banner 728x250

Panpel Pengembangan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tidak Bayarkan Ganti Rugi Lahan Untuk Pintu Gerbang Tol Dengan Alasan Itu Milik PT. Chevron

PIRNAS.ORG & PIRNAS.COM | KANDIS – Masih mengisahkan yang sangat mendalam buat warga Kandis yang terkena pelebaran pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai yang terletak dijalan lintas Pekanbaru-Kandis di Km 82, seperti yang dialami Ibu Medan Ribka br Sembiring dan Jonatan ginting/Kalvin Ginting.

Ibu Medan Ribka br Sembiring menyampaikan, tanah nya yang terkena ganti rugi untuk pintu gerbang jalan tol seluas 4800 Meter tidak dapat dibayarkan ganti ruginya dengan alasan pihak panitia pelaksana pembangunan jalan tol menyatakan bahwa lahannya adalah milik dari PT. Chevron, “Sementara tanah saya sudah Sertifikat Hak Milik (SHM), ungkapnya.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Tanah warga yg dibayar hanya dipotong 17 Meter  DMJ, dan yang sempadan dengan saya dibayar 264.000/meternya serta yang di depan gerbang pintu Tol dibayar
Rata 264,000/Meter, kemudian pas yang di depan pintu gerbang tol pekanbaru-Dumai seksi 3  RT 002/RW 007 Kelurahan Kandis Km. 82 tidak dibayar.

“Kami sudah menempati tanah itu sudah lebih dari 30 tahun tak pernah ada orang PT. Chevron mendatangi kami, dan saya punya surat SKGR dari  tahun 1987 kemudian kami sertifikatkan pada tahun 2014, memang ada tanah PT. Chevron tapi itu disana bukan dilahan kami, dan dilahan kami tidak ada yang namanya pipa, tower, patok dan tanda-tanda kehidupan PT. Chevron, dan bisa-bisanya dari pihak Panitia pelaksana menyatakan itu milik PT. Chevron, ucapnya.

Medan Ribka br Sembiring menyampaikan bahwa selama ini ia membayar pajak atas lahan tersebut.

“Kami juga bayar pajak tanah tersebut, sementara kalau sepanjang jalan tol Pekanbaru -Dumai itu milik PT. Chevron, kapan PT. Chevron membayar pajaknya, berarti dia melakukan penggelapan pajak”, ucapnya dengan kesal.

Reporter : Eko Saputro