Home » Ekonomi » Mendagri Minta Pemda Jangan Terlena Meski Angka Inflasi Nasional Terkendali

Mendagri Minta Pemda Jangan Terlena Meski Angka Inflasi Nasional Terkendali

Harsusilawati 11 Jun 2024

 

Pirnas.com | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) jangan terlena meski inflasi secara nasional terkendali sebesar 2,84 persen per Mei 2024. Ini mengingat kondisi inflasi di masing-masing daerah masih beragam, bahkan ada yang di atas rerata nasional.

“Tapi, angka nasional ini kita juga jangan terlalu euforia, karena angka ini tidak menggambarkan kesamaan di tingkat lokal,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Penanggulangan Tuberculosis di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (10/6/2024).

Mendagri mengungkapkan 10 daerah yang angka inflasinya tinggi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 9 Juni 2024. Di tingkat provinsi, daerah tersebut yakni Papua Tengah, Gorontalo, Papua Barat, Riau, Sumatera Utara, Papua Selatan, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Bengkulu, dan Kepulauan Riau. Di tingkat kabupaten, yakni Nabire, Minahasa Selatan, Kampar, Gorontalo, Minahasa Utara, Tolitoli, Pasaman Barat, Karo, Labuhanbatu, dan Aceh Tengah. Sementara di tingkat kota, yaitu Ambon, Padangsidimpuan, Sibolga, Medan, Dumai, Pematangsiantar, Batam, Bukittinggi, Tual, dan Padang.

Mendagri mengimbau kepala daerah yang angka inflasinya masih tinggi dapat lebih bekerja keras dalam melakukan pengendalian. Dirinya menekankan kepala daerah agar mampu menemukan penyebab tingginya inflasi, apakah dari aspek suplai atau distribusi barang.

Dirinya pun menyebutkan sejumlah komoditas yang perlu diwaspadai Pemda seperti cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, dan bawang merah. “Ini perlu mungkin saya kira pantau strategi dari Kementan, atau dari daerah-daerah, bagaimana untuk mendongkrak produksi bawang merah di tempat-tempat yang selalu minus atau defisit,” ujar Mendagri.

Sikap waspada itu perlu dilakukan daerah terlebih menjelang perayaan Iduladha yang akan berdampak terhadap permintaan sejumlah komoditas. “Iduladha ini pasti akan menaikkan demand [komoditas] tertentu yang bersifat temporer, tapi di sisi lain untuk daging sapi karena banyak kurban mungkin akan banyak berlebihan, artinya kecukupan,” ujarnya.

Mendagri meminta masing-masing daerah terus memantau berbagai komoditas yang menjadi penyumbang tingginya inflasi. Daerah dengan inflasi yang tinggi diimbau agar berkoordinasi bersama pihak terkait sehingga dapat mengendalikan persoalan tersebut secara lebih baik. “Jangan selesai rapat selesai, setelah zoom meeting selesai, tapi ada langkah selanjutnya masing-masing,” tegas Mendagri.
10/06/2024.

( Tim )

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Kemendagri Dorong Pemkot Malang Percepat Penyerapan Realisasi APBD 2024

Harsusilawati

14 Jun 2024

Post Views: 23 Pirnas.com | Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan percepatan penyerapan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2024 dan penanganan inflasi. Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Horas Maurits Panjaitan pada acara Focus Group Discussion …

Sempurnakan Indeks Inovasi Daerah, BSKDN Kemendagri Tambah Fitur Guna Himpun Inovasi Diklat Kepemimpinan

Harsusilawati

14 Jun 2024

Post Views: 20   Pirnas.com | Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menambahkan fitur pada aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID). Upaya penyempurnaan tersebut dilakukan guna menghimpun inovasi yang dihasilkan dari diklat kepemimpinan. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi Informasi, dan Inovasi Pemerintahan …

Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2024 di Pemkot Yogyakarta

Harsusilawati

14 Jun 2024

Post Views: 21   Pirnas.com | Yogyakarta – PPSDM Regional Bandung telah melaksanakan studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan Ke-2 PNBP Tahun 2024 di Pemerintah Kota Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung di aula gedung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tersebut, diawali dengan acara penerimaan Kepala PPSDM Kemendagri Regional Bandung Indra Maulana Syamsul Arief mewakili Kepala …

Dukung Pelaku UMKM, Ditjen Polpum Kemendagri Bakal Gelar Indonesia Maju Expo & Forum 2024

Harsusilawati

13 Jun 2024

Post Views: 27 Pirnas.com | Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bakal menggelar Indonesia Maju Expo & Forum 2024. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Kemendagri terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Gelaran ini akan berlangsung mulai tanggal 4 hingga 7 Juli 2024 di Jakarta Convention …

Nadiem Makarim PUTUSKAN Bahwa Calon Siswa Baru Kelas 7 SMP Resmi Tidak Diterima di Sekolah seIndonesia Jika Tidak Masuk Kategori Ini

Ades

11 Jun 2024

Post Views: 33 Pirnas.com | Jakarta – Mohon maaf, Nadiem Makarim resmi tetapkan calon siswa baru kelas 7 SMP 2024 tidak diterima di PPDB jika tidak masuk ke kategori berikut. Keputusan Nadiem Makarim pun bulat karena sesuai dengan aturan yang berlaku, bahwa calon siswa baru kelas 7 SMP 2024 tidak diterima apabila diluar kategori tersebut. …

Profil Komisaris BSI Felicitas Tallulembang, Mualaf Berdarah Toraja yang Viral Usai Muhammadiyah Tarik Dana Rp15 T

Ades

11 Jun 2024

Post Views: 93 Pirnas.com | Nasional – Hj. Felicitas Tallulembang, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI), menjadi sorotan publik setelah muncul kabar bahwa Muhammadiyah berencana menarik dana sebesar Rp15 triliun dari BSI. Felicitas, yang namanya tidak umum di kalangan Muslim, sempat dikira non muslim. Namun, ternyata ia adalah seorang mualaf berdarah Toraja, salah satu suku …