Home » Hukum » Diduga Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Dewa Napitulu Minta Pihak Berwajib Usut Tuntas Pelaku Penimbunan

Diduga Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Dewa Napitulu Minta Pihak Berwajib Usut Tuntas Pelaku Penimbunan

Pirnas.com 13 Mei 2020

PIRNAS.COM | SIAK – MA yang diduga oknum Humas, diduga lakukan dugaan Penimbunan Ratusan Ton Besi milik PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).

Dugaan penimbunan ratusan ton besi milik PT HKI, ditemukan di kebun sawit milik warga yang berlokasikan di Kampung Bekalar, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Hal ini diungkap salah seorang narasumber yang tidak ingin disebutkan nama dan identitasnya oleh awak media. Selasa (12/05/2020).

Menurut Pengakuan warga dan ketua RT bahwa besi tersebut diduga di timbun
oleh oknum berinisial RZ dari pihak perusahaan PT HKI, dan oknum berinisial MA yang diduga selaku oknum yang menjabat sebagai Humas PT HKI sekaligus pemilik kebun sawit tempat dimana ratusan ton besi diduga ditimbun. Beber narasumber

Menurut MA di saat bertemu di TKP, Memang dirinya mengakui, besi yang di timbun di lahan kebun miliknya adalah besi milik PT HKI, untuk material pembangunan jalan
Tol Pekanbaru – Dumai.

“Besi tersebut sudah dua bulan di timbun di kebun saya, dan besi ini di ketahui oleh RZ dari pihak PT HKI , juga pihak Security perusahaan, dan besi ini di timbun di sini sebab gudang PT HKI penuh”, ucap MA.

Jarak Work shop PT HKI dengan kebun MA tempat menampung besi tersebut
lebih kurang 18 KM, selain besi potongan, banyak juga besi belum pernah terpakai. kembali ungkap narasumber yang mengulangi pernyataan MA.

Ketua Satgas Anti Korupsi Lembaga Pemantau Masyarakat ( LPM- RI) Propinsi Riau Dewa Napitupulu, kepada awak media mengatakan, “Sangat menyayangkan perbuatan tersebut”.

Perusahaan PT HKI memiliki gudang tempat penyimpanan barang material, ratusan ton besi milik perusahaan yang di duga ditimbun di kebun sawit warga, memiliki jarak yang sangat jauh dan harus ditempuh dengan menempuh jalan berlobang.

Diminta pihak terkait menindak lanjuti temuan dan oknum yang diduga terlibat dalam permainan dugaan penimbunan ratusan ton besi milik PT HKI yang merupakan perusahaan milik negara. Serta harus di usut tuntas, sebab ini sudah keterlaluan, perbuatan ini jelas diduga dapat mengurangi volume pekerjaan Jalan Tol Pekanbaru – Dumai dan dapat merugikan negara dimana ratusan Ton Besi milik PT HKI merupakan Aset Negara, dan menurut Informasi yang diperoleh pula bahwa kejadian tersebut diduga sudah di ketahui oleh pihak PT HKI.

“Bukan pekdum 3 bang”, jawab Yulianto salah seorang pegawai PT HKI yang berlokasikan, Jl Simpang Gelombang Kandis Kabupaten Siak yang Dikonfirmasi awak media via WhatsApp pribadinya, saat dikonfirmasi akan hal tersebut diatas (dugaan penimbunan ratusan ton besi milik PT HKI).Selasa (12/05/2020).

Saat kembali dipertanyakan apa maksud Pekdum 3 ?, dirinya Halaman Selanjutnya ⇒

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Kiamat Desak Kejari Labuhanbatu Tindaklanjuti Perintah Hakim Tipikor Untuk Memeriksa Muhammad Ridwan Dalimunthe

Hidayat Chan

03 Des 2025

Post Views: 65 Labuhanbatu||PIRNAS.COM-Lembaga Koalisi Independen Anti Mafia Terstruktur (Kiamat) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu untuk menindaklanjuti perintah Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait permintaan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) memeriksa Muhammad Ridwan Dalimunthe, yang diketahui merupakan menantu mantan Bupati Labuhanbatu, Tengku Milwan. Desakan tersebut disampaikan Kiamat melalui pernyataan resmi pada aksi unjuk …

Gaji Tak Dibayar, PTPN IV Kebun Gunung Pamela Dinilai Langgar Hak Pekerja

Hidayat Chan

29 Nov 2025

Post Views: 74 Serdang Bedagai|PIRNAS.COM-Manajemen PTPN IV Regional 1 Kebun Gunung Pamela kembali menjadi sorotan setelah diduga tidak membayarkan gaji salah seorang karyawannya, Pardomuan Zebfri Panjaitan, yang bekerja sebagai petugas keamanan (security). Kasus ini mencuat di tengah proses penyelesaian perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang saat ini masih berjalan di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten …

Maraknya Edaran Rokok Tanpa Cukai Di Kecamatan Silangkitang Labusel APH Di Minta Bertindak

Hidayat Chan

16 Agu 2025

Post Views: 236 PIRNAS.COM||Labuhanbatu -Peredaran rokok tanpa pita cukai (rokok ilegal) semakin marak di kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu selatan, Sumatera Utara. Produk yang diduga diselundupkan dari luar provinsi ini laris manis di pasaran karena harganya jauh lebih murah dibanding rokok resmi. Seorang konsumen bernama Edu, yang ditemui pada Jumat (8/6/2025), mengaku sudah setahun terakhir menjadi …

Upaya Mediasi Pasal Penyerobotan Tanah Milik Yahya Viktor Siregar Belum Ada Titik Temu 

Hidayat Chan

06 Agu 2025

Post Views: 241 PIRNAS.COM||Labuhanbatu -Upaya mediasi atas dugaan penyerobotan tanah milik Yahya Viktor Siregar (72) di Desa kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, berakhir buntu. Terlapor berinisial DS tidak mampu menunjukkan satu pun bukti sah kepemilikan lahan yang diperebutkan. Mediasi yang digelar di Aula Kantor Kepala Desa Kampung Padang pada Selasa (5/8/2025), atas inisiatif pemerintah …

Yahya Viktor Siregar  Lapor Ke Polres Labuhanbatu Atas Lahannya di Klaim DS Belum Diproses PolisiL

Hidayat Chan

22 Jul 2025

Post Views: 200 Labuhanbatu|| PIRNAS.COM-Yahya Viktor Siregar (72), warga Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, meminta keadilan atas dugaan penyerobotan tanah miliknya yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan hukum, meski sudah dilaporkan secara resmi ke Polres Labuhanbatu. Permintaan keadilan itu disampaikan Yahya saat berbincang dengan awak media di salah satu warung kopi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bakaran …

Kejari Labuhanbatu Tahan Kadis Pengendalian Kependudukan dan KB Terkait Dugaan Korupsi

Hidayat Chan

17 Jul 2025

Post Views: 206 PIRNAS.COM||Labuhanbatu-Beredar informasi Pihak Kejaksaan Negeri Labuhanbatu melakukan penahanan terhadap Kadis Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana berisial M, setelah dilakukan pemeriksaan Selasa (15/7) oleh pihak Penyidik Kejaksaan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi. Selain M, turut ditahan lima orang lainnya yang diduga sebagai rekanan dalam kasus ini. Mereka masing-masing berinisial ASP, PRM, …

Kategori Terpopuler