Home » Artikel » KARTU MERAH SAMPAH PLASTIK INDONESIA

KARTU MERAH SAMPAH PLASTIK INDONESIA

Pirnas.com 03 Agu 2020

PIRNAS.COM | Masalah sampah plastik di Indonesia selalu menjadi sorotan publik. Berdasarkan data (2015), menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut yang mencapai sebesar 187,2 juta ton setelah Cina. Sampah plastik  Indonesia mencapai 5,4 juta ton per tahunnya. Dari seluruh sampah yang ada, sekitar 57% ditemukan di pantai berupa sampah plastik. Sebanyak 46 ribu ton sampah plastik terlihat mengapung di setiap mile persegi samudera, bahkan kedalaman sampah plastik di Samudera Pasifik mencapai hampir 100 meter. Hingga saat ini rata-rata masyarakat Indonesia menghasilkan sampah 0,5 kg dan 13% diantaranya merupakan plastik.

Pencemaran plastik yang terjadi diperkirakan akan terus meningkat. Saat ini, industri-indusrti menjadi salah satu penyumbang pencemaran lingkungan. Pada kuartal 2019, pertumbuhan industri pengolahan minuman mencapai 24,2% secara tahunan. Penggunaan produk menggunakan plastik sekali pakai sebagai kemasan. Pertumbuhan industri yang begitu pesat  akan menghasilkan peningkatan jumlah sampah plastik. Selain itu, sampah rumah tangga juga menjadi penyumbang terjadinya pencemaran. Berdasarkan data dari Sustainable Waste Indonesia (SWI) kurang dari 10% sampah plastik yang didaur ulang.  Terlebih saat ini kapasitas pengolahan limbah pastik masih minim.

Bertambahnya penduduk dan terjadi perubahan pola konsumsi pada masyarakat menyebabkan bertambahnya volume, jenis, dan karakteristik sampah termasuk kantong plastik. Masyarakat Indonesia dalam mengelola sampah masih bertumpu lada pendekatan akhir seperti sampah dikumpulkan, diangkut, dan dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Plastik yang memiliki tekstur ringan dan relatif murah menjadi alasan utama dalam penggunaanya. Ketika dibuang, sampah berbahan baku plastik tidak terurai dengan mudah. Butuh puluhan tahun bahkan ribuan tahun untuk terurai sesuai jenisnya. Membuang sampah plastik ke tempah pembuangan akhir (TPA), justru merugikan karena timbunan sampah yang terjadi akan menyebabkan tanah tercemar. Karena plastik akan berinteraksi dengan air, lalu terbentuk bahan kimia berbahaya yang meresap ke bawah tanah. Hal tersebut akan menurunkan kualitas air. Apa lagi jika pembakaran dilakukan, akan memperburuk kondisi atmosfer  dan terjadinya penyakit dan berbagai masalah kesehatan.

Pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat harus beralih menggunakan kantong belanja ramah lingkungan. Yang dimaksud ramah lingkungan adalah kantong belanja guna ulang (reusable) dan dapat terbuat dari bahan apapun seperti daun kering, kertas, atau kain. Namun, upaya yang dilakukan tidak semudah membalik telapak tangan. Perilaku sebagian masyarakat tidak peduli dengan bahaya penggunaan plastik memang sudah mendarah daging. Sesuai dengan teori Notoadmojo yang menyatakan bahwa, perilaku menjaga kesehatan bagi manusia dapat dilihat dari perilaku terhadap kesehatan lingkungannya, perilaku menjaga kesehatan lingkungan salah satunya mecakup perilaku terhadap sampah dan pengelolaannya. Artinya, perilaku masyarakat Indonesia terhadap kesehatan tercermin dari perilakunya kepada lingkungan. Semakin tinggi tingkat kepedulian masyarakat terhadap penggunaan plastik, semakin baik pula derajat kesehatannya.

Meski pun sudah mengetahui dampak dan bahaya plastik bagi lingkungan dan kesehatan, penggunaan plastik masih menjadi nafsu tertinggi bagi masyarakat Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah. Seperti yang telah dilakukan pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan pelarangan penggunaan kantong plastik sejak 1 Juli 2020. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. Kebijakan ini dilakukan karena selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terjadi peningkatan sampah plastik.

Oleh karena itu, kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah tidak akan terlaksana apabila masyarakat tidak ikut mengambil peran. Bagi pelaku usaha yang tetap menggunakan kantong plastik sekali pakai akan diberi sanksi. Namun, penjualan berbasis online masih menjadi kontroversi, sebab para pelaku masih menggunakan kantong plastik sekali pakai. Tidak cukup hanya sosialisasi, para pelaku usaha berharap agar pemerintah menerbitkan pergub bagi produsen kantong plastik agar beralih memproduksi kantong belanja ramah lingkungan. Sehingga larangan penggunaan plastik sekali pakai dapat diterapkan oleh semua lapisan masyarakat.

