banner 728x250
Daerah  

Bupati Labuhanbatu Turut Berdukacita Atas Kerusuhan Di Stadiun Kanjuruhan Malang

PIRNAS.COM | LABUHANBATU – Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya menewaskan 129 orang, Sabtu (1/10). Berikut kronologi tragedi di Kanjuruhan versi polisi.

Laga Arema vs Persebaya yang dimulai pukul 20:00 berlangsung sengit. Akan tetapi tuan rumah tidak beruntung karena kalah 2-3 dari Persebaya.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan semula pertandingan Arema vs Persebaya berlangsung lancar.
𝙉𝙖𝙢𝙪𝙣 𝙠𝙚𝙠𝙚𝙘𝙚𝙬𝙖𝙖𝙣 𝙎𝙪𝙥𝙤𝙧𝙩𝙚𝙧 𝘼𝙧𝙚𝙢𝙖 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙖𝙠𝙞𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙪𝙣𝙘𝙖𝙠 𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙩𝙪𝙧𝙪𝙣 𝙠𝙚 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙘𝙖𝙧𝙞 𝙥𝙚𝙢𝙖𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙊𝙛𝙛𝙞𝙘𝙞𝙖𝙡.
𝙋𝙞𝙝𝙖𝙠 𝙠𝙚𝙥𝙤𝙡𝙞𝙨𝙞𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙞𝙣𝙙𝙖𝙠 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙡𝙞𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙝𝙖𝙩𝙞𝙖𝙣 𝙨𝙪𝙥𝙤𝙧𝙩𝙚𝙧 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙘𝙖𝙧𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙢𝙗𝙖𝙠𝙠𝙖𝙣 𝙂𝙖𝙨 𝙖𝙞𝙧 𝙢𝙖𝙩𝙖.

𝘽𝙪𝙥𝙖𝙩𝙞 𝙖𝙩𝙖𝙨 𝙉𝙖𝙢𝙖 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu 𝙏𝙪𝙧𝙪𝙩 𝙋𝙧𝙞𝙝𝙖𝙩𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 Beduka cita Atas Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.

Semoga korban yang meninggal dunia dapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,
Serta bagi keluarga semoga diberi ketabahan.

Mudah-mudahan insiden ini pun adalah yang terakhir dan tidak ada lagi korban jatuh atas nama sepak bola.

Tidak ada sepak bola yang sebanding dengan nyawa.

(Hyt)