Home » Berita » Dana Kelurahan Cair Di 153 Kelurahan Yang Ada Di Kota Makassar Di Duga Jadi Lumbung Korupsi

Dana Kelurahan Cair Di 153 Kelurahan Yang Ada Di Kota Makassar Di Duga Jadi Lumbung Korupsi

Pirnas.com 15 Des 2022

PIRNAS.COM | MAKASSAR – Di duga Dana Kelurahan ( DAKEL ) Kucur Senilai 150 Juta Di153 Kelurahan Di Kota Makassar Tidak difungsikan dengan sesuai tupoksinya.

Dana kelurahan kucur senilai 150 juta di 153 keluarhan yang berada di kota Makassar tidak di fungsikan dengan baik,Salah satunya yang ditemukan di kelurahan pabatang kecamatan mamajang kota Makassar itu melakukan pekerjaan paving blok yang dinalai tidak selesai dari jumlah meternya.

Adapun kucuran dana kelurahan ini seharusnya di ketahui oleh RT/RW setempat,serta masyarakat,namun pada nyatanya nanti mereka mengetahui dana tersebut ada ketika pekerjaan paving blok itu dikerjakan kisaran 60 persen.

Dimana aturan dalam mengelolah anggaran dana kelurahan tersebut itu yang dapat digunakan yakni berupa paving blok,,gorong–goring,,serta sarana dan prasana seperti pelatihan menjahit,dan pengajian, Bilamana anggaran tersebut memiliki sisah maka wajib dikembalikan ke pemerintah kota dengan melampirkan surat pertanggungjawaban ( SPJ ).

Namun sangat disayangkan yang dikerjakan hanya satu item saja yakni pengerjaan paving blok,Itu pun tidak sesuai dari jarak yang sudah ditetapkan,sesuai hasil rapat,Dimana sisa dari anggaran kelurahan ini masih ada sebanyak kurang lebih 40 jutaan,

Menurut salah satu oknum kelurahan saat kami konfirmasi berkata sisa dari anggaran ini kami kembalikan ke pemerintah kota Makassar,”ungkap operator kelurahan,namun sangat kami sayangkan ketika kami meminta bukti Laporan Pertanggungjawaban ( LPJ ),”

Malah yang kami di perlihatkan itu berupa pembayaran PBB dan surat penyetoran sisa tu kegiatan pemberdayaan masyarakat di kelurahan pabatang dengan no SP2D,03113/SP2D/TU/XI/2022 Tanggal 3 November 2022.

Dilain sisi awak media mempertanyakan,Kenapa pada waktu dana masuk di rekening bendahara kelurahan tidak diadakan pertemuan kepada tokoh makasyarakat dalam hal ini RT/RW,”jawab Bu Lurah kami panggiji pak disaat dimulainya pekerjaan paving blok,”ungkap Lurah,”

Nampak jelas ketika beberapa awak media mulai melakukan pertanyaan yang detail terkait tupoksinya DAKEL diperuntukkan untuk apa saja,Lanjut Bu Lurah,menjawab,” Jadi cairnya DAKEL ini kami gunakan untuk fisik senilai 100 juta dan untuk 50 juta kami gunakan melalui pelatihan pemandi jenazah sebanyak 5 kali,

Sangat kami herankan terkait dana 50 juta itu dengan sekejap dihabiskan untuk 5 kali pertemuan dalam melakukan pelatihan pemandi jenazah,'” Lanjut awak media luar biasa ini pihak kelurahan kalau anggaran 50 juta di 5 kali pertemuan itu bisa habis na kalah kalahki resesnya anggota dewan Bu lurah,” ungkap awak media.”‘

Patut diduga kucuran dana kelurahan ( DAKEL ) sebanyak 150 juta ini jadi lumbung korupsi oleh oknum pihak kelurahan,Bersama Pokmas,”

Selaku sosial kontrol diharap kepada pihak yang berwajib terkhusu di kepolisian bidang tindak pidana korupsi serta kejaksaan tinggi Makassar turun melakukan audit di 153 kelurahan yang ada di kota Makassar prihal penerimaan dana kelurahan ( DAKEL ). senilai 150 juta,”15/12/2022.

(TIM/RED)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Dulunya Papan Rapuh Kini Halus dan Kokoh, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Masuki Tahap Pemlasteran Rumah Ibu Karmila

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 45 SOLOK — Progres pembangunan sasaran fisik rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 0309/Solok terus menunjukkan perkembangan yang signifikan di lapangan. Setelah sebelumnya berhasil merampungkan pemasangan dinding batako, kini personel Satgas TMMD ke-130 langsung tancap gas memasuki tahap pemlasteran dinding pada …

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Bangun Fasilitas Air Bersih, Pengerjaan Capai Tahap Pengecoran Slof Bawah

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 36 SOLOK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0309/Solok terus menunjukkan progres yang signifikan di lapangan. Salah satu sasaran fisik prioritas yang digarap oleh Satgas TMMD adalah pembangunan fasilitas penyediaan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan fasilitas air bersih yang berlokasi di Jorong Guci IV, …

Tanamkan Cinta Tanah Air, Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Beri Wasbang Siswa SDN 01 Muaro Pingai

admin 2

21 Okt 2026

Post Views: 42 Di tengah Kesibukan melaksanakan tugas sebagai Satgas TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok Serka Ashari Nursa, memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi SDN 01 Muaro Pingai, di Jorong Guci IV, Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Selasa 20 Oktober 2026. Serka Ashari Nursa mengatakan, pemberian materi Wasbang kepada siswa Sekolah Dasar ini …

GSN Pondok Sawit Polsek Kualuh Leidong Amankan 3 Pria dan Belasan Gram Sabu

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 147 LABURA,PIRNAS.COM– Personel Polsek Kualuh Leidong, Polres Labuhanbatu, berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar di Dusun Sei Sentang I, Desa Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Dalam operasi yang berlangsung pada Senin dini hari tersebut, petugas mengamankan tiga orang pria beserta barang bukti belasan …

Jenazah Bayi Ditahan 16 Jam Demi Biaya Administrasi, Jurnalis Gelar Aksi Solidaritas

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 130 RANTAUPRAPAT,PIRNAS.COM — Sebuah tindakan yang dinilai tidak berprikemanusiaan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Jenazah bayi perempuan berusia 6 bulan bernama Nur Tata br Siregar dilaporkan sempat ditahan pihak rumah sakit selama kurang lebih 16 jam akibat keluarganya belum melunasi biaya administrasi sebesar Rp7,5 juta. Penahanan jenazah ini …

Tragedi RSUD Rantauprapat: Bayi Meninggal, Jenazah Ditahan 16 Jam karena Biaya

Hidayat Chan

20 Okt 2026

Post Views: 163 RANTAUPRAPAT, PIRNAS.COM – Potret buram pelayanan kesehatan kembali mencoreng institusi medis milik pemerintah Kabupaten. Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat diduga kuat menahan jenazah seorang bayi berusia 6 bulan bernama Tata, hanya karena orang tuanya yang miskin tidak mampu melunasi biaya administrasi sebesar Rp 7.495.770,-. Ironisnya, biaya fantastis mendekati Rp7,5 …

Kategori Terpopuler