- BeritaMenebar Kebaikan Di Bulan Suci, TP PKK Kecamatan Rantau Selatan Bagikan Seribu Takjil
- LabuhanbatuWabup H. Jamri Hadiri Paripurna Penetapan Propemperda Labuhanbatu 2026
- BeritaPolres Labuhanbatu Ringkus Jaringan Provinsi, 31.5 Kg Sabu dan 30.000 Ribu Butir Ekstasi Diamankan
- BeritaBupati Labuhanbatu Perkuat Pengendalian Inflasi dan Lindungi Daya Beli Masyarakat
- BeritaMaraknya Peredaran Sabu Daerah Titi Panjang Negeri Lama di Duga FS Sebagai Pengendali Tidak Tersentuh Hukum
- BeritaSatres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu 1 Kilogram di Bilah Hulu
- BeritaIvan Lobe Diduga Pengendali Narkoba Di Labusel Kian Meresahkan, APH Tak Mampu Bertindak.
- LabuhanbatuRaehan Jaya Hadir Melayani Jasa Pembuatan Pintu Besi dan Kanopi di Labuhanbatu
- BeritaZaid Harahap: Setiap Tahun Desa Se-Kabupaten Labuhanbatu Mendapat Dukungan Dana 25 Miliyar

Sehari Sebelum Meninggal, Kiajeng Sempat Titip Pesan Pada Muridnya
PIRNAS.COM | MEDAN – Sehari sebelum meninggal dunia, Guru Besar Lembaga Supranatural & Pengobatan Alternatif, Padepokan Keluarga Besar KIAJENG, Aceng Selamat atau yang sering disapa Kiajeng ini telah menunjukkan sikap dan ucapan yang aneh dan ngak biasanya. Hal itu dikatakan salah seorang murid senior padepokan Kiajeng, Ramli dan murid juniornya Zainal Abidin pada Awak Media Pirnas, Sabtu (13/06/2020).
Zainal Abidin salah seorang murid junior padepokan Kiajeng mengatakan, Pada siang Kamis sang guru menelponnya untuk datang ke padepokan menemani sang guru yang mau pergi ke kantor Notaris untuk mengurus legalitas padepokan, setelah pulang dari kantor notaris pada sorenya sang guru juga menelpon murid seniornya Ramli untuk datang juga ke padepokan.
“Siang kamis itu guru nyuruh saya datang karena mau ke kantor notaris, ya sempat saya nolak sih dan saya bilang kalau besok pagi aja gimana Ki, Tapi Kiajeng maunya hari itu juga, alasannya besok aki mau pergi, takutnya ngak sempat lagi. Akhirnya saya turuti dan saya temani beliau ke kantor notaris sampai sore harinya dan setelah pulang dari kantor notaris, saya masih diminta untuk menemaninya makan malam di rumahnya dan tak lama pak Ramli pun datang”, ucap Zainal.
Zainal juga melanjutkan ceritanya, Setelah pak Ramli datang dan tak lama kemudian menyusul murid lainnya Mas Dedi. Malam itu almarhum berdiskusi dengan 3 orang muridnya membahas tentang rencana beliau mengurus legalitas padepokan dan menyusun kepengurusan yayasan padepokan Kiajeng.
“Setelah pulang dari kantor notaris, almarhum minta saya temani beliau makan malam di rumahnya, setelah itu beliau nelpon pak Ramli dan mas Dedi untuk datang, malam itu kami membahas tentang kepengurusan yayasan yang akan di urus izin legalitasnya sampai jam 11 malam”, lanjut cerita murid junior Kiajeng.
“Pas jam 11 malam kami pamit pulang, tapi almarhum minta kami jangan pulang dulu, alasannya jam 12 nanti beliau hendak mengisikan ilmunya pada saya dan pas 12 malam saya disuruh berwudhu dan sholat hazat, lalu beliau mentranfer ilmunya pada saya, saat itu badan saya terasa panas beberapa saat, beliau berkata bahwa semua ilmu yang ada padanya sudah dipindahkan pada saya dan beliau berkata pada saya ‘Mas Zen tolong besarkan padepokan ini dan ilmu yang saya berikan tolong gunakan untuk membantu orang, karena besok saya mau pergi mungkin agak lama dan dalam waktu dekat ini mas zen akan dapat job besar’, itulah kata beliau pada saya malam itu”, tutur murid junior Kiajeng yang bekerja sebagai wartawan di Media Pirnas.
