Home » Hukum » PN Kotamobagu Mulai Adakan Sidang Perdana Kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

PN Kotamobagu Mulai Adakan Sidang Perdana Kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

Pirnas.com 01 Sep 2020

PIRNAS.COM | SulutKotamobagu – Pengadilan Negeri Kotamobagu mulai adakan sidang perdana tentang Kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Pegunungan Potolo Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) telah masuk tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu.

Informasi yang didapati, sidang perdana itu, menyeret dua terdakwa Big Boss PETI Potolo yang ada di pegunungan potolo, yakni AL alias Gusri dan SW alias Stenlly, menduduki kursi pesakitan yang dilaksanakan pada Rabu 26 Agustus 2020 dengan agenda pembacaan dakwaan.

Sidang tersebut terinformasi digelar Pukul 16.00, yang dipimpin langsung oleh Warsito S.H, bertindak sebagai ketua majelis hakim juga ketua PN Kotamobagu.

Dalam persidangan, kedua terdakwa dikabarkan duduk di kursi pesakitan tidak diampingi kuasa hukumnya.

Usai persidangan, menariknya kedua tersangka tidak langsung ditahan, namun hanya dibiarkan lepas begitu saja oleh majelis Hakim.

Pengadilan Negeri Kotamobagu melalui bagian Humas Tommy Marly Mandagi, S.H saat dihubungi lewat WhatsApp pribadinya, membenarkan adanya persidangan ke dua terdakwa itu.

“Iya betul kedua terdakwa telah disidang di pengadilan Kotamobagu, hari Rabu 26 Agustus lalu, dengan agenda pembacaan dakwaan. Dan kenapa tidak ditahan itu haknya majelis Hakim, nanti saya akan konfirmasi lagi ke majelis Hakim kenapa ke dua terdakwa tidak ditahan, “ Terang Tommy Senin (31/8/20).

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jasmin Samahati SH,MH saat dikonfirmasi mengungkapkan kedua terdakwa telah menjalani sidang perdananya.

“Itu sidang perdananya nanti akan dilanjutkan dengan sidang mendengarkan keterangan saksi-saksi,” terangnya.

Jasmin menambahkan kedua terdakwa dijerat dengan undang-undang minerba pasal 158 atau 160 ayat 1. “Kalu tidak salah ancamannya 10 tahun penjara,”tuturnya.

Diketahui, Kedua terdakwa ditangkap oleh pihak kepolisian resort (Polres) Kotamobagu pada bulan Mei 2020 yang lalu dengan dugaan melakukan bisnis pertambangan emas tanpa izin.(PETI)

Tersangka Gusri ditangkap di kediamannya di desa Tungoi pada 10 Mei, Sedangkan Sten ditangkap di kediamannya di Manado pada tanggal 12 Mei.

Dari penangkapan kedua tersangka, polisi juga menyita 1 buah alat berat dan beberapa buah mesin pengolah emas.

Kedua terdakwa sempat dijeblos di sel tahanan polres Kotamobagu sebelum berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kotamobagu, namun setelah ditangani oleh pihak kejaksaan ke 2 dinyatakan tersangka mendapat tahanan Kota.

(Agus/Sulut)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Diduga Cuci Uang Sang Kakak, Dr. Guntur Beli Kebun Sawit Ratusan Hektar

Hidayat Chan

16 Okt 2026

Post Views: 218 Ket photo: ilustrasi perkebunan kelapa sawit  MEDAN,PIRNAS.COM— Nama Dr. Guntur Ginting, seorang dokter spesialis penyakit dalam di Provinsi Sumatera Utara, kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Sorotan ini mencuat setelah adanya laporan kepemilikan kebun kelapa sawit seluas ratusan hektar yang dibeli tak lama setelah kakak kandungnya, Topan Baja Ginting, divonis penjara atas …

Arogansi Oknum Satpam RSUD Rantauprapat: Halangi Wartawan Cari Informasi, Manajemen Malah Bungkam!

Hidayat Chan

10 Okt 2026

Post Views: 328 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kinerja satuan pengamanan (Satpam) RSUD Rantauprapat kini menjadi sorotan tajam, sebagaimana dilansir oleh media “BerswaraFakta.com”. Seorang oknum satpam diduga kuat melakukan tindakan sewenang-wenang dengan menghalangi tugas jurnalistik wartawan yang hendak menggali informasi akurat pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 13.02 WIB. Aksi pencegatan ini memicu kecaman keras oleh beberapa kalangan wartawan, karena …

Kejari Labuhanbatu Disorot: 4 Bulan Dumas LSM Elang Mas Mandek, Kasi Intel Dinilai ‘Melempem’

Hidayat Chan

08 Okt 2026

Post Views: 152 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu kembali mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Pengaduan Masyarakat (Dumas) yang dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat (DPC LSM) Elang Mas Labuhanbatu sejak Juni 2026 lalu hingga kini belum menemui titik terang. Kasus tersebut dinilai mandek selama empat bulan tanpa adanya kejelasan hukum yang pasti. …

Polres Labuhanbatu Respons Cepat Temukan Remaja 15 Tahun yang Dibawa Pria dalam Bus

Hidayat Chan

01 Okt 2026

Post Views: 384 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan piket fungsi Polres Labuhanbatu memberikan respons cepat terhadap laporan mengenai seorang remaja perempuan berusia 15 tahun. Korban diduga dibawa pergi oleh seorang pria dari Kabupaten Simalungun dengan menaiki bus antarkota tujuan Riau pada Rabu (30/9/2026) malam. Mendapatkan informasi tersebut, tim piket fungsi dan SPKT …

Hutan Aek Bottar Gundul Akibat Pembalakan Liar, Warga Tuding APH Tutup Mata Hadapi Ancaman Banjir Bandang

Hidayat Chan

26 Sep 2026

Post Views: 317 LABURA,PIRNAS.COM— Aksi pembalakan liar (illegal logging) di kawasan Hutan Aek Bottar, Desa Poldung, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Investigasi team lapangan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi pada waktu subuh, giat ini juga telah viral di media sosial Facebook oleh akun ‘Labura Viral’, menunjukkan bahwa …

Gadai SK PNS Berujung Petaka! Wanita di Labuhanbatu Tipu Korban Rp350 Juta

Hidayat Chan

05 Agu 2026

Post Views: 640 LABUHANBATU, PIRNAS.COM – Korban penipuan berkedok investasi emas, RH, mendesak aparat penegak hukum (APH) Polres Labuhanbatu untuk segera menangkap seorang perempuan berinisial AA. Desakan ini mencuat setelah dana senilai Rp350 juta milik korban diduga raib dibawa kabur pelaku tanpa adanya itikad baik untuk pengembalian.”Kami sudah terlalu lama menunggu. Saya berharap polisi segera …

Kategori Terpopuler