Home » Daerah » Alat Rapid Tes Asal Belanda Di Deliserdang Digunakan

Alat Rapid Tes Asal Belanda Di Deliserdang Digunakan

Pirnas.com 20 Mei 2020

PIRNAS.COM | DELISERDANG – Para anggota DPRD Deliserdang dan para pegawai di Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Deliserdang menjalani rapid test Covid-19 asal produksi dari Belanda, Selasa (19/5).

Terhitung di DPRD Deliserdang ada 50 orang anggota dewan dan 32 orang pegawai Sekwan. Namun hingga ditutup pukul 12:30 hanya 46 orang yang ikut melakukan rapid test terdiri dari anggota DPRD 16 orang dan pegawai 30 orang. Hasil sebanyak 7 orang anggota DPRD dinyatakan reaktif dan 4 orang pegawai reaktif.

Sementara itu Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista menyebutkan hingga ditutup pukul 12:30 hanya sebanyak 46 orang yang ikut melakukan rapid test terdiri dari anggota DPRD 16 orang dan pegawai 30 orang.“Hasil sebanyak 7 orang anggota DPRD dinyatakan reaktif dan 4 orang pegawai reaktif,” katanya.

Ade Budi Krista pun menyebutkan, ke-11 orang yang dinyatakan reaktif tersebut akan dilakukan pengambilan swab pada Rabu (20/5).“Untuk pengambilan swab dijadwalkan besok hari. Kemudian akan dilakukan isolasi mandiri,” ungkapnya.

Dijelaskan Ade, untuk alat rapid tes berasal dari Belanda dan mengenai reaktif Ade menyebutkan artinya dalam tubuh seseorang sudah terdapat antibody yang terbentuk karena terpapar virus.

Tetapi virus jenis apa belum diketahui. Sehingga harus dilakukan swab/pcr (Polymerase Chain Reaction) untuk memastikan jenis virusnya. Untuk yang non reaktif lanjut Ade artinya juga bukan berarti aman. Sampai saat ini belum terpapar virus dan harus dijaga ke depan agar semakin disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Sementara itu anggota DPRD Deliserdang yang hasil rafid tesnya non reaktif, Gambo Tarigan bersyukur hasilnya non reaktif. Iapun mengakui adanya rafid tes ini merupakan langkah yang sangat efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Adanya ini sangat bermanfaat untuk deteksi dini mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Deliserdang. Ya kita sangat setuju sekali adanya rapid test ini, semoga ini dapat berlanjut hingga ke setiap desa untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini,” harapnya.

Sementara ditempat terpisah Sekdakab Deliserdang Darwin Zein menyebutkan bahwasanya di Kecamatan Percut Seituan pihaknya telah melakukan rapid tes massal untuk masyarakat umum hasilnya ada sebanyak 18 orang yang dinyatakan reaktif.

“Jadi tadi di Percut sebanyak 81 dilakukan rapid test yang reaktif 18 dan yang sudah di swab 16. Artinya dari Sempel yang ada yang di rapid lebih 25 persen reaktif dan ini tidak menutup kemungkinan ada beberapa orang nantinya hasil swab positif Covid-19,” katanya.

Untuk itu Darwin Zein menghimbau agar masyarakat untuk tetap jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan mengunakan masker. “Maka dihimbau warga Deliserdang khususnya Kecamatan Percut Seituan ketika keluar untuk memakai masker dan patuhi protokol kesehatan,” imbaunya.

(A16/A01/Jh)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 17 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 83 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 81 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 86 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 75 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 422 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler