- BeritaBupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS APBD
- BeritaPolsek Bilah Hilir Amankan Pria Diduga Terlibat Peredaran Sabu di Negeri Lama
- BeritaSatresnarkoba Polres Labuhanbatu Gagalkan Kurir Narkoba Senilai Rp 36 Miliar
- BeritaPolsek Torgamba Ungkap Pencurian Inventaris SDN 02 Aek Batu, Satu Pelaku Diamankan
- ArtikelTeluk Panji Runner Bersama Wakapolres Labusel Dorong Anak Muda Gemar Berolahraga
- BeritaLBH ASRI Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Material Proyek di Labuhanbatu Selatan, KPK dan BPK Diminta Turun
- BeritaSabu di Kebun Sawit Resahkan Warga, RS Diduga Jadi Bandar
- BeritaPolsek Na IX-X Tangkap Pengedar Sabu di Rumah Kosong Simpang Merbau
- BeritaPolsek NA IX-X Hancurkan Pondok Diduga Tempat Transaksi Narkoba
Konsepsi Islam Wasathiyyah; Sebuah Ikhtiar Merawat Persatuan Bangsa
Konsepsi Islam Wasathiyyah; Sebuah Ikhtiar Merawat Persatuan Bangsa
Oleh Rizki Akbar Maulana Siregar
Indonesia merupakan negara yang besar dan majemuk dimulai dari keberagaman suku, ras, adat istiadat dan juga agama. Kemajemukan tersebut merupakan sebuah rahmat yang diharapkan dapat menciptakan kedamaian dan memberikan kesadaran kepada masyarakatnya untuk saling bahu membahu tanpa melihat identitas kelompok manapun untuk memajukan Indonesia. Namun, pada beberapa peristiwa yamg terjadi harapan ini tidak sesuai dengan realitasnya, keberagaman justru membuat negara menjadi terpecah belah dikarenakan tindakan masyarakat yang keliru dalam menterjemahkan perbedaan bahkan tindakan ini cenderung menimbulkan kekerasan.
Perpecahan yang terjadi di tengah masyarakat sering juga disebabkan karena persoalan agama, padahal seharusnya agama menjadi pedoman untuk memahami hidup yang baik dalam sebuah Negara majemuk. Fakta yang menjadi perhatian kita bersama adalah bahwa sering sekali kekerasan yang terjadi mengatasnamakan Islam sebagai agama yang mendukung perilaku tak bermoral tersebut. Masih bersemayam diingatan kita tentang peristiwa yang belum lama terjadi di Indonesia pada tanggal 28 Maret 2021 peristiwa ledakan bom di gereja katedral makassar, kemudian juga ledakan bom di markas polisi dan gereja di surabaya pada tahun 2018 yang membuat gempar masyarakat indonesia. Peristiwa tersebut seakan-akan sudah menjadi sebuah pemahaman bersama bahwa muslim lah yang menjadi pelaku aksi terorisme tersebut. Sebuah pertanyaan besar bagi umat manusia khususnya umat Islam itu sendiri apakah aksi yang menghilangkan banyak nyawa manusia dan menimbulkan kerusakan tersebut dibenarkan oleh Islam sedangkan Islam secara akar kata bermakna “selamat”.
Kesadaran bersama umat Islam yang menginginkan bentuk Islam yang damai meyakini bahwa fenomena kekerasan atas nama Islam ini merupakan aksi yang lahir dari paham radikalisme Islam yang merupakan produk abad ke-20 di dunia Islam, terutama di Timur Tengah, sebagai hasil dari krisis identitas yang berujung pada reaksi dan resistensi terhadap barat yang melebarkan kolonialisme dan imperialime ke dunia Islam. Terpecahnya dunia Islam ke dalam berbagai Negara bangsa dan proyek modernisasi yang dicanangkan oleh pemerintahan baru berhaluan barat mengakibatkan umat Islam merasakan terkikisnya ikatan agama dan moral yang selama ini dipegang teguh.
Hal ini menyebabkan munculnya gerakan radikal dalam Islam yang menyerukan kembali ke ajaran Islam yang murni sebagai sebuah penyelesaian dalam menghadapi kebuntuan hidup. Tidak hanya sampai disitu gerakan ini juga melakukan perlawanan terhadap rezim yang dianggap sekuler dan menyimpang dari ajaran agama yang murni. Sedangkan di dalam Al-Quran Allah mengatakan bahwa Islam dibawa oleh Nabi Muhammad sebagai rahmat bagi semesta Alam (QS. Al-Anbiya:107)
Allah mendidik secara langsung Nabi Muhammad dengan didikan yang terbaik dan hal itu menjadikan sikap, ucapan dan tindakan beliau menjadi rahmat. Dan karena itu juga Nabi Muhammad sebagai wujud dari ajaran agama Islam itu sendiri memiliki akhlak Al-Qur’an.
Rahmat sebagai substansi ajaran Islam yang diwujudkan oleh akhlak Nabi Muhammad memiliki arti bahwa kehadiran Islam adalah untuk meraih ketenangan, ketentraman, serta pengakuan atas hak, dan fitrahnya jangankan manusia, hewan dan tumbuhan pun memperoleh rahmatNya.