Intinya semua harus bergerak untuk mengurangi plastik. Melihat Indonesia saat ini memiliki peringkat kedua dalam masalah pencemaran akibat sampah plastik. Apabila tidak ada perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan dan kesehatan, tentu akan menobatkan Indonesia memiliki julukan kartu merah atas sampah plastik yang melanda.

Selain mengharapkan masyarakat untuk beralih menggunakan kantong ramah lingkungan, pengelolaan sampah juga perlu untuk diperhatikan. Mengingat sampah plastik di Indonesia sudah menggunung. Dengan adanya pengelolaan sampah yang baik, akan mempermudah menjaga keseimbangan ekologi dan bumi tetap terjaga.

 

Penulis             : Anggi Kurnia Adha Harahap

Fakultas           : FKM

Jurusan            : Ilmu Kesehatan Masyarakat

Semester          : VI

Medsos            : ig; anggi_april4

Anggi Kurnia Adha adalah seorang penulis novel berjudul Lelaki Berkacamata, yang pada tahun 2019 buku pertamanya lahir pada dunia literasi. Anggi adalah mahasiswi di fakultas kesehatan masyarakat UINSU Medan dan saat ini sedang menjalani semester VI. Gadis kampung yang baru saja genap berusia 21 tahun pada 4 April kemarin.

 

1 Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Teluk Panji Runner Bersama Wakapolres Labusel Dorong Anak Muda Gemar Berolahraga

A S

23 Agu 2026

Post Views: 84 Teluk Panji, Labusel | Pirnas.com — Komunitas Teluk Panji Runner (TPR) bersama Wakapolres Labuhanbatu Selatan dan Kasubsektor Seberang Barumun Polsek Kampung Rakyat menggelar kegiatan olahraga lari yang diikuti anak muda di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga ruang edukasi …

GSN atau Formalitas? Misteri Lolosnya di Duga Bandar JS dan Mandulnya Intelijen Polsek Aek Natas

Hidayat Chan

01 Agu 2026

Post Views: 497 LABURA,PIRNAS.COM—Operasi penggerebekan rumah terduga bandar narkotika seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial JS, di Dusun Sialang Pendi, Desa Terang Bulan, oleh Polsek Aek Natas pada Selasa (28/7/2026) menyisakan catatan merah bagi penegakan hukum di Labuhanbatu Utara. Publik yang awalnya menaruh harapan besar pada janji Kanit Reskrim IPDA Dinpos Manik, S.H., kini harus …

TIDAR Kampung Rakyat Cup III Resmi Digelar, Wujud Semangat Pemuda Meriahkan HUT RI ke-81 Desa Perkebunan Teluk Panji

A S

14 Jul 2026

Post Views: 316 PIRNAS.COM | Labuhanbatu Selatan – Dalam rangka memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, TIDAR Kampung Rakyat kembali menggelar TIDAR Kampung Rakyat Cup III – Trophy Edi Romansyah ke-5, turnamen sepak bola antar dusun yang akan berlangsung di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Turnamen ini …

Komunikasi Visual: Peluang Strategis di Era Digital

A S

23 Nov 2025

Post Views: 748 Pirnas.com | Aceh – Oleh Adilah Syahputri — Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh Perkembangan teknologi informasi mendorong pergeseran besar dalam cara masyarakat mengakses dan mengolah informasi. Di tengah dominasi media digital, komunikasi visual menjadi elemen utama dalam penyusunan pesan modern. Visual tidak lagi sekadar pelengkap teks, tetapi berperan dalam membentuk persepsi, …

Yang Lagi Viral! Perlombaan Hias Dusun di Desa Sidodadi Perkebunan Teluk Panji, Labusel

A S

19 Agu 2024

Post Views: 1,231 Pirnas.com | Sidodadi Perk. Teluk Panji, Labusel – Perlombaan Hias Dusun yang digelar di Desa Sidodadi Perkebunan Teluk Panji berakhir dengan kemenangan gemilang bagi Dusun 3. Ajang ini berlangsung meriah dengan partisipasi aktif dari seluruh warga desa yang menampilkan kreativitas mereka dalam menghias dusun masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan karya seni …

PKS Milano Sei Pinang di Kecamatan Torgamba Disorot LSM Terkait Polusi Udara

A S

16 Agu 2024

Post Views: 1,204 Pirnas.com | Labusel – Aktivitas pabrik kelapa sawit (PKS) seringkali menjadi sumber polusi udara yang harus segera diatasi untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Labuhanbatu Selatan sebagai instansi teknis diharapkan rutin memeriksa kualitas udara sesuai dengan batas yang diizinkan oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan …

Kategori Terpopuler