- BeritaGrebek Barak Keling, Polres Labusel Sita 25,99 Gram Sabu
- LabuselWarga Tugu Sari Resah, Polisi Diminta Tindak Tegas Dugaan Peredaran Sabu
- BeritaDari Aduan 110 ke Aksi Nyata, Jembatan “Merah Putih” Resmi Dibangun
- BeritaDARURAT NARKOBA DI PANAI TENGAH: SOSOK “BC” DIDUGA JADI KANDANG DEWA, KINERJA POLSEK DIPERTANYAKAN WARGA
- BeritaMarkas Narkoba di Desa Teluk Sentosa Diobrak-abrik Petugas! Oknum ASN Tergulung
- BeritaGempur Peredaran Gelap Narkotika, Polsek Bilah Hilir Gerebek Dusun Bomban Bidang
- BeritaPOLSEK BILAH HILIR GERAK CEPAT GELAR GSN DI DUSUN SIDOMULYO 1, PERIKSA RUMAH WARGA INISIAL B
- BeritaGrebek Warung Doorsmeer Polres Tapsel Bekuk Dua Pengedar Sabu Siap Edar
- BeritaPolres Pelalawan Sikat Peredaran Sabu hingga ke Pelosok Desa

Hikmah Puasa Hari Ke 28, Meminta Pertolongan Allah Melalui Sabar dan Shalat
PIRNAS.COM | RIAU – Hikmah Puasa Hari Ke 28, Meminta Pertolongan Allah Melalui Sabar dan Shalat
Oleh :
Dr. Supardi, SH., MH., Als. Rd Mahmud Sirnadirasa ( Kajati Riau).
وَال صلََةَ وََال سلََ مَ عَََلَى محَ م دَ وََاٰلِهَِ مََعََ اَلت سْلِيْمَِ وََبِهَِ نََسْتَعِيْ نَ فَِى تََحْصِيْلَِ اَلْعِنَايَةَِ اَلْعَآ مةَِ وََالْهِدَايَةَِ اَلت آ مةَِ، آَمِيْنََ يََا رََ بَ اَلْعَالَمِيْنََ
Bismillâhirrahmânirrahîm, Wasshalâtu wassalâmu ‘alâ Muhammadin wa âlihî ma’at taslîmi wabihî nasta’înu fî tahshîlil ‘inâyatil ‘âmmati wal-hidâyatit tâmmah, âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn.
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, kepadaNya kami memohon pertolongan dalam mencapai inayahNya yang umum dan petunjukNya yang sempurna, âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn“.
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT. Setiap manusia dalam hidupnya pasti mengalami saat-saat dimana ia merasakan kelapangan, atau di saat lain merasakan kesempitan. Satu saat terkadang senang, di saat lain datang kesusahan.
Suatu waktu datang penderitaan, dan di waktu yang lain datang kebahagiaan. Sebagai manusia, aneka macam keadaan yang dialaminya tersebut sungguh sangatlah wajar dan manusiawi. Susah lalu senang, menderita sesaat, lalu tidak lama kemudian muncul rasa bahagia.
hingga sebaliknya, dan terus berulang-ulang. Keadaan manusia yang berubah-ubah itu menuntut kesiapan manusia untuk menghadapinya dengan tetap berada pada pengawasan dan ta’abbud kepada Allah SWT. Bergantung dan ta’abbud (menghamba) kepada Allah SWT tidak boleh berubah meski aneka keadaan yang menimpa dirinya berubah-ubah. Allah SWT berfirman:
مَا أَََصَابَكََ مََِنَْ حَََسَنَ ةَ فَََمِنََ اََللَِّٰ وََََۖمَا أَََصَابَكََ مََِنَْ سَََي ئَ ةَ فَََمِنَْ نَََفْسِكََ وََََۚأَرْسَلْنَاكََ لَََِلن اسَِ رَََ سولًَََََۚ
وَكَفَىَٰ بَِاللَِّٰ شََهِيدًا ۞َ
“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi”. (QS. An-Nisã [4]: 79) Allah SWT menggunakan terminologi “Mushîbah” terhadap segala hal yang menimpa dan memunculkan rasa dalam diri manusia.
