Home » Hukum » SMA 2 BILAH HULU DISINYALIR LAYAKNYA KOPERASI YANG MERAUP KEUNTUNGAN BESAR

SMA 2 BILAH HULU DISINYALIR LAYAKNYA KOPERASI YANG MERAUP KEUNTUNGAN BESAR

Pirnas.com 09 Des 2019

Rantau Prapat, pirnas.com & pirnas.org | Terindikasi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Pematang Celeng, Kecamatan Bilahhulu Labuhanbatu. Layaknya perusahaan Koperasi yang meraup keuntungan besar.  Pasalnya: kebijakan sekolah tersebut tidak pantas diacungi jempol. Mengingat keputusan pemerintah terkait biaya sekolah yang seharusnya dibebaskan. Mengingat besarnya dana BOS yang dikucurkan oleh Pemerintah. Namun apa yang terjadi, Sekolah SMA 2 tersebut tetap ambil kebijakan di luar peraturan yang ada, mengutip uang SPP sebesar Rp. 32.000/siswa.

Lanjut pada posisi lain terkait kebijakan sekolah, mengenai baju seragam batik, baju olah raga, topi dan dasi.  Kebijakan sekolah SMA 2 Bilahhulu lakukan pengutiban tentang baju tersebut Rp. 450.000/siswa, pada penerimaan siswa tahun 2018. Namun sampai saat ini tahun 2019, baju  batik tak kunjung datang, uang tidak dikembalikan.

Kepala sekolah (Mara Muda Ritonga) saat dikonfirmasi media di sekolah tersebut, membenarkan bahwa baju yang diharapkan belum lengkap diterima siswa siswi sebagaimana mestinya.  Adapun yang sudah diberikan pada murid, baju olah raga, topi juga dasi. Tentang baju batik, sampai saat ini belum ada dikirim, ujar kepala sekolah.

Ketika awak  media yang terjumlah beberapa media, seperti : Jurnal polisi, media pirnas, SIB, matalensa, harian refortase, di sekolah (Mara Muda Ritonga) mengaku, bahwa sudah 2 tahun baju batik tersebut tidak belum turun. Yang sudah ada terkirim dari awal hanya sejumlah 30 potong. Namun saya tidak bagikan karena belum cukup, ujarnya.

Sangat menjadi pertanyaan, bila grosir atau pemborong dari pesanan tersebut tidak kunjung datang, kenapa pihak sekolah tidak tarik uang DP tersebut? Sementara sudah dua tahun lamanya. Jelas saja hal ini menimbulkan kecurigaan para siswa/siswi, namun tidak berani berkata takut ada apa apanya.

Ketika hal ini sampai pada media, dugaan para siswa/siswi hampir terjawab atas kecurigaan. Bila media tidak ambil alih dalam temuan, sepertinya hanya dibawa santai santai saja, buktinya sudah berjalan dua tahun baju tak kunjung datang, uang tidak kembali. Yang sangat menghebohkan saat dikonfirmasi wartawan Sinar indonesia baru (SIB) kepala sekolah lontarkan kata, “masih banyak yang parah lakukan korupsi, kenapa mesti saya yang ditekan karena keterlambatan baju? “ujar kepala sekolah, seolah berbahasa yang tidak terdidik, sementara beliau seorang pendidik.

Hal ini telah disampaikan oleh wartawan (Rahmat Siregar) pada UPTD Dinas Perwakilan Sumut, di Labuhanbatu, namun tidak ada jawaban yang akurat mengenai permasalahan tersebut.

Wajar dan sangat wajar sekali bila pihak sekolah tersebut terindikasi lakukan pungutan liar, demi sesuatu. Seperti kata pepatah, sakti guru sakti murid, santun guru maka murid juga akan santun. Dalam hal ini, perlunya kebijakan Dinas terkait juga pemerintah mengambil sikap atas kekecewaan para murid. Yang mana para siswa/siswi yang mengalami hal ini 75% warga tidak mampu.

