Home » Hukum » GELANGGANG JUDI PASAR 7 HELVETIA MERESAHKAN MASYARAKAT

GELANGGANG JUDI PASAR 7 HELVETIA MERESAHKAN MASYARAKAT

Pirnas.com 30 Des 2019

PIRNAS.COM & PURNAS.ORG | MEDAN UTARA – Maraknya permainan judi, peredaran narkoba, Cafe Miras dan Prostitusi serta gadaian berbagai jenis kendaraan di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan dan juga termasuk wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan yang sudah sangat meresahkan masyarakat dan Alim Ulama.

Kegiatan yang sudah jelas melanggar hukum tersebut berlokasi di Pasar 7 Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Hal ini berdasarkan amatan awak media Pirnas Korwil Medan Utara yang terjun langsung, Minggu, (29-12-2019) pukul 17.00 WIB.

Di lokasi tersebut kian marak dan populer dikenal diseluruh Kota Medan maupun luar kota, hal tersebut terbukti ramainya para pemain datang dari seluruh daerah,
tidak heran kalau putaran uang disana ratusan juta perhari. Selain itu, dilokasi tersebut bukan hanya judi saja tapi narkoba pun bebas tumbuh subur di kampung tersebut.

Salah satu warga masyarakat sekitar, Wak Jono (65) warga Helvetia Desa Manunggal, dengan nada marah ia menjelaskan kampung ini sudah tidak aman dan tidak ada tenangnya lagi macam dulu, semenjak adanya lokasi judi ditambah banyaknya para pereman dan tentara ngumpul setiap hari di depan tanah lapang untuk jagai para penjudi di lokasi itu supaya aman.

“Daerah ini sudah macam di Texas aja dek, semenjak adanya lokasi judi itu, untuk menjaga pemainnya supaya tenang dari razia, sibandar judi memakai para preman dan juga tentara yang berpakaian preman. Saya dengar juga semuanya sudah pada diatur buat setoran keamanannya supaya tak dirazia, buktinya saja semenjak buka sampai dua tahun ini tak pernah digerebek sama petugas manapun”, ucap wak Jono pada awak media Pirnas.

Hal senada juga diungkapkan Lekmin (51), dirinya mengaku sering menangis sendiri setiap selesai sholat mengingat kampung halamannya dijadikan kampung maksiat, tempat kumpulnya para pendosa, markasnya para kriminal, Lekmin selalu berdoa kepada Allah SWT, semoga Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru ini dan juga Kapolsek Medan Labuhan dapat memulihkan dan menjadikan kampungnya aman, nyaman dan tentram seperti dulu lagi, tidak seperti sekarang ini, baik sepeda motor dan mobil mewah mondar mandir datang untuk main judi dan banyak juga para pemuda disini datang juga kesana untuk beli dan memakai narkoba serta meminum miras di cafe yang juga menyajikan Pekerja Sex Komersial (PSK).

“Saya sering menangis saat berdoa seusai sholat, saya berdoa agar Bapak Kapoldasu dan Bapak Kapolres Belawan mau menutup lokasi laknat ini dek, sudah dua tahun lokasi laknat ini seperti kebal hukum, atau mungkin sudah pada dapat setoran kali ya dek dari sibandar judi”, jelas Lekmin.

Terpisah Sekretaris Jendral DPP LSM Laskar RI, Andri Ansyah, SH, MH, M.Hum yang berprofesi sebagai Rektor Univesitas swasta di Kota Medan, merasa gerah dan kecewa mendegar adanya hal tersebut, saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp di smart phonenya, dirinya berjanji akan turut membantu keluh kesah warga di desa Helvetia tersebut. Melalui Lembaga pihaknya akan berkoordinasi kepada Timnya untuk bentuk Tim Pencari Fakta (TPF) guna mengumpulkan data dan fakta yang akurat dan Autentik serta akan kami pertanyakan kepada Kapoldasu dan Pangdam I/BB kenapa lokasi judi dan narkoba beromset ratusan juta rupiah tersebut di tengah perkampungan masyaralat dibiarkan merajalela.