Sementara itu, Pak Ramli seorang murid senior padepokan Kiajeng membenarkan bahwa mereka masih bersama almarhum pada malam jum’at sebelum esok siangnya guru padepokan itu meninggal dunia, mereka berbincang tentang pengembangan padepokan untuk dibuat yayasan.
“Ya, malam itu saya bersama mas zen dan mas dedi masih berbincang dengan guru tentang padepokan mau dibuat yayasan, malam itu guru juga sempat melakukan transfer ilmunya pada mas zen, guru dan mas zen berada didalam ruangan praktek pengobatan, memang mereka agak lama didalam ruangan dan setelah mereka keluar, guru terlihat lelah dan minta saya ngusuk badannya”, ujar murid senior padepokan Kiajeng itu.
“Memang dua bulan belakangan ini guru terlihat agak lebih perhatian pada mas zen, setiap ada pengobatan diluar padepokan, guru selalu ajak mas zen untuk ikut sama kami ketempat pasien, bukan itu saja, guru juga selalu manggil mas zen untuk datang ke padepokan membahas tentang pendirian yayasan”, jelas pak Ramli.
Sepeninggalan guru besar padepokan Kiajeng itu, para muridnya merasa kehilangan sosok guru yang selama ini sudah banyak mengajarkan ilmu-ilmunya semata untuk membantu orang, walaupun usia almarhum tergolong masih muda tapi almarhum bisa menjadi panutan suritauladan bagi para muridnya, almarhum meninggalkan seorang istri, 3 orang anak dan 1 orang cucu, almarhum tutup usia 46 tahun. Semoga almarhum khusnul khotimah, Amin…
(Jeans Hery)
Hidayat Chan
23 Feb 2026
Post Views: 28 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Asisten III Zaid Harahap mengatakan, berdasarkan peraturan menteri keuangan Republik Indonesia nomor 7 tahun 2026 tentang pengalokasian dana desa setiap desa tahun 2026 untuk kabupaten labuhanbatu mendapat dukungan dana desa sebesar 25 milyar rupiah. “ Dana tersebut diperuntukkan sebagai pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Asisten III. saat memimpin Apel gabungan kelompok …
Hidayat Chan
22 Feb 2026
Post Views: 108 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menegaskan pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjaga kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Grand Opening dan Bukber SPPG Sioldengan 3 yayasan Hasna Kuliner Putri di jalan Martinus Lubis Kelurahan Rantau Prapat,Minggu …
Hidayat Chan
17 Feb 2026
Post Views: 352 Labuhanbatu,PIRNAS.COM -Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan Doa Bersama yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Kompleks Rumah Dinas Bupati, Selasa malam (17/02). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus sebagai wujud kesiapan spiritual jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah. Bupati Labuhanbatu dr.Hj. …
Hidayat Chan
17 Feb 2026
Post Views: 305 Labuhanbatu,PIRNAS.COM-Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kabupaten Labuhanbatu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu ini menggandeng unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah. Acara yang berlangsung hangat tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari …
Hidayat Chan
16 Feb 2026
Post Views: 290 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Mengikuti bedah buku biografi H. Ibrahim Yusuf, sosok Ulama dan Filsuf dari Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp. OG, MKM, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh tamu undangan dan keluarga besar Nur Ibrahimi Rantauprapat yang turut menghadiri rangkaian acara di halaman sekolah YPI. Nur Ibrahimi Rantauprapat jalan SM Raja Rantauprapat, …
Hidayat Chan
16 Feb 2026
Post Views: 353 RANTAUPRAPAT,PIRNAS.COM -Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Labuhanbatu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di aula Mapolres Labuhanbatu, Senin 16/2/2026. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan, ketersediaan pangan, serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di wilayah Labuhanbatu. Poin Utama Pengamanan Ramadhan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.