banner 728x250
Daerah  

SURAT TERBUKA UNTUK BUPATI PALUTA, MAJELIS MAHASISWA & PEMUDA PALUTA GELAR DISKUSI LEPAS TERKAIT 12 TAHUN PALUTA

PIRNAS.ORG & PIRNAS.COM | MEDAN – MAJELIS MAHASISWA & PEMUDA PALUTA gelar diskusi lepas dengan semua mahasiswa dan pemuda Paluta di kota medan. Rabu (4/12/2019). Hal ini pembahasan membuat surat terbuka untuk Bupati Padang Lawas Utara.

Dalam diskusi tersebut dihadiri oleh mahasiswa dari UINSU, UMA, UMSU, dan USU yang berasal dari Paluta.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Dalam sambutannya, Ridwan mengatakan bahwa selama 12 Tahun PALUTA berdiri, belum terlihat kontribusi penuh dari Pemkab untuk masyarakat, terkhusus buat mahasiswa dan pemuda yang ada di kota medan. Tercatat kurang lebih mahasiswa Paluta yang ada di kota medan ini berjumlah ribuan.

“Seharusnya mahasiswa harus menjadi perhatian lebih oleh pemerintah. Karena mengingat mahasiswa adalah masa depan dari Pemkab. Oleh sebab itu pemerintah seharusnya perlu mengadakan pertemuan dengan mahasiswa & Pemuda yang ada di kota medan ini seminimal mungkin 1 kali setahun”, tuturnya.

Disamping itu juga, Uan lebih memperhatikan kepada pembangunan dan pendidikan yang ada di paluta.

“selama kurun waktu 12 Tahun PALUTA berdiri, kita masih termasuk daerah yang tertinggal jika di bandingkan dengan Pemkab tetangga seperti Labusel”, ujar Uan.

Lanjutnya “Dalam dunia pendidikan juga, kita masih tertinggal, buktinya kabupaten kita pernah tercatat sebagai nilai ujian nasional SMA terendah”.

Uan juga menyampaikan bahwa Paluta di kelilingi oleh perusahaan-perusahaan besar, “ada PT ANJ, PT BAS, PTTN, bahkan masih banyak lagi, lantas selama 12 Tahun ini perusahaan tersebut memberikan apa sama Pemkab kita? Apakah hanya untuk mencuri ke kayaan kita? Seharusnya dengan banyaknya perusahaan perusahaan ini daerah kita sudah lebih maju dari yang sekarang”, sambung nya dengan nada dan raut wajah yang kesal.

Disamping itu juga, hasil dari diskusi ini juga dimuat dalam satu surat terbuka yang tertuju kepada Bupati Padang Lawas Utara.

SURAT TERBUKA KEPADA BUPATI PADANG LAWAS UTARA.

Medan, 4 Desember 2019.

Bapak Bupati yang terhormat,
Sebelumnya izinkanlah kami menuliskan surat terbuka ini yang tertuju langsung kepada bapak selaku pemimpin kami.

Bapak Bupati yang tercinta,
Perlu diketahui, yang melatar belakangi kami menuliskan surat terbuka ini karena bentuk kecintaan kami kepada bapak selaku pemimpin kami.

Padang Lawas Utara adalah daerah yang kami cintai dan selalu kami banggakan dimana pun kami berada. 12 Tahun PALUTA sudah berdiri sendiri, kami sangat berharap paluta sudah termasuk kedalam daerah yang maju dan berkembang. Namun seakan akan harapan kami ini luntur begitu saja ketika melihat kondisi paluta yang sekarang ini.

Bapak Bupati yang kami sayangi,
Perlu untuk bapak ketahui, kami mengaminkan visi dan misi bapak “mewujudkan paluta yang beriman, cerdas, maju dan beradat”. Tapi disamping itu, mewujudkan itu semua perlu kerja keras dan nyata. Dalam hal ini peran masyarakat khususnya pemuda dan mahasiswa sangat penting sekali.

Bapak Bupati yang kami banggakan,
Paluta merupakan daerah yang dikelilingi oleh perusahaan perusahaan besar, tapi sampai hari ini kami belum melihat kontribusi penuh dari perusahaan untuk memajukan daerah kita terlebih untuk pembangunan dan pendidikan. Sebab itu kami sangat berharap bapak segera menyadarkan perusahaan perusahaan yang tidak menjalankan kewajibannya.

Bapak Bupati yang kami hormati, izinkan juga kami menyampaikan sepucuk rekomendasi untuk bapak dalam menjawab segala bentuk kegelisahan kami demi terwujudnya paluta yang beriman, cerdas, maju dan beradat.

1. Bupati harus mengadvokasi seluruh perusahaan yang ada di paluta untuk memberikan kontribusi yang nyata dalam hal pembangunan dan kegiatan sosial lainnya.

2. Bupati harus memberikan ruang penuh kepada mahasiswa dan pemuda yang ingin menyalurkan dana kreatifitasnya dalam hal membangun daerah kita.

3. Bupati harus memperhatikan semua mahasiswa dan pemuda yang ada di kota medan ini dengan melaksanakan pertemuan rutin tahunan dengan mahasiswa dan pemuda seminimal mungkin 1x setahun guna untuk melakukan konsolidasi secara langsung dengan mahasiswa dan pemuda.

4. Bupati harus bisa menjalin komunikasi yang baik dan bersinegritas dengan mahasiswa dan pemuda.

5. Bupati harus lebih mengembangkan pendidikan yang ada di paluta, dengan cara memberikan anggaran yang penuh untuk pendidikan paluta. Memberikan beasiswa kepada mahasiswa S1, S2 bahkan S3.

Bupati yang kami muliakan, demikianlah sepucuk surat cinta kami yang dibuat secara terbuka untuk bapak. Semoga bapak meluangkan waktunya untuk membaca surat cinta dari kami ini.

(Tim)