Home » Daerah » Harga TBS Turun Terjun Bebas, Saat Menjelang Hari Raya Idul fitri 1443 H, 2022 M, Para Petani Sedih Menjerit Dan Terjepit

Harga TBS Turun Terjun Bebas, Saat Menjelang Hari Raya Idul fitri 1443 H, 2022 M, Para Petani Sedih Menjerit Dan Terjepit

Pirnas.com 27 Apr 2022

PIRNAS.COM | LABUSEL – Pertengahan Ramadhan 1443 H, 2022 M, Sangat memprihatinkan bagi petani sawit, begitu anjloknya harga tandan buah segar ( TBS ), Secara tiba-tiba hingga membuat para petani seperti kebingungan dan hendak mengadukan nasip kepada siapa, karena persiapan dana kebutuhan lebaran idul fitri hampir musnahlah sudah, selasa ( 26/4/2022 ), asam jawa kecamatan torgamba kabupaten labuhanbatu selatan sumut.

Mayoritas penduduk desa asam jawa adalah petani si buah berduri yang merupakan tanaman yang tumbuh subur di dataran rendah, perbukitan, pinggiran danau, tepian barumun, hingga rawa-rawa, sampai gariang, namun seperti apapun bentuk lahan maupun tanah tempat pohon sawit tersebut berdiri kalau bibit dan bobotnya bagus serta tumbuh subur dengan perawatan yang baik dan cukup dengan pemupukan sesuai jadwal, buah sawitpun akan banyak serta TBSnya memuaskan sesuai yang di inginkan.

Apalagi akhir-akhir ini harga jual TBS begitu sangat memuaskan dengan angka ysng cukup pantastis di perusahaan PKS mencapai hampir Rp 3500 lebih /Kg sedangkan di lapangan cukup memuaskan dengan kisaran Rp 3 300/ kg, sudah di pastikan para petani sawit merasa terbantu dalam masa panen ke panen berikutnya, walau faktanya harga pupuk tetap melambung tinggi dan biaya perawatan seperti pestisida cukup meroket, namun semuanya masih bisa di tanggulangi karena harga TBS masih stabil.

Namun pada akhirnya semua jadi berubah drastis karena harga-harga TBS yang menjanjikan itu turun secara terjun bebas dari Rp 3500/ kg menjadi Rp 1900/ kg, padahal sebelumnya harga TBS yang begitu menggoda hati para petani semakin rajin merawat dan meningkatkan hasil produksi TBSnya, walau kenyataan belum tentu seluruhnya para petani dapat menikmati dengan seutuhnya, akan tetapi kenyataan sudah berubah yang hampir membuat impian dan cita-cita menjadi sia-sia.

Seperti itu pula yang di rasakan Nj Hasibuan(30) seorang petani kelapa sawit yang bertempat tinggal di dusun asam jawa barat ini, menurutnya anjloknya harga TBS kali ini membuat dirinya mengalami kegagalan dan himpitan ekonomi untuk mengumpulkan uang hasil penjualan TBS demi menyongsong dan menyambut datangya hari raya idul fitri 1443 H, 2022 M, karena yang namanya lebaran hari raya tentunya banyak yang harus di persiapkan, mulai dari sembako, pakaian anak-anak dan kebutuhan lainnya terkait moment lebaran.

” Harapan saya bang, kembali normal harga sawit ini seperti biasa, agar hasilnya nanti bisa cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan juga kita memikirkan sebentar lagi mau lebaran hari raya sudah pasti anggaran rumah tangga itu bertambah, tapi kenyataannya setelah harga sawit turun kehidupan ekonomi semakin susah, tambah lagi harga-harga sembako masih tinggi, tidak sesuai dari penghasilan bang” terangnya.

Di Tempat berbeda, seorang petani kelapa sawit HM(42), mengalami hal yang sama mengatakan, turunnya harga buah kelapa sawit ini sangat berdampak positif bagi kehidupan ekonominya, karena turunnya harga sawit seharusnya harga sembakopun harus di turunkan oleh pemerintah terkait, juga seperti beras, minyak goreng, gula dan lain-lain, belum lagi biaya pupuk untuk kelepa sawit yang harganya tinggi sehingga pemberian pupuk harus di batasi dan jatahnya di kurangi.

” Sebagai rakyat kecil dan masyarakat biasa yang sangat bergantung dengan hasil pertanian kelapa sawit, saya mengharapkan muda-mudahan harga TBS kembali normal, agar kebutuhan hidup dapat di penuhi, karena kalau terus menerus harga TBS turun sementara harga daya beli bahan pangan tetap tinggi kemungkinan rakyat semakin sengsara dan menderita ” ungkapnya.

