banner 728x250
Daerah  

SIKAP AROGANSI SANG BUPATI

MUSI RAWAS UTARA, PIRNAS | Adanya surat edaran terkait akan disomasinya Aktivis Muratara yakni Muzani Firdaus oleh Bupati H.Syarif Hidayat melalui kuasa hukumnya tentang cuitan kritikan di Facebook yang masih dalam kewajaran membuat geram sejumlah aktivis.

Dalam hal ini ketua Garda Muda Palapa Sugeng Prayoga angkat bicara somasi yang dilayangkan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melalui Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LBKB) Muratara. ini merupakan sikap arogansi sang Bupati Musi Rawas Utara. Bupati muratara terkesat anti kritik. Bahwasanya kritikan aktifis itu sejalan dengan menurunya pengelolaan pemerintah ujar sugeng.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Kebebasan setiap Warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum berhak untuk mengeluarkan pikiran secara bebas, tertulis maupun lisan yang dilindungi UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9TAHUN 1998 TENTANG
KEMERDEKAAN MENYAMPAIKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM,” tutur sugeng.
Dalam kesempatan ini Mending Bapak Bupati lebih fokus menyelesai pekerjaan sebagai Bupati Musi Rawas Utara di akhir penghujung jabatan tegas sugeng.

Muzani disomasi 3 x 24 jam jika tidak ada minta maaf akan dilaporkan ke pihak kepolisian karena diduga melakukan pencemaran nama baik lewat kritik yang disampaikan di media sosial Facebook. Bahwasanya pelaporan itu merupakan upaya kriminalisasi yang dilakukan oleh kepala daerah terhadap aktivis yang selama ini kritis dengan kebijakan pembangunan yang ada di Muratara. (M.Rivai)