- BeritaSemarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai
- BeritaBerondolan Sawit Berujung Luka Tembak, Oknum Polisi di Perkebunan Milano Labuhanbatu Jadi Sorotan Warga
- BeritaArogansi Oknum Satpam RSUD Rantauprapat: Halangi Wartawan Cari Informasi, Manajemen Malah Bungkam!
- BeritaSatresnarkoba Tangkap Pemilik 1,46 Gram Sabu di Bilah Hulu Labuhanbatu
- BeritaTak Beri Ampun! Usai Tangkap 3 Pelaku, Satres Narkoba dan BNNK Bakar Habis Pondok
- BeritaBupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”
- BeritaSatres Narkoba Polres Labuhanbatu GSN di Kampung Jawa, Warga Beri Apresiasi
- BeritaTutup Gebyar Pendidikan, Bupati Maya: Majukan Labuhanbatu Cerdas
- BeritaKejari Labuhanbatu Disorot: 4 Bulan Dumas LSM Elang Mas Mandek, Kasi Intel Dinilai ‘Melempem’

Tongat Sitepu : Pancasila Itu Ideologi Negara Dan Pancasila Sudah Kuat Tanpa RUU HIP
PIRNAS.COM | MEDAN UTARA – Tokoh Pemuda Marelan Tongat Sitepu mengatakan, Bahwa pancasila itu adalah ideologi negara dan pancasila sudah kuat tanpa RUU HIP, jadi jangan lagi dicoba-coba untuk merubahnya. Hal itu dikatakan Tokoh Pemuda Marelan Tongat Sitepu di kantornya, Jalan Abdul Sani Muthalib Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (24/06/2020).
Tongat Sitepu memaparkan tentang pancasila itu sebagai ideologi negara dan pemahaman akan arti dan makna pancasila itu sebagai berikut :
Pancasila diwujudkan dalam bentuk garuda yang mewakili suatu gagasan. Pancasila sangatlah diperlukan untuk kepentingan berbangsa dan bernegara dan nilai-nilai yang diwakilinya sungguh berarti bagi Indonesia.
Pancasila dapat digunakan untuk keperluan apa saja, semisal berketuhanan, ilmu pengetahuan, kehidupan sosial, keagamaan, berbangsa, dan bernegara.
Bentuk Pancasila tak hanya berupa garuda, ia juga mempunyai filosofi yang sangat dalam dengan melalui gerakan dan ucapan. Pancasila juga dijadikan sebagai salah satu infrastruktur bahasa, yang dikenal dengan bahasa Pancasila itu sendiri.
Dalam kehidupan keseharian Rakyat Indonesia selalu ada nilai-nilai Pancasila. Dan Pancasila itu melekat erat di kehidupan mental spiritual Rakyat Indonesia.
Kita selalu membutuhkan Pancasila untuk mewakili ungkapan perasaan, ideologi, institusi, bahkan negara butuh Pancasila.
Misalnya berketuhanan yang maha esa ditempat paling atas agar kita sebagai Rakyat Indonesia wajib untuk bertuhan.
Kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab artinya bahwa rakyat Indonesia harus menempatkan sesuatu pada tempatnya dengan adab yang baik menuju keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ketiga: Persatuan Indonesia agar Negara kuat dalam mengapai masa depan yang baik untuk kesejahteraan seluruh Rakyat Indonesia.
Keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Bagaimana kita bernegara harus bijaksana dalam bermusyawarah untuk menentukan wakil atau pemimpin yang bijaksana demi kemaslahatan Indonesia.
Yang terakhir keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia, berarti kita harus menempatkan sesuatu pada tempatnya dalam berkehidupan sosial terutama kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pancasila dapat mengikat dan menyatukan orang-orang tidak segolongan. Jika digunakan untuk kemaslahatan, maka Pancasila sangat tepat, tanpa harus ada UU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).
Di Negeri kita saat ini Pancasila dijadikan senjata untuk kepentingan. Pancasila dan NKRI selalu diidentikkan dengan kaum nasionalis saja. Maka ada Partai yang pimpinannya beserta anggotanya selalu teriak paling Pancasilais dan paling NKRI. Sungguh ironis mereka bukan?
Sekarang mereka itu (Kaum *) gencar ingin menerapkan UU Haluan Ideologi Pancasila.
Pancasila di negeri mayoritas Islam sangat efektif digunakan, karena umat islam tidak pernah meminta APBN untuk dialokasikan kemereka, walaupun mereka mayoritas di negeri ini. Dan itulah yang disebut dengan kesaktian Pancasila itu sendiri.
Di negeri ini umat mayoritas dari kita masih mengagungkan Pancasila ketimbang harus menguras APBN karena umat islam yang mayoritas sangat menerapkan Pancasila.
Jika melihat Pancasila, sebagian dari kita menganggap bahwa itulah falsafah berbangsa dan bernegara, dan Pancasila harus dibela dengan nyawa dan harta sampai titik darah penghabisan.
Celakanya, Pancasila tersebut oleh segelintir kalangan digunakan untuk menghimpun kekuatan sekaligus menghantam rakyat Indonesia.
Mereka dengan leluasa menyerang lawan dengan hinaan, caci maki, tuduhan-tuduhan keji, dan adu domba. Ketika lawan membalas, mereka serang lagi lawannya dengan tuduhan melawan Pancasila, anti-Pancasila dan Anti NKRI.
DPR RI dan partai dengan bebasnya menggagas UU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) tanpa melibatkan ormas-ormas, OKP, LSM, dll. Kemudian mereka bersembunyi di balik rumah rakyat itu. Sungguh miris mereka itu bukan?
Celakanya lagi bagi kaum mayoritas yang tidak tau akan hal tersebut tanpa sikap kritis sedikit pun. Padahal kita sudah sama-sama tahu bahwa Pancasila itu sudah final.
Pancasila mengajarkan Budi pekerti, sopan dalam bertindak, santun berucap, menyayangi dan mengasihi orang lain. Semua itu termaktub dalam Pancasila itu sediri.
(Zainal Abidin)
Hidayat Chan
11 Okt 2026
Post Views: 54 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …
Hidayat Chan
09 Okt 2026
Post Views: 67 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …
Hidayat Chan
07 Okt 2026
Post Views: 83 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …
Hidayat Chan
06 Okt 2026
Post Views: 72 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …
Hidayat Chan
02 Okt 2026
Post Views: 411 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …
Hidayat Chan
30 Sep 2026
Post Views: 83 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus mendorong pengembangan olahraga sekaligus pembinaan atlet muda di daerah. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen Bulutangkis Piala Bupati dan PBSI Labuhanbatu Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, di GOR Rantauprapat, Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Bilah Barat, …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.