banner 728x250
Daerah  

TAK SANGGUP BAYAR BIAYA RUMAH SAKIT KARNA MISKIN, GINJAL RELA DIJUAL

PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Demi kesembuhan seorang anak apapun akan dilakukan, begitulah nasib yang dialami seorang pria bernama Riko Simanjuntak (47) warga Kelurahan Terjun Marelan ini rela mau menjual ginjalnya agar anaknya bisa keluar dari Rumah Sakit. Hal itu disampaikan Riko saat awak media Pirnas menyambangi rumahnya dan melihat langsung ke RSU Esmun Marelan, Minggu (05/01/2020) sekitar jam 14.50 wib.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media Pirnas menyebutkan, Ranzi Hanafiz balita usia satu tahun dua bulan pasangan dari Rico Harapan Simanjuntak (47) dan Maysarah (27) warga Jalan Durung III, Lingkungan 19, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, merelakan satu ginjalnya untuk dijual, dikarenakan biaya pengobatan selama 13 hari sebesar Rp 12 juta di RS Eshmun Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Rico menceritakan, bahwa anaknya jatuh dari tempat tidur pada selasa (24/12/2019) lalu sore, kemudian mengalami retak di bagian kepala dan beberapa urat mengalami putus, lalu ia memutuskan untuk dilarikan ke RS Eshmun. Setelah dirawat beberapa hari anaknya sudah membaik namun setelah dianjurkan pulang, Rico tidak memiliki uang dan BPJS.

“Saya sudah bingung dengan biaya berobatnya sebesar 12 juta, mungkin dengan cara jual ginjal baru bisa keluar anak saya ini, apapun saya lakukan demi anak dan istri, namun anak saya secepatnya harus di operasi juga karena bisa berbaya akibat retak di kepala itu, enggak tau lagi saya kalau begini,” ungkapnya sambil berdoa kepada Allah SWT.

Rico juga memerlukan ratusan juta untuk biaya operasi anaknya, ia pun sudah pasrah dengan keadaan yang seperti ini.

“Saya cuman berharap kebaikan dari pemerintah sekitar, yang peduli dengan rakyat kecil seperti saya, yang memerlukan biaya cukup besar,” tutupnya.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media Pirnas belum berhasil melakukan konfirmasi dengan pihak Humas Rumah Sakit karena hari libur.

Reporter : Zainal Abidin & Rindu Butar-Butar