyaknya permasalahan yang terjadi di kabupaten yang kita cintai ini, selama satu tahun kepemimpinanya kita sama sama bisa melihat kesenjangan yang terjadi di berbagai aspek untuk peningkatan Kabupaten Padang Lawas.

Kita coba mencermati membahas dari segi visi Bupati dan Wakil Bupati, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera, apakah ini sudah bisa kita rasakan selama satu tahun kepemimpinanya?, walaupun ini adalah cita citanya selama 2019-2024 sudah ada perubahan yang signifikan kita rasakan sebagai masyarakat, sayangnya selama satu tahun kepemimpinannya masih jauh dari harapan dengan meningkatnya kualitas kehidupan dan masyarakat sejahtera berakhlak mulia. Bagaimana mana ini bisa tercapai untuk jangka lima tahun sedangkan satu tahun tidak ada perubahan yang terjadi.
Coba kita lihat dari segi pendidikan masih banyak siswa-siswi yang putus sekolah dikarenakan pergaulan bebas yang mengakibatkan nikah muda, narkoba dan lain-lainya. Karna kita melihat kurangnya perhatian dari Dinas Pendidikan memberikan kegiatan kegiatan yang positif untuk generasi muda, maupun sosialisasi untuk generasi muda. Bagaimana mau mencapai peningkatan kualitas dan sejahtera di kabupaten kita ini, kalau generasi mudanya rusak dan tidak berkulitas. Siapa yang mau disalahkan? Saya, atau pemimpin kabupaten ini yang berjanji, tapi tidak adanya realisasi janjinya untuk generasi muda. saya mengingat kata kata Jendral D.I Pandjaitan “generasi mudalah darah negara bila generasi muda tidak memiliki rasa nasionalisme maka hancurlah negara tersebut”. Dan ini bukan salah dari Dinas Pendidikan saja tetapi salah Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan juga, tapi pada intinya ini adalah salah Bupati dan Wakil Bupati tersebut. Karna merekalah pemimpinnya. Saya masih ingat sekali perkataan tokoh Indonesia Bapak Anis Rasyid Baswedan ”ketika kita menginkan negara kita ini sebagai bangsa yang maju dan memiliki karakter yang bagus, maka yang perlu kita perbaiki adalah dari segi Pendidikan kita. Ketika pendidikan ini bisa berjalan maka moral serta segala bentuk karakter rakyat Indonesi bisa lebih baik, dan pada saat pendidikan kita mulai membaik maka Indonesia akan bisa bersiap melangkah menjadi negara maju. Ini juga perlu sebagai acuan yang paling utama untuk seluruh penjuru bagian di NKRI, terutama di Kabupaten Padang Lawas.

Ketika kita berbicara soal tentang peningkatan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat, dari mana kita bisa mengatakan adanya peningkatan kualitas kehidupan masyarakat sejahtera, sementara kita masih melihat banyaknya angka kemiskinan dan permasalahan pendidkan yang begitu kompleks di Kabupaten padang lawas. Menurut badan pusat statistic, dengan banyak 8,28% yang setara dengan 23,17 ribu jiwa. Begitu mirisnya kita melihat kinerja Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas yang tidak begitu serius dalam menangani peningkatan kesejahteraan dan kehidupan masyarakat yang sesuai dengan visinya.

Melihat dari banyaknya investor-investor yang berbentuk perusahaan-perusahaan besar yang tidak begitu dimaksimalkan oleh pihak pemerintah daerah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Padang Lawas, dan mirisnya melihat kondisi perusahaan-perusahaan ini, terkesan amburadul karna menurut direktur eksekutif Lemkapi Edi Syaputra Hasibuan hampir 23 perusahaan perkebunan sawit tidak mengantongin izin atau bermasalah, dan ini perlu perhatian khusus dari Bupati dan Wakil Bupati untuk lebih memperhatikan perusahaan perusahaan yang berdiri di Padang Lawas, terutama tentang pengelolan linkungan karna kita melihat tidak adanya kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat setempat untuk mensejahterakan, baik pendapatan juga membantu meningkatkan pendidikan dan kesehatan.