“Kami melalui lembaga akan mempertanyakan kepada Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolda Sumut serta Pangdam I/BB kenapa arena judi tersebut dibiarkan terus beroperasi, padahal kegiatan itu sudah jelas melanggar hukum dan kami juga akan desak mereka untuk segera menangkap para cukong judi dan bandar narkoba yang ada disana, kalau perlu kami surati Kapolri, Panglima TNI, Menteri Pertahanan dan bila perlu juga Presiden Jokowi”, terang Andri.

Lebih lanjut, Sekjen LSM Laskar RI tersebut menjelaskan, dirinya khawtir akhlak dan iman serta pertumbuhan pisikologis anak-anak di perkampungan tersebut terganggu terhadap mental dirnya karena dampak dari lokalisasi laknat tersebut.

Reporter : Rindu Butar – Butar dan Zainal Abidin

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Dicap “Maling” di Facebook, S.R. Tempuh Jalur Hukum ke Polres Labuhanbatu

Hidayat Chan

26 Okt 2026

Post Views: 138 LABUHANBATU, PIRNAS.COM— Dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook dilaporkan ke Polres Labuhanbatu. Pelapor berinisial S.R. menempuh jalur hukum setelah menduga sebuah akun Facebook berinisial D.D. mengunggah foto dirinya bersama sejumlah rekan, disertai tulisan yang diduga menyebut mereka sebagai “maling”. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) tertanggal 21 Oktober 2026, S.R. …

Diduga Cuci Uang Sang Kakak, Dr. Guntur Beli Kebun Sawit Ratusan Hektar

Hidayat Chan

16 Okt 2026

Post Views: 327 Ket photo: ilustrasi perkebunan kelapa sawit  MEDAN,PIRNAS.COM— Nama Dr. Guntur Ginting, seorang dokter spesialis penyakit dalam di Provinsi Sumatera Utara, kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Sorotan ini mencuat setelah adanya laporan kepemilikan kebun kelapa sawit seluas ratusan hektar yang dibeli tak lama setelah kakak kandungnya, Topan Baja Ginting, divonis penjara atas …

Arogansi Oknum Satpam RSUD Rantauprapat: Halangi Wartawan Cari Informasi, Manajemen Malah Bungkam!

Hidayat Chan

10 Okt 2026

Post Views: 388 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kinerja satuan pengamanan (Satpam) RSUD Rantauprapat kini menjadi sorotan tajam, sebagaimana dilansir oleh media “BerswaraFakta.com”. Seorang oknum satpam diduga kuat melakukan tindakan sewenang-wenang dengan menghalangi tugas jurnalistik wartawan yang hendak menggali informasi akurat pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 13.02 WIB. Aksi pencegatan ini memicu kecaman keras oleh beberapa kalangan wartawan, karena …

Kejari Labuhanbatu Disorot: 4 Bulan Dumas LSM Elang Mas Mandek, Kasi Intel Dinilai ‘Melempem’

Hidayat Chan

08 Okt 2026

Post Views: 160 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu kembali mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Pengaduan Masyarakat (Dumas) yang dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat (DPC LSM) Elang Mas Labuhanbatu sejak Juni 2026 lalu hingga kini belum menemui titik terang. Kasus tersebut dinilai mandek selama empat bulan tanpa adanya kejelasan hukum yang pasti. …

Polres Labuhanbatu Respons Cepat Temukan Remaja 15 Tahun yang Dibawa Pria dalam Bus

Hidayat Chan

01 Okt 2026

Post Views: 415 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan piket fungsi Polres Labuhanbatu memberikan respons cepat terhadap laporan mengenai seorang remaja perempuan berusia 15 tahun. Korban diduga dibawa pergi oleh seorang pria dari Kabupaten Simalungun dengan menaiki bus antarkota tujuan Riau pada Rabu (30/9/2026) malam. Mendapatkan informasi tersebut, tim piket fungsi dan SPKT …

Hutan Aek Bottar Gundul Akibat Pembalakan Liar, Warga Tuding APH Tutup Mata Hadapi Ancaman Banjir Bandang

Hidayat Chan

26 Sep 2026

Post Views: 333 LABURA,PIRNAS.COM— Aksi pembalakan liar (illegal logging) di kawasan Hutan Aek Bottar, Desa Poldung, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Investigasi team lapangan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi pada waktu subuh, giat ini juga telah viral di media sosial Facebook oleh akun ‘Labura Viral’, menunjukkan bahwa …

Kategori Terpopuler