Ketika manusia berada pada kesenangan dan kelapangan, itu berarti ia berada pada mushîbah hasanah. Lalu ketika ia berada pada kesempitan, kesulitan, penderitaan, kesedihan, dan kemalangan, maka itu berarti ia berada pada mushîbah sayyi’ah.
Dalam hal mushîbah hasanah, barangkali banyak dari kita yang sering justru malah lupa diri bahwa keadaan itu adalah nikmat dan anugerah Allah SWT. Namun kebanyakan dari kita justru hanya menganggap bahwa mushîbah sayyi’ah adalah dari Allah SWT.
Hal itu menyebabkan kita menjadi tidak memasuki suatu area dimana kita memohon ampun atas kesalahan dan dosa, serta tidak bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Temukanlah dahulu sebuah ruang dimana ketika mushîbah sayyi’ah itu terjadi dan kita merasakan penderitaan, maka kita mesti memulai dulu dengan beristighfar (mohon ampunan), baru setelah itu masuk ke dalam sikap sabar dan shalat.
Hal itu jika kita berpegang teguh dan meyakini bahwa “sabar dan shalat” adalah sebagai metodologi untuk mendatangkan pertolongan Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT:
وَاسْتَعِين وا بَِال صبْرَِ وََال صلََةَِ وَََۚإِن هَا لََكَبِيرَةَ إَِ لَ عََلَى اَلْخَاشِعِينََ ۞ََ
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah [2]: 45) Pemahaman letterlijk, ayat di atas itu adalah “mintalah pertolongan kepada Allah SWT melalui metodologi sabar dan shalat“. Dan Allah SWT menjelaskan tata-caranya, yakni dengan kekhusyu’an.
Sebab sabar dan shalat di saat kita berada pada keadaan yang sulit adalah sesuatu yang berat. Namun justru sebaliknya, seolah Allah SWT mengajarkan dan memberikan petunjuk bahwa hal itu sebenarnya mudah, yakni dengan metodologi “khusyu’“.
Selain sebagai tanggungjawab kita sebagai manusia, sabar dan shalat adalah dua keadaan yang justru sangat mendorong kita menjadi dekat kepada Allah SWT.
Sabar berasal dari kata “ash-Shabru” yang berujung pada kata “ash-Shabûr” (Maha Sabar) yang merupakan Nama Allah SWT yang baik (al-Asmãu al-Husnã).
Jadi, “batas” sikap sabar adalah ketak-terbatasan. Sikap sabar yang dimunculkan manusia akan berujung pada ketak-terbatasan Sifat Maha Sabar Allah SWT yang terkandung dalam kata “ash-Shabûr”.
Karena itu, sifat sabar yang dimunculkan dan dipegang erat dalam diri manusia justru bersifat aktif (bukan pasif). Bersifat aktif maksudnya adalah jiwanya “bergerak aktif” menuju dan mendekat kepada Sang Maha Sabar, yakni Allah SWT.
Jika seseorang ditanya, dimanakah batas kesabaran manusia? Jawabnya, “batas” kesabaran manusia berada pada ketak-terbatasan Sang Maha Sabar (Allah SWT). Allah SWT berfirman:
يَا أََيُّهَا اَل ذِينََ آَمَن وا اَسْتَعِين وا بَِال صبْرَِ وََال صَلََةَِ إَََِۚ نَ اَللََّٰ مََعََ اَل صابِرِينََ۞ََ
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Baqarah [2]: 153) Kemudian dalam kata shalat, Allah SWT menjelaskan sebuah literatur cara untuk mendekati dan sampai kepada-Nya. Kata dasar “Shalat” dalam bahasa Arab berasal dari kata kerja (fi’lun) “shallã – yushallî”, yang artinya menyambungkan atau menghubungkan. Allah SWT berfirman:
إِ نَ اَللََّٰ وََمَلََئِكَتَهَ يَ صَلُّونََ عََلَى اَلن بِ يَِ يَََۚا أََيُّهَا اَل ذِينََ آَمَن وا صََلُّوا عََلَيْهَِ وََسَلِ موا تََسْلِيمًا ۞َ
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzãb [33]: 56) Dalam ayat tersebut disebutkan kata “yushallûna” yang berarti “shalat”. Ia berkedudukan sebagai kata kerja dengan dhamir jama’ mudzakkar salim, yakni Allah SWT dan para Malaikat-Nya “shalat” (tersambung / terhubung) kepada Nabi SAW. Lalu Allah SWT memerintahkan orang beriman untuk “Shalat” (menyambungkan / menghubungkan dirinya) kepada Nabi SAW.