Reporter : Rahmat Siregar

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Kiamat Desak Kejari Labuhanbatu Tindaklanjuti Perintah Hakim Tipikor Untuk Memeriksa Muhammad Ridwan Dalimunthe

Hidayat Chan

03 Des 2025

Post Views: 65 Labuhanbatu||PIRNAS.COM-Lembaga Koalisi Independen Anti Mafia Terstruktur (Kiamat) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu untuk menindaklanjuti perintah Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait permintaan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) memeriksa Muhammad Ridwan Dalimunthe, yang diketahui merupakan menantu mantan Bupati Labuhanbatu, Tengku Milwan. Desakan tersebut disampaikan Kiamat melalui pernyataan resmi pada aksi unjuk …

Gaji Tak Dibayar, PTPN IV Kebun Gunung Pamela Dinilai Langgar Hak Pekerja

Hidayat Chan

29 Nov 2025

Post Views: 74 Serdang Bedagai|PIRNAS.COM-Manajemen PTPN IV Regional 1 Kebun Gunung Pamela kembali menjadi sorotan setelah diduga tidak membayarkan gaji salah seorang karyawannya, Pardomuan Zebfri Panjaitan, yang bekerja sebagai petugas keamanan (security). Kasus ini mencuat di tengah proses penyelesaian perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang saat ini masih berjalan di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten …

Maraknya Edaran Rokok Tanpa Cukai Di Kecamatan Silangkitang Labusel APH Di Minta Bertindak

Hidayat Chan

16 Agu 2025

Post Views: 235 PIRNAS.COM||Labuhanbatu -Peredaran rokok tanpa pita cukai (rokok ilegal) semakin marak di kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu selatan, Sumatera Utara. Produk yang diduga diselundupkan dari luar provinsi ini laris manis di pasaran karena harganya jauh lebih murah dibanding rokok resmi. Seorang konsumen bernama Edu, yang ditemui pada Jumat (8/6/2025), mengaku sudah setahun terakhir menjadi …

Upaya Mediasi Pasal Penyerobotan Tanah Milik Yahya Viktor Siregar Belum Ada Titik Temu 

Hidayat Chan

06 Agu 2025

Post Views: 240 PIRNAS.COM||Labuhanbatu -Upaya mediasi atas dugaan penyerobotan tanah milik Yahya Viktor Siregar (72) di Desa kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, berakhir buntu. Terlapor berinisial DS tidak mampu menunjukkan satu pun bukti sah kepemilikan lahan yang diperebutkan. Mediasi yang digelar di Aula Kantor Kepala Desa Kampung Padang pada Selasa (5/8/2025), atas inisiatif pemerintah …

Yahya Viktor Siregar  Lapor Ke Polres Labuhanbatu Atas Lahannya di Klaim DS Belum Diproses PolisiL

Hidayat Chan

22 Jul 2025

Post Views: 199 Labuhanbatu|| PIRNAS.COM-Yahya Viktor Siregar (72), warga Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, meminta keadilan atas dugaan penyerobotan tanah miliknya yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan hukum, meski sudah dilaporkan secara resmi ke Polres Labuhanbatu. Permintaan keadilan itu disampaikan Yahya saat berbincang dengan awak media di salah satu warung kopi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bakaran …

Kejari Labuhanbatu Tahan Kadis Pengendalian Kependudukan dan KB Terkait Dugaan Korupsi

Hidayat Chan

17 Jul 2025

Post Views: 206 PIRNAS.COM||Labuhanbatu-Beredar informasi Pihak Kejaksaan Negeri Labuhanbatu melakukan penahanan terhadap Kadis Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana berisial M, setelah dilakukan pemeriksaan Selasa (15/7) oleh pihak Penyidik Kejaksaan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi. Selain M, turut ditahan lima orang lainnya yang diduga sebagai rekanan dalam kasus ini. Mereka masing-masing berinisial ASP, PRM, …

Kategori Terpopuler