banner 728x250
Daerah  

Antri Lapasa : Perusahaan Yang Tidak Melengkapi Adminstrasi Harus Dikasih Sanksi Tegas, Bila Perlu Usir Dari Kabupaten Musirawas

PIRNAS.ORG & PIRNAS.COM | MUSIRAWAS – Masih banyak Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Musirawas yang diduga tidak melengkapi administrasi izinnya. Hal ini di jelaskan oleh Kadis DPPRD Kabupaten Musi Rawas, Minggu (1/12/2019).

Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang sudah lama beroperasi di Kabupaten Musirawas, sudah lama kita ketahui bahwa mereka tidak serius dan terkesan sepele dalam kelengkapan administrasinya, sehingga dugaan atas hal tersebut miliaran pendapatan daerah hilang.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

“Kalau mereka melengkapi administrasi artinya pendapatan daerah meningkat, kami tidak bisa berbuat banyak salah satu kelengkapan bukan daerah yang keluarkan ada instansi vertikal lain, dan hal ini sudah kami laporkan ke pihak KPK dan kita ketahui itu”, ujar Kadis DPPRD Kabupaten Musi Rawas Freewan Novio.

Kadis DPPRD Kab. Musirawas heran kenapa beberapa perusahaan itu sudah bertahun-tahun belum melengkapi persyaratnya.

“Dalam waktu dekat akan kita surati lagi untuk mereka melakukan kepengurusan kelengkapannya yang sudah tidak berlaku agar diperpanjang”, ucapnya.

Hal ini membuat aktivis Antri Lapasa angkat bicara, seharusnya pemerintah daerah dan instansi terkait bisa memberi sanksi tegas atas membandelnya perusahaan perkebunan sawit seperti ini, sebab mereka sudah tidak patuh lagi dengan aturan.

“Kami Aliansi Pemuda Musirawas dalam waktu dekat ini akan turun kejalan usir mereka, perusahaan yang tidak lengkap dan tidak patuh dengan aturan jangan sampai mereka hanya mau cari keuntungan saja di Musirawas ini”, tutup Antri lapasa.

Reporter : Reki Utama