Home » Daerah » Polres dan Pemda Pasang Papan Larangan, Namun Para Penambang Illegal Tidak Menghiraukan

Polres dan Pemda Pasang Papan Larangan, Namun Para Penambang Illegal Tidak Menghiraukan

Pirnas.com 26 Des 2020

PIRNAS.COM | BOLMONG – Astaga, kasus pertambangan Illegal yang ada di penggunungan Potolo Desa Tanoyan Kecamatan Lolayan Bolmong terus menuai kritikan atas Perbuatan melawan Hukum dengan cara berulang (Recidive), terbukuti setelah beberapa bulan yang lalu (sekitar 3 bulanan-red), Pengadilan Negeri Kotamobagu menjatuhkan ponis 1 (satu) Tahun penjara dan denda Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) terhadap para pelaku Illegal Mining, namun dari jumlah terpidana tersebut tidak seorangpun yang menjalani Hukuman kurungan badan sesuai Putusan, atau dengan kata lain pihak Kejaksaan Negeri Kota Kotamobagu belum melakukan eksekusi atas Putusan itu, sehingganya dengan tidak dijalaninya Putusan tersebut, mereka sebagai terpidana dengan bebasnya melakukan kembali perbuatan yang sama (Illegal Mining) dalam lokasi yang sama pula (Lokasi Potolo-red). Sorotan dari berbagai Ormas mengenai proses penegakan Hukumnyapun datang silih berganti, tetapi dari pihak penegak Hukum seolah mengabaikannya.

Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI) Kota Kotamobagu melalui Sekretarisnya E.Maurits Lokong Derek menyoroti penegakan Hukum bagi para pelaku Illegal Mining yang seolah terjadi indikasi Pembiaran, dengan menyampaikan ; Para pelaku dengan bebasnya melakukan aktifitas seolah mereka telah memenuhi ketentuan sesuai prosedur pengolahan tambang yang berlaku,  olehnya dengan kejadian ini, kami dari Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI), yang diberikan tugas selaku telinga dan matanya Bapak Presiden Republik Indonesia, memberikan laporan kepada  “Pak Kapolri Jend.Polisi Drs.Idam Azis,Msi Agar Dapat Menindak Tegas Dugaan Ada Keterlibatan Aparat Hukum Membeking Para Pelaku PETI Di Lokasi Potolo”, sebab tidak mungkin seberani itu mereka melakukan pelanggaran yang sama, mereka lakukan penggusuran pegunungan melebihi perusahaan yang telah mengatongi izin pengolahan, keadaan seperti inilah membuat Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI) meminta dengan sangat kepada Bapak Kapolri, agar dapat memerintahkan untuk menangkap kembali para pelaku yang telah diponis terpidana oleh Pengadilan Negeri Kota Kotamobagu, adapun hasil investigasi dilapangan, terinformasi dengan jelas bahwa oknum  berinisial GL alias Gus, Terpidana pelaku Illegal Mining namun tidak di eksekusi kedalam tahanan, namun sebaliknya, oknum ini dengan bebasnya menggunakan sejumlah alat berat berupa Excavator berkapasitas besar memporak porandakan pegunungan Potolo Desa Tanoyan Selatan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, tegas Maurits Lokong.

Dalam penyampaiannya E.Maurits Lokong mempertanyakan pula mengenai maksud pemasangan Baliho yang bertuliskan Himbauan-Peringatan : “Stop Tambang Emas Illegal Area PETI Lokasi Potolo Karena Dalam Pengawasan Polda SULUT C.Q. Polres Kotamobagu, Kodim 1303/BM dan Pemda Bol-Mong, beserta dibubuhkannya Undang Undang Minerba Pasal 158 Nomor 4 Tahun 2009 Jo Pasal 55 KUHP hingga sanksi dendanya”, terpasang tepat dibahu jalan penghubung antar Desa arah dari Desa Tungoi tempat terpidana GL alias Gus tinggal menuju Desa Tanoyan Selatan dan seterusnya ke lokasi Potolo tempat aktifitas PETI. Sebegitu jelas dan terang benderangnya himbauan/peringatan itu, dan lebih mengherankan dan membuat banyak tanya, kenapa jika masyarakat kecil melakukan aktifitas dengan cara manual mereka langsung ditangkap kemudian dijebloskan kedalam tahanan, bukankah perusak yang nyata itu adalah yang mneggunakan alat berat berupa Excavator, namun mereka dibiarkan, penarapan Hukum semacam ini jelas tidak adil, hanya tajam kebawah, tapi tumpul  keatas, jika masyarakat tak berduit hanya berharap dari hasil tambang manual ditangkap, dan mereka yang berduit dibiarkan merusak tanpa mengatongi izin, dimana letak keadilan yang benar, ucap E.Maurits Lokong.

Untuk memenuhi perimbangan dalam pemberitaan, dari Pihak Media berusaha berkunjung ditempat  rumah kediaman GL alias Gus untuk mendapatkan tanggapan terkait adanya hasil investigasi kegiatan penambangan Illegal di lokasi Potolo, namun hingga berulang mengunjunginya tapi tidak berhasil terkomunikasi, dicoba melalui jaringan ceruller bernomor 0821 5579 7xxx juga telah dihubungi lewat whatsapp tapi tetap tidak berhasil terkomunikasi, media tetap menjamin hak jawab dari pemberitaan ini jika yang bersangkutan ingin mengklarifikasikan.

(**Agus)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ringkus Pengedar Sabu di NA IX-X, Amankan 72 Gram Barang Bukti

Hidayat Chan

21 Mei 2026

Post Views: 3 LABUHANBATU,PIRNAS.COM — Satres Narkoba Polres Labuhanbatu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria residivis kasus narkoba, Khaidir Sazly Hasibuan alias Azly (32), berhasil diringkus petugas saat membawa 15 bungkus plastik klip sedang berisi narkotika jenis sabu siap edar dengan berat bruto mencapai 72 gram. Penangkapan dilakukan di Lingkungan IV Ujung …

Komitmen Berantas Narkoba, Polres Labuhanbatu Gulung Pengedar Sabu di Jalan Nenas

Hidayat Chan

20 Mei 2026

Post Views: 9 PIRNAS.COM, LABUHANBATU —Upaya pemberantasan narkotika terus digencarkan oleh Polres Labuhanbatu. Kali ini, tim Satresnarkoba kembali berhasil mengungkap kasus peredaran sabu dalam operasi yang berlangsung pada Minggu malam (17/5/2026) di wilayah Rantau Utara. Dipimpin langsung oleh Kanit II Satresnarkoba, IPDA R. Situngkir, S.H., tim opsnal bergerak cepat menindaklanjuti informasi masyarakat hingga akhirnya berhasil …

Bisnis Haram YS dan AS Gulung Tikar, Polres Pelalawan Sita Sabu dan Ganja di Wisma

Hidayat Chan

18 Mei 2026

Post Views: 25 PELALAWAN,PIRNAS.COM-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Berawal dari informasi masyarakat, tim Opsnal Satresnarkoba berhasil mengungkap dugaan transaksi narkoba di sebuah wisma di Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Kapolres Pelalawan John Louis Letedara melalui Kasat Resnarkoba Haryanto Alex Sinaga, Senin (18/5/2026), menjelaskan …

Asisten III Pemkab Labuhanbatu Tegaskan Empat Poin Peningkatan Pajak Daerah

Hidayat Chan

18 Mei 2026

Post Views: 24 PIRNAS.COM, LABUHANBATU —Pada kesempatan apel gabungan lingkungan Pemkab Labuhanbatu, Senin 18/5/2026 dilapangan BKPP, Asisten III Setdakab Labuhanbatu Zaid Harahap S.Sos, MM, menekankan empat poin penting peningkatan pajak daerah. ” Badan pendapatan daerah yang mengelola pendapatan harus mengambil langkah-langkah optimalisasi pengawasan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, oleh karena itu saya menegaskan beberapa …

Bupati Labuhanbatu Terima Laporan Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ TA.2025

Hidayat Chan

18 Mei 2026

Post Views: 24 PIRNAS.COM,LABUHANBATU —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita , Sp.OG, MKM, menerima secara resmi laporan rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD, jalan SM.Raja, Kecamatan Rantau Selatan Senin 18/5/2026. Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh …

Bisnis Haram Rizi Kandas di Kampung Baru, Polisi Buru Pemasok Sabu Asal Kampung Pajak

Hidayat Chan

17 Mei 2026

Post Views: 28 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Satuan Reserse Narkoba (Satres) Polres Labuhanbatu berhasil meringkus seorang pemuda berinisial MAL alias Rizi (21), yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis sabu dan pil ekstasi. Warga Perlayuan ini ditangkap di Perumahan Puri, Kampung Baru, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Penangkapan yang berlangsung pada Kamis (14/05) sekitar pukul 20.00 WIB tersebut …

Kategori Terpopuler