Home » Hukum » SD NEGERI 006 TERPADU KUBANG JAYA DI DUGA KORUPSI DAN MELAKUKAN PUNGLI BERKEDOK MENGHARUSKAN BELI BUKU DAN UANG KOMITE

SD NEGERI 006 TERPADU KUBANG JAYA DI DUGA KORUPSI DAN MELAKUKAN PUNGLI BERKEDOK MENGHARUSKAN BELI BUKU DAN UANG KOMITE

Pirnas.com 03 Okt 2019

KAMPAR, PIRNAS | SD Negeri 006 Terpadu Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Diduga korupsi Dana Bos dan di duga melakukan pungli dengan modus diwajib kan beli buku, LKS dan kutipan uang komite. Selasa (1/10/2019)

Seperti hal nya bantuan oprasional sekolah (BOS), tidak sedikit para orang tua murid yang tidak mengerti, apa itu anggaran dana BOS. Karena sangat diyakini selama ini mereka tidak pernah diberitahukan oleh pihak sekolah terkait Anggaran Dana Bos tersebut, kegunaan nya bagaimana, padahal sudah jelas ada juklak dan juknis, sebagai petunjuk penggunaan anggaran dana BOS, seharusnya / diharuskan bagi pihak sekolah untuk memberitahu kan (transparan) kepada masyarakat, terutama orang tua wali murid.

Terkait adanya ” DUGAAN KORUPSI DAN PUNGLI” dengan berkedok buku dan uang komite tersebut. Ketua Investigasi LPI TIPIKOR PUSAT ZOKO WALUYO. SH & aktivis anti korupsi lain nya seperti ANDIKA PURWANTORO. SH mereka pun angkat bicara”.saat di konfirmasi oleh tim PIRNAS.COM melalui via telpon.

“Sudah ada aturan yang melarang praktik pungutan UANG, Dan hal itu sudah diatur dalam Peraturan pemerintah NO 17 TAHUN 2010 pasal 181 Tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan.” Serta PERMENDIKBUD NO 75 TAHUN 2015, Tentang komite sekolah yang di tetap kan pada 30 Desember 2016 lalu.”Ungkap ZOKO WALUYO. SH”

Dunia pendidikan ini harus segera diselamatkan Disdik dan penegak hukum tidak boleh membiarkan praktek seperti itu. Karena itu akan membuat leluasa untuk membuka keran bagi para oknum kepala sekolah untuk melakukan tindakan atas dugaan korupsi.
Salah satu contoh di sekolah SD Negeri 006 Terpadu Kubang jaya, Kec,siak hulu,kab,kampar-Riau.
kepala sekolah :” MARSKAL UJANG”.Yang mana ketua komite di duga telah di jadi kan sebagai alat untuk melakukan korupsi/ pungli oleh pihak sekolah.
Padahal sudah ada himbauan atau intruksi langsung dari pak presiden, “JOKOWI DODO”untuk menghapus apa pun yang menyangkut pungutan liar” (PUNGLI).
Serta mewajibkan belajar sembilan tahun, secara gratis “tutup zoko waluyo SH”

Di waktu yang sama andika Purwantoro S.H. pun angkat bicara, Dan mengatakan kalau SD Negeri 006 kubang jaya itu sudah cukup alat bukti atau data untuk buat laporan atas dugaan KORUPSI ataupun PUNGLI nya”.ungkap Andika Purwantoro. S.H. dengan nada geram”.

Dan dalam waktu dekat ini kita akan buat laporan nya secara tertulis, dan agar ada efek jera buat para kepala sekolah lain nya. Karena tidak ada yang kebal hukum di negri ini. “Tutup andika purwantoro. S.H.” (Tim)

.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Polres Labuhanbatu Respons Cepat Temukan Remaja 15 Tahun yang Dibawa Pria dalam Bus

Hidayat Chan

01 Okt 2026

Post Views: 326 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan piket fungsi Polres Labuhanbatu memberikan respons cepat terhadap laporan mengenai seorang remaja perempuan berusia 15 tahun. Korban diduga dibawa pergi oleh seorang pria dari Kabupaten Simalungun dengan menaiki bus antarkota tujuan Riau pada Rabu (30/9/2026) malam. Mendapatkan informasi tersebut, tim piket fungsi dan SPKT …

Hutan Aek Bottar Gundul Akibat Pembalakan Liar, Warga Tuding APH Tutup Mata Hadapi Ancaman Banjir Bandang

Hidayat Chan

26 Sep 2026

Post Views: 283 LABURA,PIRNAS.COM— Aksi pembalakan liar (illegal logging) di kawasan Hutan Aek Bottar, Desa Poldung, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Investigasi team lapangan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi pada waktu subuh, giat ini juga telah viral di media sosial Facebook oleh akun ‘Labura Viral’, menunjukkan bahwa …

Gadai SK PNS Berujung Petaka! Wanita di Labuhanbatu Tipu Korban Rp350 Juta

Hidayat Chan

05 Agu 2026

Post Views: 629 LABUHANBATU, PIRNAS.COM – Korban penipuan berkedok investasi emas, RH, mendesak aparat penegak hukum (APH) Polres Labuhanbatu untuk segera menangkap seorang perempuan berinisial AA. Desakan ini mencuat setelah dana senilai Rp350 juta milik korban diduga raib dibawa kabur pelaku tanpa adanya itikad baik untuk pengembalian.”Kami sudah terlalu lama menunggu. Saya berharap polisi segera …

Polda Sumut Dalami Dugaan Pemalsuan Dokumen, Penyidik Siapkan Cek TKP dan Teliti Sejumlah Bukti

Hidayat Chan

19 Jul 2026

Post Views: 228 MEDAN,PIRNAS.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara terus mendalami dugaan tindak pidana pemalsuan surat yang dilaporkan oleh Charles Bronson Surbakti. Hal tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) bernomor B/1723/VII/RES.1.9/2026/Ditreskrimum tertanggal 17 Juli 2026. Dalam surat tersebut dijelaskan, penyelidikan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/652/IV/2026/SPKT/Polda Sumatera Utara …

Sikat Premanisme! Jukir Liar di Marbau Tak Berkutik Digulung Tim Reskrim

Hidayat Chan

17 Jul 2026

Post Views: 290 LABURA,PIRNAS.COM– Ruang gerak para pelaku pungutan liar (pungli) dan premanisme di wilayah hukum Polsek Marbau kian memprihatinkan. Alih-alih jera, seorang pria paruh baya nekat melancarkan aksi setoran paksa berkedok juru parkir (jukir) liar di tengah bolongnya siang, sebelum akhirnya diringkus polisi. Aksi ilegal ini terhenti saat Tim Unit Reskrim Polsek Marbau yang …

Dugaan Skandal Pungli Pelantikan Kepala Sekolah di Labuhanbatu: Setoran Hingga Rp 60 Juta per Orang

Hidayat Chan

02 Mei 2026

Post Views: 887 LABUHANBATU,PIRNAS.COM -Dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali diguncang isu miring terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pelantikan pejabat fungsional. Sebanyak 22 Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang baru dilantik diduga harus menyetorkan uang puluhan juta rupiah demi mengamankan jabatan mereka. Peristiwa ini mencuat pasca pelantikan yang digelar pada …

Kategori Terpopuler