banner 728x250
Daerah  

JALAN HOTMIX DESA HUTA RAJA – MARLAUNG PERAWATAN DI PERTANYAKAN

PALUTA, PIRNAS | Proyek peningkatan Jalan Hotmix Desa Huta Raja – Marlaung, Kecamatan Ujung Batu Kabupetan Padang Lawas Utara, masa perawatannya patut di pertanyakan dan Bahu ruas jalan Hotmix tesebut pengerjaannya dituding asal jadi.

Pengerjaan Jalan Hotmix yang dinilai belum selesai masa perawatanya itu tepat berada di Desa Huta Raja sampai ke Desa Manaretua, sampai sekarang belum dilaksanakan masa perwatannya.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Sem Harahap selaku masyarakat Desa Huta Raja, menilai proyek yang memakan anggaran mencapai miliaran rupiah itu di duga Asal jadi

“Saya heran, dengan dana miliaran rupiah terkesan asal jadi. Saat ini di kedua sisi pengikat ruas jalan sudah dilakukan penimbunan batu sertu, tapi disebagian kedua sisi jalan itu saya duga belum selesai dan masih terlihat tumpukan-tumpukan sertu yang sebagian berbatu besar dan bercampur tanah di pinggir jalan Hotmix tersebut, akibat bahu jalan tersebut sudah pernah terjadi kecelakaan warga Desa Huta Raja untung nya masih luka-luka ringan saja,” kesalnya.

“Jangan mentang-mentang dipedalaman dan jauh dari pengawasan, mereka kerjanya asal-asalan,” ketusnya ketika di konfirmasi Tim awak media ini, Kamis (05/09/2019) siang.

Untuk itu,Sem Harahap sebagai warga Desa Huta Raja, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara, meminta pihak Dinas PU Padang Lawas Utara (PALUTA) dan kontraktor pengerjaan pembangunan Hotmix tersebut agar dapat memperbaikinya dengan baik

Sem Harahap juga mengimbau aparat hukum, baik polisi, kejaksaan dan dinas terkait segera turun tangan untuk menyelidiki Jalan Homix tesrsebut, apa ada dugaan kecurangan atau penyelewengan anggaran, yang dilakukan oleh pihak kontraktor.

Sebelum nya Awak Media ini sudah mengkonfirmasi Kabid Bina Marga PU PALUTA,”M.Nuh Pulungan melalui Via Whatsapp, yang dulunya masih menjabat sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) PU Paluta.

“itu sudah di laksanakan masa perawatan nya,hanya tinggal 5% lagi yang belum di laksanakan,”ucapnya

Sementara Sem Harahap menyampaikan bahwa sampai saat ini belum pernah dilakukan yang namanya masa perawatan pada proyek yang dikerjakan pada tahun 2018 ini.

“Baru dikerjakan, namun sudah banyak bagian pekerjaan yang tidak dilaksanakan, alias diterlantarkan,” katanya.

Senada dengan Komaruddin Harahap.SH, juga mengatakan, selain hasil pengerjaan, proyek pemeliharaan infrastruktur Jalan Hotmix di Desa Huta Raja Tahun Anggaran 2018 ini diduga terindikasi dilakukan tidak sesuai prosedur teknis.

“Proyek ini terkesan dipaksakan oleh pihak PT. DNG (Dalihan Natolu Grup) karena meski kondisi cuaca sedang hujan, tetap dikerjakan. Jadi, sekarang mudah sekali rusak ketika dilalui kendaraan dan akibatnya jalan tersebut berlobang dan bergelombang,” sebutnya.

“Sangat kita sesalkan, padahal kita mengetahui yang mengerjakan proyek Hotmix itu adalah pihak PT. DNG dan tampak di Papan Proyek Pelaksana Proyek CV.PRIMA DUTA, dan bersumber dana DAU, sampai sekarang tidak pernah ada yang dilaksanakan masa perawatan terhadap jalan hotmix tersebut,”ucapnya (PHAS)