Home » Daerah » Tongat Sitepu : Pancasila Itu Ideologi Negara Dan Pancasila Sudah Kuat Tanpa RUU HIP

Tongat Sitepu : Pancasila Itu Ideologi Negara Dan Pancasila Sudah Kuat Tanpa RUU HIP

Pirnas.com 24 Jun 2020

PIRNAS.COM | MEDAN UTARA – Tokoh Pemuda Marelan Tongat Sitepu mengatakan, Bahwa pancasila itu adalah ideologi negara dan pancasila sudah kuat tanpa RUU HIP, jadi jangan lagi dicoba-coba untuk merubahnya. Hal itu dikatakan Tokoh Pemuda Marelan Tongat Sitepu di kantornya, Jalan Abdul Sani Muthalib Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (24/06/2020).

Tongat Sitepu memaparkan tentang pancasila itu sebagai ideologi negara dan pemahaman akan arti dan makna pancasila itu sebagai berikut :

Pancasila diwujudkan dalam bentuk garuda yang mewakili suatu gagasan. Pancasila sangatlah diperlukan untuk kepentingan berbangsa dan bernegara dan nilai-nilai yang diwakilinya sungguh berarti bagi Indonesia.

Pancasila dapat digunakan untuk keperluan apa saja, semisal berketuhanan, ilmu pengetahuan, kehidupan sosial, keagamaan, berbangsa, dan bernegara.

Bentuk Pancasila tak hanya berupa garuda, ia juga mempunyai filosofi yang sangat dalam dengan melalui gerakan dan ucapan. Pancasila juga dijadikan sebagai salah satu infrastruktur bahasa, yang dikenal dengan bahasa Pancasila itu sendiri.

Dalam kehidupan keseharian Rakyat Indonesia selalu ada nilai-nilai Pancasila. Dan Pancasila itu melekat erat di kehidupan mental spiritual Rakyat Indonesia.

Kita selalu membutuhkan Pancasila untuk mewakili ungkapan perasaan, ideologi, institusi, bahkan negara butuh Pancasila.

Misalnya berketuhanan yang maha esa ditempat paling atas agar kita sebagai Rakyat Indonesia wajib untuk bertuhan.

Kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab artinya bahwa rakyat Indonesia harus menempatkan sesuatu pada tempatnya dengan adab yang baik menuju keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ketiga: Persatuan Indonesia agar Negara kuat dalam mengapai masa depan yang baik untuk kesejahteraan seluruh Rakyat Indonesia.

Keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Bagaimana kita bernegara harus bijaksana dalam bermusyawarah untuk menentukan wakil atau pemimpin yang bijaksana demi kemaslahatan Indonesia.

Yang terakhir keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia, berarti kita harus menempatkan sesuatu pada tempatnya dalam berkehidupan sosial terutama kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila dapat mengikat dan menyatukan orang-orang tidak segolongan. Jika digunakan untuk kemaslahatan, maka Pancasila sangat tepat, tanpa harus ada UU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Di Negeri kita saat ini Pancasila dijadikan senjata untuk kepentingan. Pancasila dan NKRI selalu diidentikkan dengan kaum nasionalis saja. Maka ada Partai yang pimpinannya beserta anggotanya selalu teriak paling Pancasilais dan paling NKRI. Sungguh ironis mereka bukan?

Sekarang mereka itu (Kaum *) gencar ingin menerapkan UU Haluan Ideologi Pancasila.

Pancasila di negeri mayoritas Islam sangat efektif digunakan, karena umat islam tidak pernah meminta APBN untuk dialokasikan kemereka, walaupun mereka mayoritas di negeri ini. Dan itulah yang disebut dengan kesaktian Pancasila itu sendiri.

Di negeri ini umat mayoritas dari kita masih mengagungkan Pancasila ketimbang harus menguras APBN karena umat islam yang mayoritas sangat menerapkan Pancasila.

Jika melihat Pancasila, sebagian dari kita menganggap bahwa itulah falsafah berbangsa dan bernegara, dan Pancasila harus dibela dengan nyawa dan harta sampai titik darah penghabisan.

Celakanya, Pancasila tersebut oleh segelintir kalangan digunakan untuk menghimpun kekuatan sekaligus menghantam rakyat Indonesia.

Mereka dengan leluasa menyerang lawan dengan hinaan, caci maki, tuduhan-tuduhan keji, dan adu domba. Ketika lawan membalas, mereka serang lagi lawannya dengan tuduhan melawan Pancasila, anti-Pancasila dan Anti NKRI.

