- BeritaSemarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai
- BeritaBerondolan Sawit Berujung Luka Tembak, Oknum Polisi di Perkebunan Milano Labuhanbatu Jadi Sorotan Warga
- BeritaArogansi Oknum Satpam RSUD Rantauprapat: Halangi Wartawan Cari Informasi, Manajemen Malah Bungkam!
- BeritaSatresnarkoba Tangkap Pemilik 1,46 Gram Sabu di Bilah Hulu Labuhanbatu
- BeritaTak Beri Ampun! Usai Tangkap 3 Pelaku, Satres Narkoba dan BNNK Bakar Habis Pondok
- BeritaBupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”
- BeritaSatres Narkoba Polres Labuhanbatu GSN di Kampung Jawa, Warga Beri Apresiasi
- BeritaTutup Gebyar Pendidikan, Bupati Maya: Majukan Labuhanbatu Cerdas
- BeritaKejari Labuhanbatu Disorot: 4 Bulan Dumas LSM Elang Mas Mandek, Kasi Intel Dinilai ‘Melempem’

Beban Orang Tua Siwa, Tak Punya Android, Siswa Belajar Dengan Sistem Daring
PIRNAS.COM | MEDAN – Beban berat kalangan orangtua siswa di saat ini sangat sulit, dan di tambah beban himpitan ekonomi serta ruang kerja bagi orangtua saat ini terbatas, hal ini keluh kesah orangtua siswa, mengaku kesulitan akibat pemerintah menerapkan proses belajar mengajar dengan metode pembelajaran daring (dalam jaringan).
Kesulitan para orangtua siswa tersebut dimulai dari tak mampu beli android, kuota internet dan bahkan ada daerah yang belum masuk jaringan internet sehingga kegiatan belajar mengajar secara online menjadi terkendala bagi sebagian siswa khususnya di daerah ekonomi lemah seperti pesisir Medan Utara.
R,Sarigih warga canang, Kecamatan Belawan II, berprofesi sebagai buruh harian lepas, Kamis (23/07) mengaku memiliki 3 orang anak yang sedang duduk di bangku sekolah, merasa kesulitan untuk mendapatkan android akibat keterpurukan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19, ditambah lagi dirinya sudah lima bulan tidak memiliki kegiatan kerja.
“Anak saya 3 orang sekolah, Hp saya kasih sama kakaknya. Namun terpaksalah kakaknya yang saat belajar bergantian memakainya,Yang satu itulah digunakan anak saya ganti-gantian. Namun, anak saya sering berantam ketika pas waktu belajarnya bersamaan,” terang R,Saragih.
“Beban Berat Dalam Kurun Sejarah Pendidikan”
R,Saragih, karena tak mampu beli kuota internet, dirinya juga merasa sangat berat karena terpaksa harus beli paket karena biar bisa anaknya belajar dimana saat ini kurun dalam sejarah pendidikan seperti ini dan belum tau entah sampai kapan bisa normal kembali.
“Anak saya kalo setiap mau belajar online harus bergantian dan sering ribut terus, pas paket habis terkadang mereka cari wifi temannya untuk berbagi hotspot, karena saya gak punya uang untuk beli paket internet,” kata R,Saragih.
Kesulitan yang sama juga di rasakan oleh zul, warga Martubung, mengaku jika dirinya tak mampu untuk membeli android untuk mendukung pembelajaran anaknya secara online.
“Saya memang gak punya uang untuk membeli android, kalau saya paksakan bisa-bisa kami gak makan lagi, mana lagi uang sekolah anak saya yang SMP belum bayar 5 bulan, karena selama 5 bulan sudah tidak ada kegiatan kerja saya, belom lagi untuk beli paketnya,” ujar zul.
“Dimensi hidup sulit para orang tua”
Rindu Butar Butar ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Medan Belawan, mengatakan, Kamis (23/07) jika orang tua siswa di desa masih banyak yang belum memiliki android sehingga terkendala proses belajar mengajar secara online.
“Di daerah pesisir Medan Utara, ini orangtua siswa sudah ada memiliki andorid, namun sebagian, masih banyak orangtua siswa yang belum punya android, ada memang HP mereka, tapi HP biasa bukan andoroid ” jelas Rindu Butar Butar.
Kendala dalam pembelajaran sistem online juga dirasakan hampir seluruh siswa yang berdomisili di desa dan sebahagian pinggiran Kota Medan, serta Sumatera Utara pada umumnya, sebab di Desa dan pinggiran kota jaringan internet, belum tentu punya signal.
“Pertemuan Terbatas”
Sistem pembelajaran dengan sistem Luring ini, pihak sekolah membuat pertemuan atara guru dan siswa disejumlah titik yang telah ditentukan dengan jumlah yang sangat terbatas sehingga tidak terkesan ada kerumunan dan membuat pertemuan konsultasi 1 kali dalam 1 minggu per siswa.
“Orangtu siswa telah di undang pihak sekolah akan membuat pertemuan di sejumlaah titik yang tidak menjurus berkerumun di ruang sekolah karena yang dilarang bersentuhan dan menjaga jarak, serta menggikuti protokol kesehatan dengan jumlah pertemuan tidak lebih dari 1 per siswa persatu minggu.
Jadi teknik pertemuan ini kita kelola dengan baik. jadi ini sifatnya koordinasi antara guru dengan siswa. Kalau guru dan siswa gak ketemu bagaimana?
karena untuk konsultasi pelajaran,” kata Rindu Butar Butar.
(LIS/TIM)
Hidayat Chan
11 Okt 2026
Post Views: 54 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …
Hidayat Chan
09 Okt 2026
Post Views: 67 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …
Hidayat Chan
07 Okt 2026
Post Views: 83 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …
Hidayat Chan
06 Okt 2026
Post Views: 72 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …
Hidayat Chan
02 Okt 2026
Post Views: 411 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …
Hidayat Chan
30 Sep 2026
Post Views: 83 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus mendorong pengembangan olahraga sekaligus pembinaan atlet muda di daerah. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen Bulutangkis Piala Bupati dan PBSI Labuhanbatu Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, di GOR Rantauprapat, Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Bilah Barat, …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.