Jadi, dalam mafhûm al-mukhãlafah (pemahaman terbalik) seolah Allah SWT mengatakan: “… Hai orang-orang yang beriman, sambungkanlah jiwamu kepada Nabi, karena Nabi tersambung (terhubung) kepada-Ku”.
Dengan demikian, sabar dan shalat adalah dua terminologi yang dalam khazanah kejiwaan manusia merupakan sebuah kekuatan Allah SWT yang “disematkan” di dalam diri manusia. Sehingga penderitaan yang dialami manusia, jika dihadapi dengan sabar dan shalat, adalah sebuah “arena” pembentukan jiwa yang kokoh yang bakal “tahan/kebal” dari fluktuasi rasa manusia yang
kadang senang kadang susah, kadang menderita kadang bahagia, kadang sempit kadang lapang. Terminologi sabar dan shalat adalah dua keadaan yang bertujuan untuk mendorong diri kita untuk mendekati Allah SWT.
Karena itu, dua keadaan tersebut harus dimasuki dengan terlebih dahulu membuka pintu kesadaran dengan mengembalikan segala sesuatunya hanya kepada Allah SWT. Bahwa semua kita adalah milik Allah SWT dan akan kembali kepada Allah SWT.
Orang yang bersabar dikategorikan oleh Allah sebagai orang yang lulus ujian. Kepada mereka Allah SWT akan memberikan kabar gembira. Sebagaimana janji-Nya:
وَلَنَبْل وَن كمَْ بََِشَيْ ءَ مََِنََ اََلْخَوْفَِ وَََالْ جوعَِ وَََنَقْ صَ مََِنََ اََلَْْمْوَالَِ وَََالَْْنْف سَِ وَََالث مَرَاتَِ وََََۗبَ شرَََِ
ال صابِرِينََ ۞ََ
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Baqarah [2]: 155) Lalu Allah SWT memberikan kualifikasi orang yang lulus ujian itu dengan kalimat:
ال ذِينََ إَِذَا أََصَابَتْ همَْ مصِيبَةَ قََال وا إَِن ا للَِّ وََإِن ا إَِلَيْهَِ رَََاجِع ونََ ۞َ
“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan:
“Innã lillãhi wa innã ilaihi rãji’ûn (Sesungguhnya kami milik Allah, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kami semua akan kembali”. (QS. Al-Baqarah [2]: 156) Itulah kabar gembira yang Allah maksudkan untuk diberitakan kepada orang-orang yang lulus ujian atau lulus fit and proper test untuk dikualifikasikan sebagai orang-orang yang sabar.
Orang-orang yang berkualifikasi sabar adalah orang-orang yang sangat dekat dengan Allah SWT. Sehingga saking dekatnya, semua doanya akan dikabulkan, kebutuhannya dipenuhi, dosa-dosanya diampuni dan hatinya menjadi kokoh dan diletakkan pada genggaman Allah SWT.
Allah SWT memberikan “lencana” bagi orang-orang yang sabar dengan “lencana keberkatan”. Orang yang diberkati adalah orang selalu dinaungi rahmat Allah SWT.
Jiwanya selalu tersambung dengan Rasulullah SAW, Allah SWT dan para Malaikat-Nya. Dengan begitu, sepanjang jalan hidupnya akan selalu diberikan petunjuk menuju jalan yang lurus.