H, Lahmuddin Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Labuhanbatu selatan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( F PKS ) Komisi A, Dalam tanggapannya terkait turunnya harga TBS menjelang hari raya idul fitri mengatakan, Bahwa sebenarnya TBS itu adalah gawenya kementerian terkait dan pangsa pasar global, karena semakin banyak permintaan pasar otomatis naiklah harga TBS, dan juga sebaliknya makin sedikit permintaan pasar maka akan turunlah harga TBS tersebut.

” Untuk anjloknya harga TBS pada saat ini sebetulnya adalah akibat dari kelangkaan migor di pasaran dalam negeri hingga dampaknya membuat masyarakat resah, untuk itu presiden telah membuat pidato yang intinya di larang ekspor CPO, dan pengusaha merasa khawatir kalau CPOnya akan tertimbun di gudang karena gak bisa di ekspor, maka mereka berlomba-lomba menurunkan harga TBS tersebut” jelaanya.

( Ilham hasibuan )

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Wabup Labuhanbatu Hadiri Tabligh Akbar di Ponpes Addinussyarifiah

Hidayat Chan

15 Jul 2026

Post Views: 85 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, menghadiri acara Tabligh Akbar yang digelar di Pondok Pesantren Addinussyarifiah, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, pada Rabu (15/6/2026). Momentum religius ini sekaligus dirangkai dengan penyambutan santri baru serta tasyakuran atas prestasi gemilang dua santri setempat yang berhasil meraih beasiswa ke Universitas Al-Azhar, Mesir. Kehadiran Wakil Bupati …

Wakil Bupati Jadi Motivasi Pada Masa Ta’aruf SMPIT Arrozaq Rantauprapat

Hidayat Chan

14 Jul 2026

Post Views: 120 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Wakil Bupati Labuhanbatu H.Jamri ST, menjadi sosok motivasi bagi siswa-siswi SMPIT Arrozaq Rantauprapat pada masa ta’aruf tahun ajaran 2026 di sekitar halaman sekolah, Selasa 14/7/2026. H. Jamri yang hadir di tengah-tengah ratusan siswa-siswi SMPIT Arrozaq Rantauprapat langsung memberikan wejangan dan nasehat kepada yang berhadir sebagai kunci keberhasilan di dunia dan akhirat.” Hormati …

Wabup Serahkan Ranperda LPPL Radio Siaran Publik Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Labuhanbatu

Hidayat Chan

14 Jul 2026

Post Views: 64 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, secara resmi menyerahkan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Siaran Publik Daerah Kabupaten Labuhanbatu. Penyerahan dokumen hukum tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu di Ruang Rapat Paripurna DPRD. Selasa (14/7/2026). Rapat paripurna ini …

TIDAR Kampung Rakyat Cup III Resmi Digelar, Wujud Semangat Pemuda Meriahkan HUT RI ke-81 Desa Perkebunan Teluk Panji

A S

14 Jul 2026

Post Views: 99 PIRNAS.COM | Labuhanbatu Selatan – Dalam rangka memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, TIDAR Kampung Rakyat kembali menggelar TIDAR Kampung Rakyat Cup III – Trophy Edi Romansyah ke-5, turnamen sepak bola antar dusun yang akan berlangsung di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Turnamen ini …

Sampaikan Pesan Bupati, Kadisdik Labuhanbatu Berduka Atas Musibah di Bilah Hilir

Hidayat Chan

14 Jul 2026

Post Views: 601 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Mewakili Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, SH, turun langsung menjenguk para siswi SMP Negeri 4 Bilah Hilir yang menjadi korban kecelakaan akibat tertimpa truk bermuatan kelapa sawit, Selasa (14/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terhadap para peserta …

Dari Bumi Perkemahan Sibolangit, Wabup Ikuti Kegiatan JAMDASU XI Tahun 2026

Hidayat Chan

11 Jul 2026

Post Views: 39 DELI SERDANG, PIRNAS.COM—Wakil Bupati Labuhanbatu, H.Jamri,ST., mengikuti kegiatan Jambore Daerah Sumatera Utara (JAMDASU) XI tahun 2026 yang dirangkaikan dengan acara Kemah Bersama Ketua Majelis Pembimbing Daerah, Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang berlokasi di Bumi Perkemahan Sibolangit, Deli Serdang,Sabtu (11/7/26). Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, M.Bobby Afif Nasution selaku Ketua …

Kategori Terpopuler