- Berita216 Calon Jamaah Haji Labuhanbatu Ikuti Manasik, Persiapan Menuju Tanah Suci Dimatangkan
- BeritaPenjarah TBS Pimpinan SRM S Merajalela Dan diduga Akan Menguasai Kantor Rantau Kasai, Karyawan Marah dan Bertindak Mengusir Kelompok Penjarah.
- BeritaWarga Desak Polres Labuhanbatu dan Intel pom Serta Intel korem 022 PT juga Intel Kodim 02/09 LB Resah Maraknya Peredaran Narkoba di desa janji Bilah Barat.
- BeritaWakil Bupati Labuhanbatu Hadiri Wisuda Sarjana Universitas Islam Labuhanbatu Angkatan XIX Tahun 2026
- LabuhanbatuSusilawati Ritonga Guru MIN 3 Labuhanbatu Gelar Makan Bersama Sambut Ramadan 2026
- BeritaTerduga Bandar Narkoba BW Libatkan Anak Kandung Bebas Edarkan Sabu, Polsek Panai Hilir Diuji Nyali
- BeritaPolres Labuhanbatu Gelar Press Release Ungkap Kasus Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai 7,4 Milliar Rupiah
- BeritaWabup Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2027
- BeritaPaman Diduga Tusuk Keponakan di Gunting Saga, Korban Tewas Usai Dilarikan ke RSUD

Desain Pembelajaran Berbasis Kebutuhan Siswa di Masa Pandemi Covid-19
PIRNAS.COM | ARTIKEL – Sejak ditetapkannya Covid-19 sebagai pandemi global pada pertengahan maret 2020, semakin kompleksnya masalah yang terjadi pada masyarakat. Lumpuhnya berbagai sendi kehidupan mulai dari krisis kesehatan, kemanusiaan, perekonomian, bahkan pendidikan ikut terkena imbas pandemi covid-19 ini. Anjuran untuk menutup berbagai Institusi pendidikan mulai dari level dasar sampai perguruan tinggi, disikapi dengan mengalihkan kegiatan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran via online / dalam jaringan atau jarak jauh. Sudah tentu dengan berubahnya pola pembelajaran ini akan membuat ketidak nyamanan dalam diri guru, siswa dan orang tua. Sebagai poros utama pendidikan sudah selayaknya guru menjadi sutradara yang baik dalam mengemas pembelajaran agar tidak menjadi monoton dan membosankan. Guru harus mampu mendesain pembelajaran tetap berjalan menarik dan dapat diikuti oleh seluruh siswa disekolah dimasa pandemi covid -19.
Menurut Sagala (2005) Desain pembelajaran adalah pengembangan pengajaran secara sistematik yang digunakan secara khusus teori-teori pembelajaran unuk menjamin kualitas pembelajaran. Pernyataan tersebut mengandung arti bahwa penyusunan perencanaan pembelajaran harus sesuai dengan konsep pendidikan dan pembelajaran yang dianut dalam kurikulum yang digunakan. Sementara itu, Dick and Carey mendefenisikan desain pembelajaran adalah mencakup seluruh proses yang dilaksanakan pada pendekatan sistem yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Dengan demikian dapat disimpulkan desain pembelajaran adalah praktek penyusunan media teknologi komunikasi dan isi untuk membantu agar dapat terjadi transfer pengetahuan secara efektif antara guru dan peserta didik. Proses ini berisi penentuan status awal dari pemahaman peserta didik, perumusan tujuan pembelajaran, dan merancang “perlakuan” berbasis-media untuk membantu terjadinya transisi. Idealnya proses ini berdasar pada informasi dari teori belajar yang sudah teruji secara pedagogis dan dapat terjadi hanya pada siswa, dipandu oleh guru, atau dalam latar berbasis komunitas.
Kemp, Morrison and Ross menjelaskan bahwa hanya ada empat esensi komponen dalam desain pembelajaran, yaitu peserta didik, tujuan, metode dan evaluasi. Untuk itulah dalam mendesain pembelajaran di masa pandemic covid-19 ini harus memperhatikan keempat komponen tersebut.
1. Peserta didik
Peserta didik sebagai real costumer, memang harus mendapatkan pelayanan prima dari para guru. Dalam menentukan desain pembelajaran dan mata pelajaran yang akan disampaikan perlu diketahui bahwa yang sebenarnya dilakukan oleh para desainer adalah menciptakan situasi belajar yang kondusif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan peserta didik merasa nyaman dan termotivasi dalam proses belajarnya. Peserta didik sebelum dan selama belajar dapat dipengaruhi oleh berbagai factor baik fisik maupun mental, misalnya kelelahan, mengantuk, bosan, dan jenuh. Hal ini akan mengurangi kosentrasi peserta didik dan sudah tentu akan terjadi reduksi dalam penyerapan materi yang juga mempengaruhi daya tangkap untuk memahami materi. Terlebih dimasa pandemic ini peserta didik dituntut untuk lebih banyak belajar secara mandiri dan banyak kelonggaran. Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi mutu belajar peserta didik adalah tampilan materi ajar, media pembelajaran dan gaya penyampaian guru dalam menyampaikan materi.
2. Tujuan
Setiap rumusan tujuan pembelajaran selalu dikembangkan berdasarkan kompetesi atau kinerja yang harus dimiliki oleh peserta didik jika ia selesai belajar. Seandainya tujuan pembelajaran atau kompetensi dinilai sebagai sesuatu yang rumit, maka tujuan pembelajaran tersebut dirinci menjadi subkompetensi yang dapat mudah dicapai. Dilain pihak desain pembelajaran memadukan kebutuhan peserta didik dengan kompetensi yang harus dikuasai dengan persyaratan tertentu dalam kondisi yang sudah ditetapkan.
3. Metode
Metode terkait dengan stratei pembelajaran yang sebaiknya dirancang agar proses belajar berjalan mulus. Metode adalah cara-cara atau teknik yang dianggap jitu untuk menyampaikan materi ajar. Dalam desain pembelajaran langkah ini sangat penting karena metode inilah yang menentukan situasi belajar yang sesungguhnya. Di lain pihak kepiawaian seorang desainer pembelajaran juga terlihat dalam cara menentukan metode. Pada konsep ini metode adalah komponen strategi pembelajaran yang sederhana. Metode dapat dikombinasikan dengan model pembelajaran yang digunakan. Guru dapat mendesain pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran yang efektif misalnya discovery learning, problem based dan project based learning.
4. Evaluasi
Konsep ini menganggap menilai hasil belajar peserta didik sangat penting. Indikator keberhasilan pencapaian suatu tujuan belajar dapat diamati dari penilaian hasil belajar. Seringkali penilaian dilakukan dengan cara menjawab soal-soal objektif. Penilaian juga dapat dilakukan dengan format non soal, yaitu dengan instrument pengamatan, wawancara, kuesioner dan sebagainya.
Kondisi pandemi COVID-19 ini membuat tantangan dalam pembelajaran semakin besar. Guru dituntut untuk mampu melaksanakan pembelajaran dengan baik dengan berbagai cara seperti melalui pembelajaran dalam jaringan. Banyaknya keluhan yang muncul selama pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi yang membuat guru dan institusi pendidikan berbenah memperbaiki pola pembelajaran yang ada. Selain itu, pada masa pandemi ini guru sebagai lingkungan paling dekat di luar orang tua berperan penting dalam menjaga psikososial anak. Perlunya guru tetap hadir menyapa melalui berbagai media seperti media daring membuat anak merasa terus diperhatikan. Guru dituntut harus terus menjalankan perannya secara profesional, personal dan sosial. Di sini guru dituntut untuk adaptif dalam mengantarkan materi edukasi dan stimulasi terhadap anak dengan memanfaatkan berbagai macam cara termasuk memanfaatkan teknologi.
