banner 728x250 banner 728x250

Keteladan di Sekolah Dimulai dari Kepala Sekolah

PIRNAS.ORG & PIRNAS.COM | ARTIKEL – Jika ingin semua siswa melakukan hal-hal positif di sekolah maka mulai Kepala sekolah hingga seluruh guru harus secara konsisten menjadi teladan. Ucapannya wajib sama dengan perbuatan. Dengan begitu para anak didiknya akan meneladaninya.

Demikian penegasan saya ke Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Semarang Budiyono Selasa tadi pagi (10/12/2019). Begitu mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dari Bandung saya langsung ke sekolah itu.

Baca Berita Lainnya :

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023 Cara Buat Website Dengan Mudah Untuk Pemula

Kepala sekolahnya  Endang Suyatmi mengundang saya untuk sharing Komunikasi dan Motivasi dua sesi dengan para siswa dan guru. Acaranya diagendakan Rabu depan (18/12/2019).

Sesi pertama adalah acara Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang rencananya diikuti sebanyak 117 siswa. Mereka terdiri dari pengurus OSIS (45 orang) dan Majelis Perwakilan Kelas (72 orang).

Sedangkan sesi kedua khusus guru dan para pegawai di sekolah tersebut. Jumlahnya termasuk Kepala sekolah sebanyak 105 orang.

 

Memenuhi Undangan, Apresiasi Cendra Santosa dan Istrinya Anna Santosa

Saya memenuhi undangan itu sebagai apresiasi pada teman akrab saya, Cendra Santosa dan istrinya Anna Santosa. Putri bungsu mereka Ivana Santosa yang merupakan atlit berkuda yang telah juara di tingkat internasional sekolah di SMAN 1 Semarang.

Anna yang menginformasikan tentang saya ke Endang. Menurutnya pihak SMAN 1 Semarang perlu mengundang saya untuk menyemangati para siswa dan guru-gurunya.

Begitu Budi kontak saya untuk menyampaikan undangan, saya dengan antusias memenuhinya. Apalagi sekolah tersebut termasuk SMAN unggulan dan favorit di Semarang.

Budi panggilan akrab Budiyono menceritakan pengalamannya sekitar 2 tahun mengurusi siswa. Untuk meningkatkan kedisiplinan para siswa, beliau membuat Buku Tata Tertib Peserta Didik SMAN 1 Semarang. Telah mengalami sekali revisi.

Di buku itu memuat secara detil tentang ketentuan yg harus dilaksanakan siswa dan nilainya jika melanggar. Seluruhnya ada 61 halaman.

Saya mempelajari sekilas buku saku tersebut. Kemudian kembali menegaskan ke Budi bahwa untuk menegakkan aturan di sekolah, keteladan dari Kepala Sekolah dan semua guru adalah hal yang utama. Tidak bisa ditawar-tawar. Itu harus konsisten dilaksanakan.

Sedangkan siswa kecenderungannya mencontoh yang dilakukan Kepala Sekolah dan para turunnya. Itu seperti yang terjadi di rumah antara orang tua dan anak-anaknya.

 

Hukuman Tegas Sebagai Efek Jera

Agar aturan yg ada tetap dihormati dan para siswa taat melaksanakannya maka anak didik yg melanggar – sekecil apapun pelanggarannya – harus diberi sanksi, minimal peringatan lisan. Kalau ada yg melakukan pelanggaran berat diberi hukuman tegas. Ini sekaligus sebagai efek jera buat siswa lainnya.

Budi yg sehari2 mengajar Bahasa Inggris dengan serius menyimak semua yg saya sampaikan. Beliau sependapat dengan saya dan akan melaksanakan seluruh saran saya.

Saya tegaskan bahwa kunci dari keberhasilan menerapkan Tata Tertib pada anak didik adalah kelancaran Komunikasi semua pihak di sekolah dan orang tua murid. Semuanya harus saling menghargai sesuai dengan kapasitas masing2.

“Bagus sekali semua yg Pak Aqua sampaikan. Insya ALLAH saya melaksanakannya,” kata Budi dengan penuh semangat.

Bersama Budi, saya tadi menemui Endang di ruang kerjanya. Beliau senang dengan rencana sharing Komunikasi dan Motivasi yg akan saya berikan. Sangat berharap kehadiran saya di sekolah itu dapat membawa perubahan perilaku dan tutur kata yg signifikan pada para siswa dan guru.

“Terima kasih yg sebesar2nya karena di sela2 jadwal Bapak yg sangat padat, Pak Aqua menyempatkan waktu untuk sharing Komunikasi dan Motivasi di SMAN 1 Semarang. Kehadiran Bapak merupakan suatu kehormatan buat kami,” ungkap Endang yg memimpin sekitar 100 guru dan 1.200 siswa.

>>Saat transit di Jakarta dari Bandung, Semarang, Salatiga, dan Yogyakarta untuk menuju Ambon bersama Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo pada malam ini, saya ucapkan selamat mewujudkan keteladan di manapun berada. Salam hormat buat keluarga. 18.00 10122019😃<<<

(DRL)