Home » Hukum » Kriminal » EMPAT DARI PULUHAN PELAKU PENGANIYAAN ANGGOTA HTR DAIAMANKAN POLRES LABUHAN BATU 

EMPAT DARI PULUHAN PELAKU PENGANIYAAN ANGGOTA HTR DAIAMANKAN POLRES LABUHAN BATU 

Pirnas.com 07 Nov 2019

Labura, pirnas.org & pirnas.com | Empat Orang dari puluhan yang diduga Pelaku Penganiayaan Terhadap Angota HTR Koptan Mandiri Sudah di Aman Kan Oleh Unit IV Tipiter Polres Labuhan Batu. Adapun ke empat orang tersebut ialah, Ur (47),  Bg als St (45),  Km (37),  Sb (32),  Masing-masing adalah warga Desa Air Hitam Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Ke empat orang ini ditahan berdasarkan laporan Darmansyah Tanjung sesuai dengan Surat tanda terima laporan Polisi Nomor : LP/50/XI/2019/ SU/RES-LBH/SEK KL. HILIR tertanggal 02 November 2019 setelah di introgasi dan memberikan keterangan kepada Polisi.

Diruang penyidik Ke empat Tersangka, Telah mengakui perbuatan nya yang mana mereka telah secara bersama- sama melakukan penganiayaan terhadap anggota Koptan Mandiri Pelaksana peghijuan melalui Proram Hutan Tanaman Rakyat ( HTR), di Dusun Sei Dua Desa Air Hitam para pelaku diruang Unit IV Tipiter Polres Labuhan Batu Pada hari Rabu (6/11/2019).

“Benar orang ini pelakunya ?”, tanya penyidik kepada Korban, ” benar Pak “, kata Korban, ” orang ini lah pelakunya”. Jawab Darmansyah Tanjung dan Khairul Azhar. Yang sempat di rawat beberapa hari di Puskesmas Tanjung Leidong akibat mengalami Luka-luka karena di aniaya para Tersangka.

Diketahui bahwa waktu dan Kronologis terjadinya tindakan pidana tersebut dari Penuturan Anggota HTR yang menyatakan, “pada hari sabtu (2/11) kemarin, pada saat itu kami para anggota sedang melaksanakan perawatan bibit Pohon Sengon Bantuan Pemerintah Kementerian Kehutanan RI melalui BPDAS Asahan Barumun di Siantar. Bibit itu berada disamping Barak Koptan Mandiri. Tiba tiba kami melihat puluhan orang datang bersama-sama dengan Kadus Dusun Dua Desa Air Hitam. Pada saat itu kami lihat dari Kelompok yang datang ada yang membawa Kampak dan parang serta alat berat. Kemudian Kami mendatangi mereka kami lihat mereka sedang menimbun pembatas HTR dengan alat berat”, ucap Andus Pardede.

Kemudian saya berkata kepada Kadus, “Ada apa ini Pak Kadus ? kok bawa masyarakat banyak”, kata saya, kadus menjawab, “Mana ketua, mana ijin kalian, tanya ketua, saya jawab, “ketua lagi di jalan”.

Dikatakan Kadus, “Sama kalian kami tidak masalah, “kamu mundur aja”, katanya. Karena tidak mau membuat suasana menjadi runyam kami pun berbalik arah, tiba-tiba itu, kami mendengar suara seperti komando dari massa mengatakan, “serang”, maka terjadilah penganiayaan tersebut”. Tak hanya itu dari massa yang datang ada yang melemparkan batu kearah kami”. Tutur Andus Pardede.

Dilanjutkan oleh Yusri Suwandi yang berada dilokasi kejadian menyebutkan, “Nasib Naas Khairul Azhar, tak terelakkan pada saat itu, ia tidak sempat melarikan diri dan akhirnya ia menjadi bulan-bulanan oleh massa dengan pukulan yang diterimanya secara bertubi-tubi” lanjut Yusri.

“Saat ketika itu, juga saya melihat Darmansyah mengalami luka dan berdarah di bagian kepalanya yang mana kami yakini akibat terkena lemparan batu yang dilakukan oleh kelompok massa tersebut. Karena tak ingin hal yang parah lagi terjadi kami dengan yang lainnya berupaya menyelamatkan dua teman kami yang terluka dan membawanya ke Polsek Kualuh Hilir”. Ucap Yusri.

Setelah memperhatikan isi video amatir sebelum kejadian penganiayaan yang mana terlihat puluhan massa yang dipimpin Kadus (Aman Bagus), dan Tumppal Sitinjak datang dengan suara lantang diantaranya ada yang membawa senjata tajam jenis kampak digenggam yang bernama Tukiran (50) dan ada juga seorang yang membawa parang bernama Faisal (31) Warga Desa Air Hitam.