Menyikapi permasalahan pembelajaran dimasa pandemic covid-19, PPPPTK Pkn dan IPS sebagai Unit Pelaksanan Teknis dalam pengembangan dan peningkatan kompetensi guru memberikan pelatihan guru – guru PKn dan IPS untuk dapat merancang pembelajaran dimasa pandemic ini berbasis pada kebutuhan siswa. Guru diasah kemampuannya mendesain pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran discovery learning, problem based learning dan project based learning. Guru juga diberikan pengetahuan bagaimana merancang inovasi media pembelajaran yang tepat guna sesuai dengan karakteristik siswa nya masing-masing. Guru tidak mesti memaksakan diri menggunakan aplikasi canggih, media dengan teknologi mutakhir yang hanya sekedar memandang agar dikatakan tidak ketinggalan zaman, namun pelatihan ini menitikberatkan guru harus memperhatikan karakteristik peserta didik masing-masing. Karena satu sekolah dengan sekolah yang lain tentu memiliki karakter peserta didiknya berbeda-beda.
Selain itu melalui pelatihan tersebut guru – guru juga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan pembelajaran yang dihadapi siswa dan Meningkatkan kemampuan terhadap pemenuhan dukungan dari lingkungan social baik orang tua dan masyarakat.
Pada akhirnya Usaha yang dilakukan PPPPTK PKn dan IPS ini sudah sangat tepat, mengingat Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Berbasis Kebutuhan Siswa ini merupakan cara agar proses kegiatan peningkatan kompetensi guru selama darurat COVID-19 tetap berjalan dan mampu memberikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik dan tenaga kependidikan, yang bermuara pada dukungan psikososial terhadap peserta didik dan orang tua/wali. Semoga pandemi covid-19 ini cepat berlalu dan peserta didik dapat segera kembali kesekolah.
Oleh : Arifiansya Budiman, M.Pd.
Guru IPS SMP Negeri 9 Prabumulih
(YANSAH)
Hidayat Chan
14 Feb 2026
Post Views: 430 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, menghadiri secara langsung prosesi Wisuda Sarjana Strata-1 Universitas Islam Labuhanbatu (UNISLA) Angkatan XIX Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Suzuya Rantauprapat, Sabtu (14/02). Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Labuhanbatu, perwakilan LLDIKTI Wilayah Sumatera Utara, pengurus Yayasan UNISLA, perwakilan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, …
Hidayat Chan
12 Feb 2026
Post Views: 363 Labuhanbatu,PIRNAS.COM -Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2027. Acara yang menjadi langkah awal penyusunan rencana pembangunan ini digelar di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati, Kamis (12/2/2026). Dalam arahannya, Wabup menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian dari rangkaian …
Hidayat Chan
25 Jan 2026
Post Views: 335 PIRNAS.COM|Labuhanbatu -PS KORPRI Labuhanbatu sukses meraih kemenangan meyakinkan usai menaklukkan HRS FC dengan skor 2–0 pada laga Turnamen Sepak Bola Ramadhan Cup 2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Binaraga Rantauprapat, Minggu (25/01). Sejak peluit awal dibunyikan, laga berlangsung sengit dan kompetitif. PS KORPRI Labuhanbatu yang diketuai Irwanda Lubis tampil dominan dengan permainan …
Hidayat Chan
23 Jan 2026
Post Views: 31 PIRNAS.COM|LABUHANBATU-Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Republik Indonesia Kantor Wilayah Sumatera Utara menggelar rapat identifikasi dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) bertempat di Ruang Rapat Bupati, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (23/01). Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sumatera Utara, Dr. Flora Nainggolan, dan dihadiri oleh Kepala Bagian …
Hidayat Chan
23 Jan 2026
Post Views: 30 PIRNAS.COM|Labuhanbatu– Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Labuhanbatu sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam penataan aset dan penyelesaian konflik agraria di wilayah kabupaten Labuhanbatu. Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang rapat Bupati Labuhanbatu jalan SM Raja Rantauprapat, Jum’at 23/1/2026 ini dihadiri oleh unsur pimpinan Forkopimda, …
Hidayat Chan
23 Jan 2026
Post Views: 345 PIRNAS.COM|Labuhanbatu -Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses I DPRD Labuhanbatu Masa Persidangan I Tahun Persidangan II 2025. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sidang DPRD Labuhanbatu, Jalan SM. Raja, Kecamatan Rantau Selatan, Jumat (23/1/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu, H. Andi …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.