Home » Daerah » Sehari Sebelum Meninggal, Kiajeng Sempat Titip Pesan Pada Muridnya

Sehari Sebelum Meninggal, Kiajeng Sempat Titip Pesan Pada Muridnya

Pirnas.com 14 Jun 2020

PIRNAS.COM | MEDAN – Sehari sebelum meninggal dunia, Guru Besar Lembaga Supranatural & Pengobatan Alternatif, Padepokan Keluarga Besar KIAJENG, Aceng Selamat atau yang sering disapa Kiajeng ini telah menunjukkan sikap dan ucapan yang aneh dan ngak biasanya. Hal itu dikatakan salah seorang murid senior padepokan Kiajeng, Ramli dan murid juniornya Zainal Abidin pada Awak Media Pirnas, Sabtu (13/06/2020).

Zainal Abidin salah seorang murid junior padepokan Kiajeng mengatakan, Pada siang Kamis sang guru menelponnya untuk datang ke padepokan menemani sang guru yang mau pergi ke kantor Notaris untuk mengurus legalitas padepokan, setelah pulang dari kantor notaris pada sorenya sang guru juga menelpon murid seniornya Ramli untuk datang juga ke padepokan.

“Siang kamis itu guru nyuruh saya datang karena mau ke kantor notaris, ya sempat saya nolak sih dan saya bilang kalau besok pagi aja gimana Ki, Tapi Kiajeng maunya hari itu juga, alasannya besok aki mau pergi, takutnya ngak sempat lagi. Akhirnya saya turuti dan saya temani beliau ke kantor notaris sampai sore harinya dan setelah pulang dari kantor notaris, saya masih diminta untuk menemaninya makan malam di rumahnya dan tak lama pak Ramli pun datang”, ucap Zainal.

Zainal juga melanjutkan ceritanya, Setelah pak Ramli datang dan tak lama kemudian menyusul murid lainnya Mas Dedi. Malam itu almarhum berdiskusi dengan 3 orang muridnya membahas tentang rencana beliau mengurus legalitas padepokan dan menyusun kepengurusan yayasan padepokan Kiajeng.

“Setelah pulang dari kantor notaris, almarhum minta saya temani beliau makan malam di rumahnya, setelah itu beliau nelpon pak Ramli dan mas Dedi untuk datang, malam itu kami membahas tentang kepengurusan yayasan yang akan di urus izin legalitasnya sampai jam 11 malam”, lanjut cerita murid junior Kiajeng.

“Pas jam 11 malam kami pamit pulang, tapi almarhum minta kami jangan pulang dulu, alasannya jam 12 nanti beliau hendak mengisikan ilmunya pada saya dan pas 12 malam saya disuruh berwudhu dan sholat hazat, lalu beliau mentranfer ilmunya pada saya, saat itu badan saya terasa panas beberapa saat, beliau berkata bahwa semua ilmu yang ada padanya sudah dipindahkan pada saya dan beliau berkata pada saya ‘Mas Zen tolong besarkan padepokan ini dan ilmu yang saya berikan tolong gunakan untuk membantu orang, karena besok saya mau pergi mungkin agak lama dan dalam waktu dekat ini mas zen akan dapat job besar’, itulah kata beliau pada saya malam itu”, tutur murid junior Kiajeng yang bekerja sebagai wartawan di Media Pirnas.

Sementara itu, Pak Ramli seorang murid senior padepokan Kiajeng membenarkan bahwa mereka masih bersama almarhum pada malam jum’at sebelum esok siangnya guru padepokan itu meninggal dunia, mereka berbincang tentang pengembangan padepokan untuk dibuat yayasan.

“Ya, malam itu saya bersama mas zen dan mas dedi masih berbincang dengan guru tentang padepokan mau dibuat yayasan, malam itu guru juga sempat melakukan transfer ilmunya pada mas zen, guru dan mas zen berada didalam ruangan praktek pengobatan, memang mereka agak lama didalam ruangan dan setelah mereka keluar, guru terlihat lelah dan minta saya ngusuk badannya”, ujar murid senior padepokan Kiajeng itu.