H. M. Wahyudi, ST, M. Kes, Ketua Kelompok Tani Mandiri Selaku pemilik Izin HTR menyayangkan peristiwa ini bisa terjadi dan meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut dan mengembangkan kasus penganiyaan ini. “kita meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas siapa dalang dibalik penganiayaan ini. Kita mau semua pelaku baik yang mengarahkan yang mengajak siapapun dan yang terlibat atas kasus ini agar diberitindakan tegas”. Tandas Wahyudi.

Senada dengan Wahyudi, Darmansyah Tanjung, salah satu dari dua korban, bahwa dirinya meminta kepada pihak penegak hukum agar pelaku penganiyaan dan yang terlibat lainnya agar dijatuhi hukuman yang setimpal. “Pihak penegak hukum saya harap dapat memberikan sanksi hukum yang keras terhadap para pelaku,” cetusnya.

(Tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Polisi Tegaskan Tidak Ada Penganiayaan Saat Amankan Pelaku Pengerusakan di Rantau Utara

Hidayat Chan

01 Mei 2026

Post Views: 36 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Polres Labuhanbatu menggelar press release penanganan kasus secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang di Aula Tunggal Panaluan Mapolres Labuhanbatu, 01/05/2026. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si diwakili Wakapolres Labuhanbatu Kompol PS. Simbolon, S.H bersama Kasat Reskrim AKP M. Jihad Fajar Balman, S.Tr.K., S.I.K memimpin kegiatan yang dihadiri insan pers, Kepala Lingkungan …

Polres Labusel Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Kapolres Apresiasi Peran Masyarakat

Hidayat Chan

01 Mei 2026

Post Views: 29 LABUSEL,PIRNAS.COM– Polres Labuhanbatu Selatan menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian hewan ternak pada Jumat (1/5/2026) di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, enam orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu ekor lembu milik korban yang ditemukan dalam keadaan hidup. Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring …

ARR Alias Roma Oknum ASN Dishub Labusel Diduga Cabuli Anak Tiri Polisi Janji Beri Kabar

Hidayat Chan

17 Apr 2026

Post Views: 80 LABUSEL,PIRNAS.COM – Di balik berkas laporan polisi, ada remaja yang masa depannya hancur berkeping-keping. Sebut saja Mawar (nama samaran) kini hidup dalam ketakutan dan trauma mendalam (PTSD). Pengkhianatan terbesar datang dari ibu kandungnya sendiri—sosok yang seharusnya menjadi pelindung utama, namun justru menjadi “algojo” yang menyerahkannya kepada predator. Korban Kekerasan dalam rumah tangga,pelecehan …

Mediasi Gagal, Kasus Pengrusakan Motor Dadang Resmi Dilaporkan ke Polres Labuhanbatu

Hidayat Chan

11 Apr 2026

Post Views: 62 LABUHANBATU,PIRNAS.COM – Upaya penyelesaian kekeluargaan atas insiden keributan di Gang Bokar, Kelurahan Perdamaian, berakhir di jalur hukum. Rio Jabril (19), pemilik sepeda motor Honda PCX merah dengan nomor polisi BK 3056 YBY, resmi melaporkan dugaan tindak pidana pengrusakan kendaraannya ke Polres Labuhanbatu pada Sabtu (11/4/2026) sore. Laporan tersebut diterima dengan Surat Tanda …

Arogansi Dadang Pemilik Hilux Diduga ‘Kebal Hukum’ Seruduk Motor Remaja dan Tantang Duel Keluarga

Hidayat Chan

07 Apr 2026

Post Views: 46 Ket photo :Rio Ginting Korban Arogan Pemilik Hilux  LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Aksi koboi jalanan kembali mencoreng ketenangan warga Kelurahan Perdamaian, Rantau Selatan. Seorang pria berinisial D alias Dadang, pengemudi mobil mewah Hilux Double Cabin hitam, dilaporkan ke Polres Labuhanbatu setelah sengaja menyerempet sepeda motor milik seorang remaja dan melontarkan ancaman kekerasan, Selasa (7/4/2026). Insiden …

Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Kotapinang Terungkap, Karyawan Hotel Diamankan Polres Labusel

Hidayat Chan

04 Apr 2026

Post Views: 264 LABUSEL,PIRNAS.COM-Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan dan/atau perbuatan cabul terhadap seorang anak perempuan di bawah umur di wilayah Kecamatan Kotapinang. ‎Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 00.30 WIB di kawasan mess karyawan Hotel Istana IX, Dusun Simaninggir, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang. ‎Dalam …

Kategori Terpopuler