Kita selaku masyarakat Padang Lawas merasa perihatin atas kondisi satu tahun kepemimpinan Ali Sutan Harahap dan Ahmad Zarnawi Pasaribu. Begitu kecewanya kita tentang visi yang ia paparkan tentang pengelestarian lingkungan pada hakikatnya fakta yang kita temukan banyaknya hutan lindung yang ditebangi mengakibatkan banjir yang efeknya terhadap masyarakat Padang Lawas. Kita baru saja melihat begitu banyaknya bencana alam yang kita temui di Kabupaten Padang Lawas, contohnya banyaknya hancurnya jembatan serta longsor kerena besarnya debit air yang mengakibatkan hancurkan jembatan di Padang Lawas seperti jembatan di Desa Saba Hotang Kecamatan Barumun dan Sesa Hukum Kecamatan Sosopan. Dan masih banyaknya pembangunan irigasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang mengakibatkan banyaknya rumah warga di Kabupaten Padang Lawas diterjang banjir, seperti didesa………dan mirisnya kita meihat adanya pembangunan pembangunan irigasi 2019 malah tidak bertahan lama yang mengakibatkan amblasnya pembangunan irigasi tersebut di jalan lintas menuju Siraisan di bawah jembatan.

Dari sini kita melihat 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati tidak siap menangani Kabupaten Padang Lawas. Masih banyaknya capaian yang belum tercapainya dari visi Bupati dan Wakil Bupati tersebut.

Kita melihat dari segi misi Bupati dan Wakil Bupati diibidang pendidikan banyak yang kegagalan dalam peningkatan pendidikan sesuuai dengan paparan kami yang diatas, dari segi kesehatan, kurangnya sosialisasa dan perhatian khusus yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan tentang penggunaan BPJS, karna masih banyaknya masyarakat Padang Lawas yang tidak mengerti apa gunanya memiliki BPJS dan tentang bahayanya pergaulan bebas serta banyak generasi muda nikah muda dan ini perlunya pemanfaatan kepemudaan untuk membantu program dari dinas dinas terkait.

Soal penangulangan kemiskinan masih jauh dari harapan, yang ia harapkan dari visi yang ia paparkan yaitu “dengan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera. dibagian peningkatan sarana prasarana public masih banyaknya ruas ruas jalan yang rusak yang mengakibatkan rentannya kecelakaan para pengguna jalan. sejak pemekaran Padang Lawas tidak adanya perhatian khusus tentang peningkatan sarana dan prasarana public dari segi jalan. Lingkungn hiidup perlu perhatian khusus bagi pemerintah daerah untuk lebih ketat dalam memberikan izin untuk perusahaan perusahaan agar bisa mencapai kelestarian lingkungan, dan kecewanya kita sebagai warga Padang Lawas tidak adanya peraturan daerah yang menguntungkan pendapatan daerah untuk kemajuan daerah ini, berpuluhan berdiri perusahaan di Padang Lawas tapi tidak bisa begitu di manfaatkan untuk pembangunan, toh sumber daya alam kita begitu kaya, apalah daya ketika pengelolaan itu bukan untuk masyarakat, tapi untuk pribadi. Marilah kita kembali dengan amanat Undang-undang dasar 1945 pasal 33 : bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasi oleh negara. Dan Indonesia yang menganut desantralisasi (otonomi daerah) maka pihak daerah harus bisa menfaatkan kekayaan alam untuk kemakmuran masyarakat, itu semua untuk rakyat.

Rapot merah 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas masih jauh dari harapan (visi misi) yang ia katakan untuk membangun Padang Lawas yang bercahaya. Maka dari itu masyarakat Padang Lawas agar selalu besifat kritis saling bahu membahu melawan kedzoliman yang ada terutama di kabupaten kita cintai ini, jangan pernah kita takut karena kita memperjuangkan hak-hak kita demi generasi-generasi selanjutnya. Mari lah kita kawal terus visi misi yang ingin mereka capai agar kita bisa sama sama mewujudkan Padang Lawas yang bercahaya.