“Memang dua bulan belakangan ini guru terlihat agak lebih perhatian pada mas zen, setiap ada pengobatan diluar padepokan, guru selalu ajak mas zen untuk ikut sama kami ketempat pasien, bukan itu saja, guru juga selalu manggil mas zen untuk datang ke padepokan membahas tentang pendirian yayasan”, jelas pak Ramli.

Sepeninggalan guru besar padepokan Kiajeng itu, para muridnya merasa kehilangan sosok guru yang selama ini sudah banyak mengajarkan ilmu-ilmunya semata untuk membantu orang, walaupun usia almarhum tergolong masih muda tapi almarhum bisa menjadi panutan suritauladan bagi para muridnya, almarhum meninggalkan seorang istri, 3 orang anak dan 1 orang cucu, almarhum tutup usia 46 tahun. Semoga almarhum khusnul khotimah, Amin…

(Jeans Hery)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Zaid Harahap: Setiap Tahun Desa Se-Kabupaten Labuhanbatu Mendapat Dukungan Dana 25 Miliyar

Hidayat Chan

23 Feb 2026

Post Views: 28 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Asisten III Zaid Harahap mengatakan, berdasarkan peraturan menteri keuangan Republik Indonesia nomor 7 tahun 2026 tentang pengalokasian dana desa setiap desa tahun 2026 untuk kabupaten labuhanbatu mendapat dukungan dana desa sebesar 25 milyar rupiah. “ Dana tersebut diperuntukkan sebagai pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Asisten III. saat memimpin Apel gabungan kelompok …

Bupati Labuhanbatu Tegaskan SPPG Jaga Kualitas MBG

Hidayat Chan

22 Feb 2026

Post Views: 108 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menegaskan pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjaga kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Grand Opening dan Bukber SPPG Sioldengan 3 yayasan Hasna Kuliner Putri di jalan Martinus Lubis Kelurahan Rantau Prapat,Minggu …

Sambut Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Gelar Doa Bersama

Hidayat Chan

17 Feb 2026

Post Views: 352 Labuhanbatu,PIRNAS.COM -Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan Doa Bersama yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Kompleks Rumah Dinas Bupati, Selasa malam (17/02). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus sebagai wujud kesiapan spiritual jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah. Bupati Labuhanbatu dr.Hj. …

Peringatan Hari Pers Nasional Di Labuhanbatu Berlangsung Meriah, PWI Gandeng Forkopimda 

Hidayat Chan

17 Feb 2026

Post Views: 305 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kabupaten Labuhanbatu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu ini menggandeng unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah. Acara yang berlangsung hangat tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari …

Bedah Buku Biografi Filsuf Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu: Ilmu dan Akhlak Harus Sejalan .

Hidayat Chan

16 Feb 2026

Post Views: 290 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Mengikuti bedah buku biografi H. Ibrahim Yusuf, sosok Ulama dan Filsuf dari Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp. OG, MKM, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh tamu undangan dan keluarga besar Nur Ibrahimi Rantauprapat yang turut menghadiri rangkaian acara di halaman sekolah YPI. Nur Ibrahimi Rantauprapat jalan SM Raja Rantauprapat, …

Jelang Ramadhan, Forkopimda Labuhanbatu Perkuat Sinergi Pastikan Kondisi Aman dan Kondusif

Hidayat Chan

16 Feb 2026

Post Views: 353 RANTAUPRAPAT,PIRNAS.COM -Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Labuhanbatu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di aula Mapolres Labuhanbatu, Senin 16/2/2026. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan, ketersediaan pangan, serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di wilayah Labuhanbatu. Poin Utama Pengamanan Ramadhan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu …

Kategori Terpopuler