banner 728x250 banner 728x250
HUKUM  

GBNN MINTA KAPOLRES BELAWAN TUTUP LOKASI JUDI PASAR 7 HELVETIA

PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Garda Bela Negara Nasional (DPD GBNN) Provinsi Sumatera Utara, Triyanto Sitepu, SH, mengatakan maraknya pemberitaan di media dan aspirasi masyarakat terkait kegiatan lokalisasi perjudian dilahan eks PTPN pasar 7 Helvet, GBNN Sumut akan segera membentuk Tim pencari fakta untuk menyikapi aspirasi publik terkait kegiatan perjudian tersebut. Hal itu dikatakan Trie pada awak media Pirnas Medan Utara via pesan whatsapp, Selasa (31/12/2019).

“Patut diduga adanya penyediaan tempat lokasi kejahatan sosial atau penyakit masyarakat antara lain Judi, narkoba, miras, prostitusi dsb yang terletak di jalan Helvetia Pasar 7 Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Saya selaku Ketua GBNN Provinsi Sumut akan membentuk Team Investigasi GBNN Prov. Sumut utk mencari Kebenaran yg Factual atas berita tersebut”, ucap Trie.

Baca Berita Lainnya :

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023 Cara Buat Website Dengan Mudah Untuk Pemula

Ketua GBNN Sumut tersebut merasa aneh mendengar adanya kegiatan perjudian yang letaknya tak jauh dari pemukim masyarakat dan aparat hukum tidak bertindak apapun, padahal kegiatan tersebut jelas melanggar hukum.

“Saya merasa aneh saja, meskipun lokasi Penyakit masyarakat tersebut Terletak di wilayah Kabupaten Deli Serdang tetapi tidak jauh dari Kota Medan/Pusat Pemerintahan Provinsi Sumut dan apabila benar adanya, GBNN Provinsi Sumut akan melaporkan kepada Pihak yang berkompeten dalam hal ini Polda Sumatera Utara dan pihak-pihak terkait lainnya. Karena penyakit masyarakat tersebut diatas memiliki dampak yang sangat negative. Bahkan jika dipandang perlu GBNN Provinsi Sumut akan melaporkannya sampai kepada Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo”, jelas Ketua GBNN Sumut tersebut.

Trie juga menambahkan, Negara harus Hadir dan memiliki komitmen untuk sepakat dalam memberantas penyakit-penyakit masyarakat tersebut di atas. Tidak ada yang kebal hukum di NKRI ini dan semua wajib menjunjung tinggi hukum sebagai panglima tanpa terkecuali.

“Negara melalui aparat hukum terkait harus komitmen dalam memberantas penyakit masyarakat, NKRI negara hukum dan tak ada yang kebal hukum, begitu juga dengan kegiatan judi dipasar tujuh tersebut. Dalam hal ini Kapolres Pelabuhan Belawan harus menyikapinya, karena kegiatan perjudian tersebut masih diwilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan”, tambah Trie dalam steatmennya pada awak media Pirnas.

Reporter : Rindu Butar-Butar & Amat Bobi.