banner 728x250
Daerah  

PURNA TUGAS SATGAS PAPUA PERSONIL KIBAN YONIF 126/KC GELAR SYUKURAN SANTUNI ANAK YATIM/DUAFA

ASAHAN, PIRNAS | Purna tugas personil kompi bantuan (Kiban) Yonif 126/KC, kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, sabtu (7/9/2019) menggelar syukuran dengan menyantuni anak yatim/piatu dan kaum duafa warga sekitar yang dilaksanakan di Aula Kompi yang ada di Desa Manis, Kecamatan Pulau Rakyat tersebut.

Dalam sambutannya Komandan Satgas Kiban Yonif 126/KC, Kapten Inf. Bachtiar Barimbing di dampingi istrinya Sulastri Br Manurung mengatakan, acara ini sebagai ucapan syukur mereka yang selama sembilan bulan (November 2018 hingga Agustus 2019) melaksanakan tugas pengamanan di Papua dengan baik, dan kembali dalam keadaan selamat dan dalam kondisi yang sehat.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

“tanpa dukungan doa dan semangat dari Bapak Ibu kepada kami tentu kami tidak dapat melaksanakan tugas kami dengan baik. Oleh karena itu kami sangat bersyukur bahwa tugas yang kami laksanakan dapat berjalan baik dan juga anggota kami yang melaksanakan tugas di tempat ini kami sangat berterimakasih atas kerja samanya sehingga bisa berjalan seperti yang kita harapkan” ujar kapten Bachtiar.

Dalam kesempatan itu Camat Pulau Rakyat Alinudin, SH mengucapkan selamat datang kepada seluruh jajaran Kiban Yonif 126/KC yang telah melaksanakan tugas dengan baik di Papua dan dapat berkumpul lagi dengan keluarga.

Hal senada disampaikan Kapten Inf. Sangkot Purba beliau juga pernah menjabat Danki yonif 126/KC dan baru beberapa bulan menjadi Komandan Rayon Militer 16 Pulu Raja.

Sementara itu kapolsek Pulu Raja, AKP Abdul Rahman Manurung dalam sambutannya banyak menceritakan pengalamannya pernah bertugas di Papua selama 32 tahun, dan menjadi Kapolsek Pulu Raja baru dalam beberapa bulan ini.

Dalam acara ini turut juga hadir Kepala Desa Manis, Bapak Syupian yang menyampaikan kata sambutannya serta Kepala Desa Baru dan sejumlah kepala desa tetangga lainnya dan sejumlah Insan Pers, serta anak yatim piatu dan kaum duafa yang disantuni.

Setelah penyantunan anak yatim piatu dan kaum duafa sebanya 25 orang dilanjutkan dengan acara makan bersama dan di akhiri dengan doa. (Elvian AR)