Home » Daerah » Oknum Polres Bitung Diduga Terlibat sebagai Penadah Kapal Ikan Berdokumen Palsu

Oknum Polres Bitung Diduga Terlibat sebagai Penadah Kapal Ikan Berdokumen Palsu

Pirnas.com 02 Apr 2023

PIRNAS.COM | Jakarta – Seorang oknum polisi yang berdinas di Polres Bitung Sulawesi Utara, yang disebut-sebut bernama Roy Husain, diduga kuat terlibat menjadi penadah barang hasil penggelapan berupa satu buah kapal ikan. Hal ini berdasarkan informasi dari pemilik kapal ikan yang disampaikan ke SPKT (Sentra Pengaduan Kasus Terbengkalai) Sekretariat Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) di Jakarta, Rabu, 29 Maret 2023, lalu.

“Kapal saya itu sekarang ada di tangan oknum anggota polisi, kalau tidak salah namanya Roy Husain, yang berdinas di unit Propam Polres Bitung. Kapal itu dia beli dari orang yang membeli kapal saya secara kredit, bernama Randy Fresly Kamea,” ungkap Firman, pemilik kapal ikan dengan nama lambung KM Putri Jentak 88 kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, saat melaporkan kasusnya pada 29 Maret 2023.

Kasus penggelapan kapal ini, lanjut Firman, bermula saat dia dan kenalannya bernama Randy Fresly Kamea bersepakat untuk melakukan jual-beli kapal ikan. Firman menjual kapalnya dengan harga Rp. 900 juta kepada ayahnya Randy bernama Reyns Kamea, S.E., seorang PNS yang tinggal di Bitung, sebagai pembeli. Sementara Randy bertanggung jawab untuk menjalankan operasional kapal ikan tersebut dan membayar uang pembelian kapalnya.

Karena pihak Rayns Kamea dan anaknya Randy Fresly Kamea tidak mempunyai dana yang cukup, maka pada saat kesepakan terjadi, Randy membayar DP (down payment) sebesar Rp. 50 juta. Sisanya Rp. 850 juta akan dilunasi dalam waktu maksimal tiga bulan, dengan ketentuan bahwa jika dalam 3 bulan itu utangnya tidak bisa dilunasi maka kapal ikan tersebut statusnya sebagai barang sewaan. Biaya sewa kapal ikan disepakati sebesar Rp. 250 juta per tahun.

“Kesepakatan jual-beli dilakukan pada tanggal 29 Juni 2019. Pembayaran DP Rp. 50 juta dilakukan dua hari kemudian, pada tanggal 01 Juli 2019. Hingga hari ini, berarti sudah jalan mau 4 tahun Juli 2023 nanti, belum ada pembayaran sama sekali, baik untuk pelunasan utang maupun dalam bentuk sewa tahunan seperti yang disepakati saat tanda-tangan perjanjian jual-beli,” beber Firman yang berprofesi sebagai Kapten Kapal Cargo di Singapore itu.

Karena kesibukannya berlayar ke berbagai negara tujuan kapal cargo yang dibawanya, maka urusan jual-beli dan pembayaran sisa piutang kapal ikannya terlalaikan beberapa saat. Firman kemudian baru menanyakan dan mengurus dengan serius pembayaran kekurangan uang pembelian kapalnya pada awal tahun 2022.

“Setelah saya cek awal tahun lalu, rupanya kapalnya sudah berpindah tangan ke oknum polisi itu. Nama dan warna cat kapal saya sudah dirobah. Nama lambungnya sekarang KM Karunia 82. Saya kemudian membuat laporan polisi di Polres Bitung. Dari hasil penyelidikan, ternyata dokumen kapal ikan itu sudah dipalsukan. Hal itu diketahui dengan membandingkan nomor mesin. Pada dua dokumen kapal terulis nomor mesin yang sama. Jadi hampir dipastikan dokumen kapal yang dipakai saat jual-beli dari Randy ke pihak Roy Husain adalah palsu,” sebut Firman seraya mengatakan bahwa informasi dokumen palsu kapal ikan itu dia dapatkan dari penyidik yang menangani laporannya.

Wilson Lalengke yang menerima informasi dari anggotanya, Firman, tersebut merespon dengan menghubungi Ketua PPWI Bitung, Rusdianto, agar menelusuri perihal kasus ini. Selain itu, Ketua Umum PPWI itu juga berupaya menghubungi penyidik yang menangani masalah ini, namun tidak direspon sama sekali.

“Disamping menugaskan Ketua DPC PPWI Bitung untuk menelusuri kasus ini, saya juga sudah menghubungi penyidik yang menangani kasusnya. Pertama saya hubungi Aiptu Roy Umar, baik melalui pesan WhatsApp maupun ditelepon langsung. Tidak direspon sama sekali. Kedua, saya hubungi penyidik lainnya, Aiptu Sumardi, sama juga, tidak merespon pesan WA, telepon berkali-kali tidak diangkat,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini.

Sehubungan dengan itu, Wilson Lalengke mendesak Pimpinan Polri, melalui Kapolda Sulawesi Utara dan Kapolres Bitung, agar memberikan atensi terhadap kasus ini. Terutama, kata dia, kasusnya melibatkan oknum polisi yang terindikasi bermental kriminal yang ada di Polres Bitung, sebagai penadah barang hasil penggelapan.

“Dari keterangan warga di Manado, oknum polisi bernama Roy Husain itu selama ini diisukan terlibat banyak masalah. Biasanya dia pakai nama istri atau anggota keluarga lainnya untuk menjadi pembeli barang hasil kejahatan, dia hanya jadi backing jika ada masalah atas jual-beli barang atau kapal. Makanya tidak heran kalau kebanyakan laporan polisi yang melibatkan orang ini mandek di Polres maupun di Polda Sulut,” kata Wilson Lalengke seraya mengatakan informasi itu dia dapat dari kalangan media di Sulut yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Dia kemudian menegaskan bahwa PPWI akan mengawal terus kasus ini hingga ada titik terang atas kapal ikan milik anggota PPWI, Firman, warga Jeneponto, Sulawesi Selatan tersebut. “Kita akan kawal terus kasus ini. Sekarang laporan pidana penggelapannya sudah disampaikan ke Polres Bitung. Kita minta polisi serius menanganinya,” pungkas Wilson Lalengke.

(APL/Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 71 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 126 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 94 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 80 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 447 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler