Home » Hukum » MASSA PKR-N DAN PP GAM SUMUT SERTA AMPK LAKUKAN AKSI LANJUTAN DI KEMENTRIAN ART/BPN MEMINTA DENGAN TEGAS UKUR ULANG HGU PT SHJ

MASSA PKR-N DAN PP GAM SUMUT SERTA AMPK LAKUKAN AKSI LANJUTAN DI KEMENTRIAN ART/BPN MEMINTA DENGAN TEGAS UKUR ULANG HGU PT SHJ

Pirnas.com 06 Nov 2019

Jakarta, pirnas.org & pirnas.com | Dalam upaya pemberantasan kesenjangan pembangunan merupakan tugas bersama kita sebagai anak bangsa. pemerintah merupakan hal yang utama yang wajib mereka kerjakan. Namun, bagi kita sebagai masyarakat sipil upaya pengawasan setiap pembangunan di Negeri ini merupakan kewajiban kita bersama dalam upaya mensukseskan pembangunan Indonesia dan mensejahterakan kehidupan bangsa.

Maka sebagai komitmen DPP PKR-N DAN PP GAM SUMUT DAN AMPK hari ini rabu (6/11/2019) berorasi di Kementrian ATR/BPN untuk menyuarakan dan menyampaikan aspirasi sebab banyak hal yang harus di awasi agar tidak melenceng dari tujuan utama diantaranya perkara tumpang tindih perizinan.

Novan Haryadi selaku Ketua tim PKR-N menyatakan, mereka menyoroti dan menyuarakan seperti yang dialami masyarakat desa Pare-Pare Hilir Kec. Marbau, Kab.Labura, Prov. Sumut. berdasarkan data dan laporan masyarakat di lapangan.

“Bahwa PT. SERBA HUTA JAYA (SHJ) melakukan eksekusi lahan kelapa sawit dan kampung masyarakat desa Sipare-Pare Hilir kurang lebih 63 H. yang sudah di eksekusi, Kami menilai eksekusi yang di lakukan PT. SHJ tersebut tidak tepat  sasaran lokasinya”, ucapnya.

Lanjut Novan, “Atas dasar itu kami berharap kepada Bapak Joko Widodo selaku Presiden RI bisa menjadi penengah dari permasalahan tersebut dan meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI segera mengukur ulang atas izin HGU PT. SHJ khususnya di desa  Sipare-Pare Hilir,” tegasnya. 

Mukmin dari AMPK dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan “Oleh karena itu kami dari DPP PKR-N, PP GAM DAN AMPK mendesak Bpk. Presiden Joko Widodo dan kementerian ATR/BPN untuk segera mendatangi lokasi lahan masyarakat yang telah di eksekusi oleh PT. SHJ dan mengukur ulang izin HGU PT. SHJ, maka kami hari ini melakukan aksi demonstrasi ini di depan Gedung Kementerian Agraria Tata Ruang/ BPN”, tuturnya. 


 
Zuhri selaku kordinator aksi damai ini dalam orasinya menyampaikan mungkin sudah beberapa kali kami lakukan aksi dan kali ini kami bentangkan sepanduk sepanjang 20 meter agar semua pihak mengetahuinya, dan kami meminta pada beberapa pihak dengan rincian tuntutan  sebagai berikut :

1. Meminta Bapak Joko Widodo Presiden RI segara menggunakan hak istimewa atas lahan masyarakat desa si pare-pare hilir yang telah dieksekusi oleh PT. SHJ.
2. meminta kementerian ATR/BPN segera ukur ulang lahan HGU PT. SHJ, seandainya hal ini juga tidak ada tanggapan kami lakukan aksi lagi dengan massa yang lebih banyak lagi, “kata Zuhri,

(Tim) 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Polres Labuhanbatu Respons Cepat Temukan Remaja 15 Tahun yang Dibawa Pria dalam Bus

Hidayat Chan

01 Okt 2026

Post Views: 331 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan piket fungsi Polres Labuhanbatu memberikan respons cepat terhadap laporan mengenai seorang remaja perempuan berusia 15 tahun. Korban diduga dibawa pergi oleh seorang pria dari Kabupaten Simalungun dengan menaiki bus antarkota tujuan Riau pada Rabu (30/9/2026) malam. Mendapatkan informasi tersebut, tim piket fungsi dan SPKT …

Hutan Aek Bottar Gundul Akibat Pembalakan Liar, Warga Tuding APH Tutup Mata Hadapi Ancaman Banjir Bandang

Hidayat Chan

26 Sep 2026

Post Views: 284 LABURA,PIRNAS.COM— Aksi pembalakan liar (illegal logging) di kawasan Hutan Aek Bottar, Desa Poldung, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Investigasi team lapangan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi pada waktu subuh, giat ini juga telah viral di media sosial Facebook oleh akun ‘Labura Viral’, menunjukkan bahwa …

Gadai SK PNS Berujung Petaka! Wanita di Labuhanbatu Tipu Korban Rp350 Juta

Hidayat Chan

05 Agu 2026

Post Views: 630 LABUHANBATU, PIRNAS.COM – Korban penipuan berkedok investasi emas, RH, mendesak aparat penegak hukum (APH) Polres Labuhanbatu untuk segera menangkap seorang perempuan berinisial AA. Desakan ini mencuat setelah dana senilai Rp350 juta milik korban diduga raib dibawa kabur pelaku tanpa adanya itikad baik untuk pengembalian.”Kami sudah terlalu lama menunggu. Saya berharap polisi segera …

Polda Sumut Dalami Dugaan Pemalsuan Dokumen, Penyidik Siapkan Cek TKP dan Teliti Sejumlah Bukti

Hidayat Chan

19 Jul 2026

Post Views: 229 MEDAN,PIRNAS.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara terus mendalami dugaan tindak pidana pemalsuan surat yang dilaporkan oleh Charles Bronson Surbakti. Hal tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) bernomor B/1723/VII/RES.1.9/2026/Ditreskrimum tertanggal 17 Juli 2026. Dalam surat tersebut dijelaskan, penyelidikan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/652/IV/2026/SPKT/Polda Sumatera Utara …

Sikat Premanisme! Jukir Liar di Marbau Tak Berkutik Digulung Tim Reskrim

Hidayat Chan

17 Jul 2026

Post Views: 292 LABURA,PIRNAS.COM– Ruang gerak para pelaku pungutan liar (pungli) dan premanisme di wilayah hukum Polsek Marbau kian memprihatinkan. Alih-alih jera, seorang pria paruh baya nekat melancarkan aksi setoran paksa berkedok juru parkir (jukir) liar di tengah bolongnya siang, sebelum akhirnya diringkus polisi. Aksi ilegal ini terhenti saat Tim Unit Reskrim Polsek Marbau yang …

Dugaan Skandal Pungli Pelantikan Kepala Sekolah di Labuhanbatu: Setoran Hingga Rp 60 Juta per Orang

Hidayat Chan

02 Mei 2026

Post Views: 887 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali diguncang isu miring terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pelantikan pejabat fungsional. Sebanyak 22 Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang baru dilantik diduga harus menyetorkan uang puluhan juta rupiah demi mengamankan jabatan mereka. Peristiwa ini mencuat pasca pelantikan yang digelar pada …

Kategori Terpopuler