Bila memang Bupati dan Wakil Bupati tidak sanggup untuk memimpin Padang Lawas lebih baik mengundurkan diri dari jabatannya. Kami berharap kepada masyarakat Padang Lawas seluruhnya agar terus bersuara, ketika memang kepemimpinan Ali Sutan Harahap dan Ahmad Zarnawi tidak cocok lagi mengemban amanah memajukan Padang Lawas agar mereka berbesar hati untuk mudur dari jabatannya karna mereka dipilih dari masyarakat untuk masyarakat. Mari kita suarakan kebenaran demi kemajuan daerah kita, kalau tidak kita siapa lagi.

Penulis Solihin Natama Hasibuan ( Ketua Umum Gema Palas)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Teluk Panji Runner Bersama Wakapolres Labusel Dorong Anak Muda Gemar Berolahraga

A S

23 Agu 2026

Post Views: 84 Teluk Panji, Labusel | Pirnas.com — Komunitas Teluk Panji Runner (TPR) bersama Wakapolres Labuhanbatu Selatan dan Kasubsektor Seberang Barumun Polsek Kampung Rakyat menggelar kegiatan olahraga lari yang diikuti anak muda di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga ruang edukasi …

GSN atau Formalitas? Misteri Lolosnya di Duga Bandar JS dan Mandulnya Intelijen Polsek Aek Natas

Hidayat Chan

01 Agu 2026

Post Views: 497 LABURA,PIRNAS.COM—Operasi penggerebekan rumah terduga bandar narkotika seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial JS, di Dusun Sialang Pendi, Desa Terang Bulan, oleh Polsek Aek Natas pada Selasa (28/7/2026) menyisakan catatan merah bagi penegakan hukum di Labuhanbatu Utara. Publik yang awalnya menaruh harapan besar pada janji Kanit Reskrim IPDA Dinpos Manik, S.H., kini harus …

TIDAR Kampung Rakyat Cup III Resmi Digelar, Wujud Semangat Pemuda Meriahkan HUT RI ke-81 Desa Perkebunan Teluk Panji

A S

14 Jul 2026

Post Views: 316 PIRNAS.COM | Labuhanbatu Selatan – Dalam rangka memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, TIDAR Kampung Rakyat kembali menggelar TIDAR Kampung Rakyat Cup III – Trophy Edi Romansyah ke-5, turnamen sepak bola antar dusun yang akan berlangsung di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Turnamen ini …

Komunikasi Visual: Peluang Strategis di Era Digital

A S

23 Nov 2025

Post Views: 748 Pirnas.com | Aceh – Oleh Adilah Syahputri — Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh Perkembangan teknologi informasi mendorong pergeseran besar dalam cara masyarakat mengakses dan mengolah informasi. Di tengah dominasi media digital, komunikasi visual menjadi elemen utama dalam penyusunan pesan modern. Visual tidak lagi sekadar pelengkap teks, tetapi berperan dalam membentuk persepsi, …

Yang Lagi Viral! Perlombaan Hias Dusun di Desa Sidodadi Perkebunan Teluk Panji, Labusel

A S

19 Agu 2024

Post Views: 1,231 Pirnas.com | Sidodadi Perk. Teluk Panji, Labusel – Perlombaan Hias Dusun yang digelar di Desa Sidodadi Perkebunan Teluk Panji berakhir dengan kemenangan gemilang bagi Dusun 3. Ajang ini berlangsung meriah dengan partisipasi aktif dari seluruh warga desa yang menampilkan kreativitas mereka dalam menghias dusun masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan karya seni …

PKS Milano Sei Pinang di Kecamatan Torgamba Disorot LSM Terkait Polusi Udara

A S

16 Agu 2024

Post Views: 1,204 Pirnas.com | Labusel – Aktivitas pabrik kelapa sawit (PKS) seringkali menjadi sumber polusi udara yang harus segera diatasi untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Labuhanbatu Selatan sebagai instansi teknis diharapkan rutin memeriksa kualitas udara sesuai dengan batas yang diizinkan oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan …

Kategori Terpopuler