Home » Hukum » Demontrasi Wartawan Jilid l 200 Orang, Jilid ll 500 orang Jilit lll Bisa Jadi 1000 Orang 10 Tahun Dana Publikasi Baru Sekarang Ada Temuan BPK Aneh Realisasinya Tidak Jelas Alasan WTP

Demontrasi Wartawan Jilid l 200 Orang, Jilid ll 500 orang Jilit lll Bisa Jadi 1000 Orang 10 Tahun Dana Publikasi Baru Sekarang Ada Temuan BPK Aneh Realisasinya Tidak Jelas Alasan WTP

Pirnas.com 11 Mar 2020

PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | LABUHAN BATU SELATAN – Sampai saat ini tidak ada juga penyelesaian antara wartawan yang bertugas di Labusel dengan pemerintah daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan sehingga para wartawan yang merupakan organisasi dunia tidak perduli pemerintah daerah mengakui atau tidak tentang keberadaan wartawan di masing masing media yang sudah berbadan hukum, baik yang berkantor di Jakarta, Medan mau pun di kabupaten yang pasti tidak ilegal, apa bila hal ini tidak juga di respon demo jilid lll akan berlangsung.

10 tahun dana publikasi dari pemerintah daerah Kabupaten Labusel yang di anggarkan melalui kehumasan tidak pernah ada masalah wajar dalam orasi wartawan menuding Kabag Humas dan Sekdakab bermain dana yang sudah di anggarkan 2,4 Milyar lebih tahun 2018 yang dibayarkan kepada para wartawan hanya uang berita sama uang koran itupun mingguan hanya di bayar Rp. 50.000,- perbulan, dana untuk liputan kegiatan bupati tidak ada, liputan husus tidak ada, sudah pasti jadi temuan karena diduga dana tersebut tidak tepat sasaran.

M Suyanto salah satu wartawan yang ikut unjuk rasa menyampaikan kekesalannya terhadap raibnya dana publikasi dan tidak tepat realisanya sehingga para insan pers yang bertugas di labusel tidak mendapat dana yang sudah dianggarkan dan sudah setujui DPRD 2,4 Milyar lebih tahun 2018 hanya beberapa ratus juta saja yang dibayarkan kepada para wartawan, selebihnya raib entah kemana.

“Ini sudah tentu diduga ulah oknum kabag humas dan sekdakab Labusel, demikian juga tahun 2019 nihil 2,9 Milyar lebih tidak dapat di cairkan alasan temuan BPK. Sudah begitu, beralasan lagi itu Kabag humas dengan santainya itu lah kalau uda WTP harus semua ada perbaikan”, kata Suyanto.

Pasalnya yang menjadi pertanyaan, sudah WTP kenapa masih ada penangkapan pejabat dugaan penyalahgunaan anggaran tahun-tahun sebelumnya.

“Ini perlu dipertanyakan kinerja BPK yang bertugas memeriksa keuangan di Pemkab Labusel kenapa ini menjadi temuan”, Ucap Suyanto.

Menurut sumber dari Inspektorat bahwa BPK yang memeriksa di seluruh SKPD tidak semua diperiksa, hanya beberapa SKPD saja yang di periksa dan nantinya diambil sampel apabila ada temuan.

“Dari mana dasarnya Pihak BPK dapat menyimpulkan Pemkab Labusel mendapat predikat WTP, ada apa Boss? hebat!”, Ucap Suyanto.

(007)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Kiamat Desak Kejari Labuhanbatu Tindaklanjuti Perintah Hakim Tipikor Untuk Memeriksa Muhammad Ridwan Dalimunthe

Hidayat Chan

03 Des 2025

Post Views: 65 Labuhanbatu||PIRNAS.COM-Lembaga Koalisi Independen Anti Mafia Terstruktur (Kiamat) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu untuk menindaklanjuti perintah Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait permintaan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) memeriksa Muhammad Ridwan Dalimunthe, yang diketahui merupakan menantu mantan Bupati Labuhanbatu, Tengku Milwan. Desakan tersebut disampaikan Kiamat melalui pernyataan resmi pada aksi unjuk …

Gaji Tak Dibayar, PTPN IV Kebun Gunung Pamela Dinilai Langgar Hak Pekerja

Hidayat Chan

29 Nov 2025

Post Views: 74 Serdang Bedagai|PIRNAS.COM-Manajemen PTPN IV Regional 1 Kebun Gunung Pamela kembali menjadi sorotan setelah diduga tidak membayarkan gaji salah seorang karyawannya, Pardomuan Zebfri Panjaitan, yang bekerja sebagai petugas keamanan (security). Kasus ini mencuat di tengah proses penyelesaian perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang saat ini masih berjalan di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten …

Maraknya Edaran Rokok Tanpa Cukai Di Kecamatan Silangkitang Labusel APH Di Minta Bertindak

Hidayat Chan

16 Agu 2025

Post Views: 236 PIRNAS.COM||Labuhanbatu -Peredaran rokok tanpa pita cukai (rokok ilegal) semakin marak di kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu selatan, Sumatera Utara. Produk yang diduga diselundupkan dari luar provinsi ini laris manis di pasaran karena harganya jauh lebih murah dibanding rokok resmi. Seorang konsumen bernama Edu, yang ditemui pada Jumat (8/6/2025), mengaku sudah setahun terakhir menjadi …

Upaya Mediasi Pasal Penyerobotan Tanah Milik Yahya Viktor Siregar Belum Ada Titik Temu 

Hidayat Chan

06 Agu 2025

Post Views: 241 PIRNAS.COM||Labuhanbatu -Upaya mediasi atas dugaan penyerobotan tanah milik Yahya Viktor Siregar (72) di Desa kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, berakhir buntu. Terlapor berinisial DS tidak mampu menunjukkan satu pun bukti sah kepemilikan lahan yang diperebutkan. Mediasi yang digelar di Aula Kantor Kepala Desa Kampung Padang pada Selasa (5/8/2025), atas inisiatif pemerintah …

Yahya Viktor Siregar  Lapor Ke Polres Labuhanbatu Atas Lahannya di Klaim DS Belum Diproses PolisiL

Hidayat Chan

22 Jul 2025

Post Views: 199 Labuhanbatu|| PIRNAS.COM-Yahya Viktor Siregar (72), warga Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, meminta keadilan atas dugaan penyerobotan tanah miliknya yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan hukum, meski sudah dilaporkan secara resmi ke Polres Labuhanbatu. Permintaan keadilan itu disampaikan Yahya saat berbincang dengan awak media di salah satu warung kopi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bakaran …

Kejari Labuhanbatu Tahan Kadis Pengendalian Kependudukan dan KB Terkait Dugaan Korupsi

Hidayat Chan

17 Jul 2025

Post Views: 206 PIRNAS.COM||Labuhanbatu-Beredar informasi Pihak Kejaksaan Negeri Labuhanbatu melakukan penahanan terhadap Kadis Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana berisial M, setelah dilakukan pemeriksaan Selasa (15/7) oleh pihak Penyidik Kejaksaan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi. Selain M, turut ditahan lima orang lainnya yang diduga sebagai rekanan dalam kasus ini. Mereka masing-masing berinisial ASP, PRM, …

Kategori Terpopuler