banner 728x250

AMAZON DIKABARKAN BAKAL SUNTIKKAN DANA SEGAR KE GOJEK

JAKARTA,PIRNAS – Raksasa e-commerce asal Amerika Serikat (AS) Amazon dikabarkan tengah mendekati perusahaan transportasi on demand Gojek.

Langkah Amazon tersebut dilakukan lantaran mereka tengah berupaya untuk menyuntikkan dananya ke Gojek demi meningkatkan keberadaannya di kawasan Asia Tenggara.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (30/8/2019), Amazon merupakan salah satu perusahaan yang tengah melakukan negosiasi untuk bisa turut serta dalam pendanaan Gojek yang hingga saat ini masih berjalan.

Salah satu skenario yang telah dipertimbangkan adalah Amazon bakal berinvestasi dengan nilai yang cukup berarti untuk salah satu perusahaan rintisan terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut, ujar salah satu sumber yang tidak ingin disebut namanya. Negosiasi di antara keduanya masih mungkin berubah.

Hingga saat ini, pihak Gojek masih enggan untuk memberikan komentar, Amazon pun tidak segera memberikan komentar lebih lanjut kepada Wall Street Journal yang dikutip oleh Bloomberg.

Langkah Amazon untuk beirnvestasi di Gojek bakal menjadi salah satu cara mereka untuk meningkatkan kehadirannya di pasar Indonesia.

Sebelumnya, raksasa ritel yang berbasis di Seattle ini mengambil langkah awal untuk masuk ke pasar Asia Tenggara melalui Singapura dengan Amazon Prime Now di 2017 lalu. Walaupun demikian, mereka belum pernah hadir di Indonesia sebelumnya.

Sementara China telah lebih dahulu masuk ke dalam pasar Indonesia melalui Alibaba Group yang secara jor-joran menggunakan dana yang mereka miliki untuk melakukan akis akuisisi pportal belanja online Lazada dan berinvestasi di perusahaan e-commerce Indonesia Tokopedia dan Bukalapak.

Adapun pesaing Alibaba, Tencent, berupaya melakukan hal yang sama mendukung keberadaannya di Asia Tenggara melalui Shopee.

Sebagai catatan, dalam putaran pendanaan seri F yang sedang berlangsung, valuasi Gojek saat ini telah mencapai 10 miliar dollar AS.

Adapun beberapa perusahaan yang terlibat di dalamnya adalah Visa, Siam Commercial Bank Thailand, Mitsubishi Motors, Mitsubishi UFJ Lease and Finance.

Investasi yang dilakukan oleh Visa dilakukan untuk mengembangkan perusahaan pembayaran digital Gojek, Go-Pay yang menambahkan dana setidaknya 1 miliar dollar AS kepada Gojek.

Sumber : kompas.com