أ ولَٰئِكََ عََلَيْهِمَْ صََلَوَا تَ مَِنَْ رََب هِمَْ وََرَحْمَةَ وَََۖأ ولَٰئِكََ ه مَ اَلْ مهْتَ دونََ ۞َ
“Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”. (QS. Al-Baqarah [2]: 157). Dalam kesempatan lain, Allah SWT menegaskan untuk orang-orang yang sabar dengan imbalan pahala tak terhingga:
إِن مَا يَ وَف ى اَل صابِ رونََ أََجْرَ همَْ بَِغَيْرَِ حَِسَا بَ ۞َ
“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar akan dipenuhi pahala mereka tanpa hitungan.” (QS. Az-Zumar [39]: 10) Semoga kita dikategorikan oleh Allah SWT termasuk orang-orang yang berkualifikasi sebagai orang sabar. Ãmîn yã Rabbal ‘ãlamîn. Mari kita tutup artikel ini dengan do’a:
رَب نَا أََفْرِغَْ عََلَيْنَا صََبْرًا وََثَب تَْ أََقْدَامَنَا وََانْ صرْنَا عَََلَى اَلْقَوْمَِ اَلْكَافِرِينََ ۞َ
Rabbanã afrigh ‘alainã shabraw wa tsabbit aqdãmanã wanshurnã ‘alal qaumil kãfirîn “Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami dari (kedzhaliman) orang-orang kafir.” Ãmîn yã Rabbal ‘ãlamîn. Wallãhu A’lamu bish-Shawaãb
Pekanbaru, 19 April 2023
Hidayat Chan
24 Apr 2026
Post Views: 4 LABUSEL,PIRNAS.COM – Jajaran Polres Labuhanbatu Selatan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dalam operasi yang digelar pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, tiga orang tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti sabu seberat total 25,99 gram bruto. Pengungkapan kasus tersebut berlangsung di Barak Keling, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan …
admin 2
23 Apr 2026
Post Views: 9 Labuhanbatu Selatan, Pirnas.com – Sebagai tindak lanjut atas respons cepat terhadap aduan masyarakat terkait jembatan nyaris roboh di Dusun Bunut Pekan, pembangunan jembatan pengganti kini resmi dimulai. Pada Rabu, 22 April 2026, Kapolsek Torgamba, Sunipan Gurusinga, S.H., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan “Merah Putih” sebagai tanda dimulainya pembangunan infrastruktur tersebut. Kegiatan …
Hidayat Chan
22 Apr 2026
Post Views: 11 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Reputasi aparat penegak hukum (APH) di wilayah hukum Polsek Panai Tengah kini berada di ujung tanduk. Sosok BC alias Bincar, yang santer disebut sebagai “raja kecil” peredaran narkoba di Desa Teluk Sentosa, diduga tidak hanya menjalankan bisnis sabu secara rapi, tetapi juga memperluas gurita bisnis haramnya ke sektor pengolahan Minyak Kotor …
Hidayat Chan
21 Apr 2026
Post Views: 15 LABUHANBATU,PIRNAS.COM – Komitmen Polres Labuhanbatu dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Panai Tengah berhasil menggerebek sebuah rumah kosong yang dijadikan lokasi transaksi sabu di Dusun II, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, pada Senin (20/4/2026). Dalam operasi tersebut, tim opsnal mengamankan seorang oknum ASN kantor kecamatan Panai Hulu …
Hidayat Chan
21 Apr 2026
Post Views: 15 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Komitmen Polres Labuhanbatu dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan lewat aksi nyata di lapangan. Personel Polsek Bilah Hilir melancarkan operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Dusun Bomban Bidang A, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Senin (20/4/2026). Operasi yang berlangsung dramatis pada pukul 17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek …
Hidayat Chan
21 Apr 2026
Post Views: 19 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Menindaklanjuti informasi dari media online, Polsek Bilah Hilir bergerak cepat menggelar Giat Sosialisasi dan Penindakan Narkoba (GSN) di Dusun Sidomulyo 1, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kegiatan dipimpin langsung Kanit Narkoba IPDA Martin Sihombing SH bersama personel Polsek Bilah Hilir. Tim melakukan pemeriksaan di …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.