Kehadiran Islam di berbagai negara kini memiliki karakter yang khas termasuk di indonesia. Islam di Indonesia sangat terkenal dengan kekhasannya, yaitu wujud Islam yang ramah dan moderat yang dapat berbaur dengan berbagai agama lain di Indonesia. Sikap moderat ini merupakan jalan tengah dalam menjalankan agama agar tidak ekstrim kanan juga tidak ekstrim kiri.
Istilah jalan tengah ini dikenal dengan kata wasathiyyah.
Kata wasathan/wasathiyyah diambil dari istilah wasatha, wustha yang bermakna tengah, dan menjadi istilah wasith-alwasith artinya penengah. Di dalam Al-Qur’an disebutkan tentang hal ini, yaitu dalam Q.S Al-Baqarah ayat 143:
“Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) ”umat pertengahan” agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu (berkiblat) kepadanya melainkan agar Kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia”.
Islam Wasathiyyah membawa ajaran yang dinamis, memandang segala sesuatu dengan positif, tidak berlebihan dalam mengambil keputusan, selalu bermufakat dan untuk memahaminya harus dalam tataran rasional yang berbasis pada metodologi. Konsepsi ini menjadikan Islam sebagai agama yang inklusif, humanis dan toleran serta mampu eksis di era modern tanpa mengenyampingkan nilai-nilai Islam dan tetap menebarkan kedamaian. Maka islam wasathiyyah saat ini menjadi kebutuhan penting bagi bangsa indonesia untu membangun keharmonisan hidup antar anak bangsa memandang sesuatu dengan cinta kasih, toleransi, dan saling tolong menolong.
Diskursus pemahaman terhadap konsep ini perlu ditumbuhkan dan dikembangkan baik melalui sarasehan, pengajian/diskusi, maupun dialog kebangsaan sehingga menjadi sikap dan jati diri bangsa indonesia yang majemuk sebagai upaya mewujudkan indonesia yang berkemajuan dan berkeadaban lewat saluran moderasi beragama.
Khazanah Islam telah mewariskan segudang teori penalaran dalam rangka menjembatani antara teks wahyu yang terbatas dan telah selesai dengan realitas yang terus berkembang. Dengan dinamika logis dan cara pandang inilah Islam akan selalu update pada setiap zaman dan tempat. Keterputusan mata rantai dalam memahami teks maka Islam akan kehilangan momentum untuk bersanding dengan keanekaragaman paham dan konsep.
A S
23 Agu 2026
Post Views: 80 Teluk Panji, Labusel | Pirnas.com — Komunitas Teluk Panji Runner (TPR) bersama Wakapolres Labuhanbatu Selatan dan Kasubsektor Seberang Barumun Polsek Kampung Rakyat menggelar kegiatan olahraga lari yang diikuti anak muda di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga ruang edukasi …
Hidayat Chan
01 Agu 2026
Post Views: 497 LABURA,PIRNAS.COM—Operasi penggerebekan rumah terduga bandar narkotika seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial JS, di Dusun Sialang Pendi, Desa Terang Bulan, oleh Polsek Aek Natas pada Selasa (28/7/2026) menyisakan catatan merah bagi penegakan hukum di Labuhanbatu Utara. Publik yang awalnya menaruh harapan besar pada janji Kanit Reskrim IPDA Dinpos Manik, S.H., kini harus …
A S
14 Jul 2026
Post Views: 313 PIRNAS.COM | Labuhanbatu Selatan – Dalam rangka memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, TIDAR Kampung Rakyat kembali menggelar TIDAR Kampung Rakyat Cup III – Trophy Edi Romansyah ke-5, turnamen sepak bola antar dusun yang akan berlangsung di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Turnamen ini …
A S
23 Nov 2025
Post Views: 748 Pirnas.com | Aceh – Oleh Adilah Syahputri — Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh Perkembangan teknologi informasi mendorong pergeseran besar dalam cara masyarakat mengakses dan mengolah informasi. Di tengah dominasi media digital, komunikasi visual menjadi elemen utama dalam penyusunan pesan modern. Visual tidak lagi sekadar pelengkap teks, tetapi berperan dalam membentuk persepsi, …
A S
19 Agu 2024
Post Views: 1,230 Pirnas.com | Sidodadi Perk. Teluk Panji, Labusel – Perlombaan Hias Dusun yang digelar di Desa Sidodadi Perkebunan Teluk Panji berakhir dengan kemenangan gemilang bagi Dusun 3. Ajang ini berlangsung meriah dengan partisipasi aktif dari seluruh warga desa yang menampilkan kreativitas mereka dalam menghias dusun masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan karya seni …
A S
16 Agu 2024
Post Views: 1,202 Pirnas.com | Labusel – Aktivitas pabrik kelapa sawit (PKS) seringkali menjadi sumber polusi udara yang harus segera diatasi untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Labuhanbatu Selatan sebagai instansi teknis diharapkan rutin memeriksa kualitas udara sesuai dengan batas yang diizinkan oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.