banner 728x250
Daerah  

PENGADAAN BIBIT BAWANG PUTIH YANG DITIMBUN DI DESA PRONGIL KEC. TINADA KAB. PAKPAK BHARAT DIDUGA PROYEK SILUMAN. DINAS PERTANIAN PROVINSI DAN DIRJEN TANAMAN PANGAN MENGELAK UNTUK DIKONFIRMASI

PIRNAS.COM & PRNAS.ORG | PAKPAK BHARAT – Reporter Media Pirnas, dan Lembaga Suara Independen Rakyat Adil (SIRA) menerima informasi dari Masyarakat. Bahwa adanya bibit  Bawang Putih yang menumpuk sekira 6 Ton kurang lebih beserta pupuk organik di salah satu rumah PAUD LOLO yang tidak digunakan Lagi, tepatnya di Prongil Jehe Desa Prongil Kec. Tinada Kab. Pakpak Bharat Sumatera Utara. Selasa, 17 Desember 2019.

Dari hasil konfirmasi Reporter Media Pirnas News kepada Masyarakat yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, “bahwa bibit Bawang Putih ini sudah hampir 2 bulan kami Lihat berada di Rumah Paud LOLO tersebut, dan menurut sepengetahuan kami yang menerima adalah Kelompok Tani marga Sinamo Sulang Silima Sipitu Bapa Lebuh Prongil Jehe.” Tutur warga.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Ketika awak media Pirnas mengkonfirmasi ketua Kelompok Tani marga Sinamo Sulang Silima Sipitu Bapa Lebuh Prongil Jehe Desa Prongil Kec. Tinada Kab. Pakpak Bharat Dastar Sinamo membenarkan adanya bibit Bawang Putih sebanyak 5 Ton 700 kg yang digudangkan di TK PAUD LOLO.

Direncanakan bahwa bibit Bawang Putih ini akan ditanam dilahan seluas 13 Hektar.

Ketua kelompok ini menambahkan, “sebenarnya kami tidak menerima kehadiran bantuan bibit bawang ini malah yg diharapkan adalah bibit jagung, tapi karna unsur tekanan Dinas Pertanian dalam hal ini adalah Srik Sinamo Pegawai Pakpak Bharat, dimana Serik Sinamo disebut sebut adalah Pelobi adanya bantuan ini ke Prongil Jehe”.

Ketua kelompok juga menambahkan bahwa, kami juga tidak tau akan kemana kami tanam Bawang tersebut, untuk mencapai 13 hektar, karena permasalah disini adalah pelepasan tanah sangat susah”. Tambah ketua Kelompok

TIM Media Pirnas juga menerima informasi terkait hadirnya tamu dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara dan Dirjen Tanaman Pangan. Maka TIM segera menelusuri lokasi kunjungan mereka.

Benar mereka hadir, tapi sangat disayangkan titik lokasi tempat mereka bertemu bukan di Lahan Lokasi Kebun dimana bibit akan ditanam atau di Kantor Dinas Pertanian Pakpak Bharat, akan tetapi di warung kopi tepatnya di jembatan PLTA Desa Tinada Kec. Tinada Kab.Pakpak Bharat.

Saat kami ingin konfirmasi yang mengaku dari Dirjen Marolop Sihombing terkait keberadaan bantuan bibit Bawang Putih yang menumpuk digudang TK Paud LOLO Desa Prongil.

Utusan dari Dirjen ini enggan untuk menjawab dan terlihat menghindar dan menghunjuk orang Dinas Provinsi untuk menjawabnya.

Dan awak Media Pirnas akhirnya menghampiri yang mengaku dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara.

Tapi beliau juga mengelak untuk dikonfirmasi dan menolak untuk menyebutkan namanya. Sampai mereka pergi keluar dari warung kopi tersebut untuk menghidari pertanyaan media Pirnas News.

Sebenarnya ada apa dengan pengadaan Bibit Bawang Putih ini ?. Kenapa dari utusan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara  dan Dirjen Tanaman Pangan menolak untuk dikonfirmasi?.

Dan kenapa Kadis Dinas Pertanian Pakpak Bharat juga seakan akan mengelak untuk dikonfirmasi terkait keberadaan bibit bawang putih yang sudah hampir 2 bulan berada di gudang di TK PAUD Desa Prongi ini.

Maka dalam hal ini masyarakat berharap agar penegak hukum segera mengusut persoalan ini, apakah ini bersifat tender atau bagaimana? agar masyarakat tau kejelasan prihal bantuan Bawang Putih yang diduga hampir telah membusuk.