Home » Daerah » Di Duga Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur Masih Bebas Berkeliaran

Di Duga Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur Masih Bebas Berkeliaran

Pirnas.com 24 Jun 2020

PIRNAS.COM | PALUTA – Aparat Kepolisian Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Polda Sumatera Utara diminta segera bertindak terkait indikasi adanya serangkaian peristiwa praktik predator berantai yang mencabuli 4 anak di bawah umur, yang diduga pelakunya masih bebas berkeliaran. Kejadiannya di Desa Huala Baringin, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Adapun 4 korban cabul  anak dibawah berjenis kelamin perempuan sebut saja namanya yakni, Bunga (5), Melati (8), Mawar (4) dan Bulan (6) yang saat ini dalam kondisi terauma berat.

Hal tersebut sesuai keterangan dari Ketua LPA Paluta, Mulatua P Siregar, Selasa (23/6/2020) saat mendampingi para orang tua korban berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB dan P3A) Kabupaten Paluta.

Disamping itu Kata Mula tua, karena mengingat indikasi kejadiannya berantai, hanya satu atas nama salah satu orang tua korban dalam laporan polisi nomor : LP/130/VI/2020/TAPSEL/SUMUT tertanggal 08 juni 2020.

“Sudah ada laporan polisinya serta sudah menyerahkan bukti visum para korban ke Polres Tapsel dan juga sudah di BAP,namun hingga saat ini diduga pelaku belum diamankan pihak kepolisian dan masih berkeliaran,” kata Mula Tua.

Salah satu orang tua korban, sebut saja namanya Beringin (38), menceritakan terungkapnya kasus tersebut berawal dari pengakuan anaknya yang telah mengalami pencabulan oleh diduga pelaku sekitar awal bulan lalu.

Dalam pengakuan putrinya, saat diduga pelaku melancarkan aksi bejadnya, Bunga diancam akan dibunuh jika memberitahu orang tuanya.

“Putri saya juga menyebutkan nama beberapa anak lainnya yang juga katanya telah mengalami hal yang sama. Atas dasar itulah saya beritahu para orang tua  anak lainnya, ternyata ada pengakuan yang sama dari anak-anak mereka,” kata Beringin.

Kemudian kata beringin, sebelum mereka membuat laporan resmi ke Polres Tapsel juga sudah pernah dilakukan pertemuan yang di hadiri tokoh masyarakat Huala Baringin dan juga dihadiri yang diduga pelaku.

“Dihadapan Hatobangon (Tokoh Masyarakat) desa kami saat itu dia diduga pelaku. (Red) dengan terang mengakui perbuatannya,” kata Beringin.

Dalam kesempatan itu, empat orang tua korban meminta pihak kepolisian segera menangkap yang diduga pelaku sebelum terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Kami berkeyakinan masih ada korban anak-anak dibawah umur lainnya didesa ini yang belum terungkap,” Papar Beringin.

Kepala Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Paluta Hasbullah Harahap saat menanggapi keluhan orang tua para korban terkait kondisi psikologis anak-anak mereka,pihaknya siap mendampinginya saat menjalani proses hukum dan juga akan segera terjun ke Desa Huala Baringin untuk menemui serta mencari solusi membantu membangkitan semangat 4 anak-anak korban cabul tersebut.

(GNP/ TIM)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 42 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 94 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 86 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 88 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 76 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 434 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler