Home » Berita » TEREKAM USIR WARGA SECARA AROGAN, BUPATI LABUSEL BERI PENJELASAN

TEREKAM USIR WARGA SECARA AROGAN, BUPATI LABUSEL BERI PENJELASAN

Pirnas.com 03 Sep 2022

PIRNAS.COM | LABUSEL – Bupati Labuhanbatu Selatan atau Labusel, Edimin memberikan penjelasan terkait aksi arogannya yang viral di media sosial.

Edimin menceritakan kronologis kejadian tersebut, bermula ketika sejumlah warganya berunjuk rasa di depan Kantor Bupati untuk mempertanyakan nasib honorer yang dirumahkan.

“Mereka kan demo di kantor bupati, sementara waktu mereka demo itu, pagi ibu gubernur datang ada acara PKK, habis itu kita ke kecamatan, melakukan penyerahan bansos, habis itu kita pelantikan jam empat sore di kantor bupati,” kata Edimin, Jumat (2/9/2022).

Ia mengatakan, usai pelantikan tiba-tiba sejumlah wartawan mengkonfirmasi kepada dirinya terkait aksi demo tersebut.

“Waktu pelantikan kita di konfirmasi wartawan terkait aksi mereka, kita tidak ada melakukan pemberhentian (honorer) mereka,” sebutnya.

Dijelaskannya, ketika itu ia meminta kepada para pengunjung rasa untuk memperlihatkan surat pemberhentian mereka sebagai honorer.

Edimin mengungkapkan, bahwa para honorer tersebut bukan diberhentikan namun tidak diperpanjang kontraknya di dinasnya masing-masing.

“Makanya kita suruh tanyakan mana surat pemberhentian kalian sebagai honor, mereka tidak ada kita berhentikan, cuma kontrak mereka tidak diperpanjang sama dinasnya masing-masing,” ujarnya.

Kemudian, ia menuturkan setelah unjuk rasa tersebut selesai, dirinya pun kembali ke rumah dinas untuk mengikuti kegiatan monitoring.

“Habis pelantikan saya pulang ke rumah dinas mengikuti acara monitoring sama orang BPKP provinsi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, usai kegiatan tersebut dirinya pun berniat untuk melaksanakan Salat Magrib.
Namun, tiba-tiba dia mendapatkan informasi bahwa ada yang melakukan unjuk rasa di depan rumah dinasnya dan melakukan pemalangan pintu gerbang menggunakan mobil.

Pemalangan tersebut membuat para tamu yang hendak keluar dari rumah dinas jadi terhalang.

“Habis acara saya mau pergi salat ke mushola yang di rumah dinas, saya lihat mobil kok parkir panjang kali, kenapa belum keluar,” ucapnya.

Dikatakan Edimin, melihat kondisi tersebut ia pun kemudian marah terhadap sejumlah warganya yang menghalangi para tamu untuk keluar.

“Rupanya yang demo di kantor bupati tadi malangkan mobil mereka di depan rumah dinas saya. Jadi tamu satupun tidak dikasih keluar,” katanya.

Ia mengatakan, para pengunjuk rasa ini mendesak untuk bertemu dengan dirinya, dan mengancam tidak akan membuka palang jika belum bertemu dengannya.

Dikatakannya, aksi unjuk rasa tersebut didalangi oleh seorang LSM bernama Dian, yang terlibat percekcokan dengannya.

“Saya bilang urusan sama kalian itu apa, itu kan provokatornya itu adalah salah satu orang LSM, Dian. Dia bukan honorer, dia hanya tukang menampung aduan para honorer, para honor ini bisa dimasukkan balik tapi bayar sama dia,” bebernya.

Lebih lanjut, ia mengatakan setelah mengetahui bahwa Dian yang merupakan dalang dibalik aksi tersebut pun membuatnya geram dan marah.

“Makanya saya ngamuk sama dia (Dian), ‘kamu datang kemari malang malang jalan di rumah dinas, mau ngapain’ saya bilang,” ujarnya.

Padahal, ia mengatakan pihak kepolisian telah memberikan penjelasan kepada mereka terkait pemberhentian para honorer ini.

“Kapolsek sudah ngasih jawaban sama kalian, kalian tidak ada diberhentikan yang mana kalian diberhentikan, mana suratnya kan tidak ada, cuma kontrak kalian tidak diperpanjang,” katanya

Kemudian, ia pun membantah adanya isu bahwa dirinya melarang para pengunjuk rasa ini shalat di mushola Rumah Dinas Bupati.

Menurut, para pengunjung rasa ini hanya memanfaatkan isu tersebut untuk menyerangnya. Padahal, perjalanan dari kantor Bupati ke Rumah Dinas para pengunjuk rasa melewati dua masjid.

“Jadi mereka bilang mau shalat ke rumah bupati, sementara mereka dari kantor bupati ke rumah dinas ada dua masjid yang dilewati, itu tidak ada. Cuma mereka palang jalan tamu saya mau keluar, makanya saya marah kali,” ungkapnya.

“Jadi diviralkannya mau shalat tidak saya kasih, datanglah ke rumah dinas selagi saya di rumah itu semua bebas masuk, tidak pernah ditanya-tanya,” tuturnya.

Edimin mengatakan bahwa, dirinya telah melaporkan peristiwa tersebut ke kantor polisi. Dengan laporan pencemaran nama baik.

“Itukan alasan mereka saja, mencari masalah sama saya dan tadi sudah saya panggil Kabag hukum saya untuk membuat pengaduan ke Polsek, buat laporan saya nggak terima digitukan,” pungkasnya.

TIM

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Laporan Warga Berbuah Hasil: Tim Unit Reskrim Bilah Hilir Tangkap Pemilik Timbangan Elektrik dan Sabu

Hidayat Chan

25 Apr 2026

Post Views: 3 LABUHANBATU,PIRNAS.COM –Tim Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir, Polres Labuhanbatu, meringkus dua orang terduga pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu berinisial SAP (45 th) dan HK (43 th), warga Dusun Saroha, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan, Bilah Hilir, Labuhanbatu. Keduanya ditangkap pada Rabu, 22 April 2026, didalam sebuah rumah sewa yang berada di Dusun …

Apresiasi Kinerja Polsek Kualuh Hulu: Berhasil Gagalkan Peredaran Belasan Gram Sabu

Hidayat Chan

25 Apr 2026

Post Views: 5 LABURA,PIRNAS.COM – Kinerja Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu layak di apresiasi dalam pemberantasan peredaran narkoba Di wilayah hukum nya berhasil Menciduk seorang pria HK inisial (28 ) tahun pelaku terduga pengedar narkoba yang sedang Asik menimbang sabu,hari Jumat. ( 24/4/26) sekira pukul 21.50.wib di lingkungan XII Kelurahan Aek Kanopan Timur Kecamatan Kualuh …

Operasi Narkoba di Panai Tengah Dinilai “Tebang Pilih”, Disinyalir Sosok BC Masih Melenggang Bebas

Hidayat Chan

25 Apr 2026

Post Views: 7 LABUHANBATU,PIRNAS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu bersama Polsek Panai Tengah gencar melakukan operasi “bersih-bersih” narkoba selama empat hari berturut-turut di wilayah hukum Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hulu. Namun, operasi besar-besaran yang berakhir pada Selasa, 21 April 2026 tersebut menuai sorotan tajam dari masyarakat karena dinilai belum menyentuh “akar” peredaran gelap narkotika …

GEREBEK SARANG NARKOBA: Tim Gabungan Poldasu dan Polres Labuhanbatu Ringkus Bandar serta 7 Pengguna

Hidayat Chan

25 Apr 2026

Post Views: 8 LABUHANBATU,PIRNAS.COM – Komitmen aparat kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Utara kembali membuahkan hasil. Tim gabungan dari Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara (Poldasu) bersama Satres Narkoba Polres Labuhanbatu sukses membongkar praktik transaksi narkoba di Dusun Padang Laut, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu. Operasi yang berlangsung pada …

Grebek Barak Keling, Polres Labusel Sita 25,99 Gram Sabu

Hidayat Chan

24 Apr 2026

Post Views: 13 LABUSEL,PIRNAS.COM – Jajaran Polres Labuhanbatu Selatan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dalam operasi yang digelar pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, tiga orang tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti sabu seberat total 25,99 gram bruto. Pengungkapan kasus tersebut berlangsung di Barak Keling, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan …

Dari Aduan 110 ke Aksi Nyata, Jembatan “Merah Putih” Resmi Dibangun

admin 2

23 Apr 2026

Post Views: 16 Labuhanbatu Selatan, Pirnas.com – Sebagai tindak lanjut atas respons cepat terhadap aduan masyarakat terkait jembatan nyaris roboh di Dusun Bunut Pekan, pembangunan jembatan pengganti kini resmi dimulai. Pada Rabu, 22 April 2026, Kapolsek Torgamba, Sunipan Gurusinga, S.H., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan “Merah Putih” sebagai tanda dimulainya pembangunan infrastruktur tersebut. Kegiatan …

Kategori Terpopuler