DPR RI dan partai dengan bebasnya menggagas UU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) tanpa melibatkan ormas-ormas, OKP, LSM, dll. Kemudian mereka bersembunyi di balik rumah rakyat itu. Sungguh miris mereka itu bukan?

Celakanya lagi bagi kaum mayoritas yang tidak tau akan hal tersebut tanpa sikap kritis sedikit pun. Padahal kita sudah sama-sama tahu bahwa Pancasila itu sudah final.

Pancasila mengajarkan Budi pekerti, sopan dalam bertindak, santun berucap, menyayangi dan mengasihi orang lain. Semua itu termaktub dalam Pancasila itu sediri.

(Zainal Abidin)

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Satresnarkoba Polres Pelalawan Amankan Pemuda Desa Segati, 2 Paket Sabu Disita dari Dompet Pelaku

Hidayat Chan

09 Jun 2026

Post Views: 187 PELALAWAN,PIRNAS.COM —Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan berhasil mengungkap tindak pidana narkotika di Desa Segati, Kec. Langgam, Kab. Pelalawan, Selasa 2 Juni 2026 sekira pukul 20.00 WIB. Seorang pemuda ditangkap berikut barang bukti sabu siap pakai di depan rumahnya. Adapun kronologis penangkapan bermula Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba IPTU Alek Sinaga, …

Sambut Jemaah Haji, Wabup Labuhanbatu Tekankan Pelayanan Maksimal dan Ketepatan Waktu

Hidayat Chan

08 Jun 2026

Post Views: 171 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mulai mematangkan persiapan teknis untuk menyambut kepulangan jemaah haji asal daerah tersebut. Persiapan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati Labuhanbatu, Senin (8/6/2026). Dalam arahannya, Wakil Bupati H. Jamri ST menegaskan bahwa seluruh petugas yang …

WAKIL KETUA PEMUDA ADAT APRESIASI KOLABORASI PT 3M DAN BUMD KABUPATEN BURU DALAM PENATAAN EKS PETI GUNUNG BOTAK

A S

08 Jun 2026

Post Views: 91 Pirnas.com | Kabupaten Buru – Penantian panjang selama kurang lebih 16 tahun yang dinantikan oleh pemuda adat dan masyarakat Kabupaten Buru kini mulai menemukan titik terang. Sesuai regulasi pemerintah, proses penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) diawali melalui pembentukan koperasi. Dalam hal ini, PT 3M sebagai afiliasi dari empat koperasi produsen dikabarkan telah …

PERSONEL TNI YONIF 733/MASARIKU AMANKAN PETI GUNUNG BOTAK DENGAN PENDEKATAN HUMANIS TANPA KEKERASAN

A S

08 Jun 2026

Post Views: 62 Pirnas.com | Kabupaten Buru – Personel TNI dari Yonif 733/Masariku terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam melaksanakan pengamanan kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Gunung Botak, Kabupaten Buru. Meskipun dengan jumlah personel yang terbatas, mereka berhasil menjaga kawasan tersebut dari aktivitas para penambang yang berupaya masuk untuk melakukan kegiatan pertambangan dalam bentuk apa …

Polsek Kampung Rakyat Ringkus Pelaku Pencurian Emas dan Uang Tunai di Tanjung Medan, 

Hidayat Chan

05 Jun 2026

Post Views: 170 LABUSEL,PIRNAS.COM—Kepolisian Sektor (Polsek) Kampung Rakyat, Polres Labuhanbatu Selatan, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di Dusun Suka Jadi, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Seorang pria berinisial ANP alias Andi (24), yang berprofesi sebagai petani, warga Desa Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat diamankan polisi setelah diduga membobol …

Sikat Bandar Dan Pengedar,Polres Labuhanbatu Ringkus 96 Tersangka

Hidayat Chan

03 Jun 2026

Post Views: 230 LABUHANBATU, PIRNAS.COM —Polres Labuhanbatu berhasil mencatatkan hasil signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang berlangsung selama 21 hari, mulai 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Dalam operasi pemberantasan narkotika tersebut, Polres Labuhanbatu bersama jajaran Polsek berhasil mengungkap 81 laporan polisi (LP) dengan 96 tersangka yang diamankan. Hal itu disampaikan dalam konferensi …

Kategori Terpopuler