banner 728x250
HUKUM  

ALIANSI MAHASISWA PEDULI KEADILAN (AMPEL) KEMBALI DATANGI KPK KOMISI PEMBRANTASAN KORUPSI , DI JLN KUNINGAN JAKARTA SELATAN

JAKARTA, pirnas.org & pirnas.com | Mahasiswa yang menamakan dirinya AMPEL Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan kembali lagi menyaurakan hak-hak mereka ke KPK, usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, dalam rangka mengawal, kapan para tersangka dan penikmat suap ditahan komisi pembrantasan korupsi.

Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan datangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jl. Kuningan Jakarta selatan, Senin (21/10/2019), aksi rutin ini terus dilakukan guna mengkawal proses hukum yang sedang berlangsung di KPK sejak terjadi operasi tangkap tangan hingga sekarang. Jakarta, 21 Oktober 2019.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

“Kami akan kawal terus hingga 53 anggota DPRD Propinsi Jambi yang diduga terlibat menikmati suap tersebut ditahan oleh KPK dan segera di adili termasuk gratfikasi Zumi Zola, kontraktor yang terlibat harus ditahan, Kepala Dinas Pendidikan, Afip dan Asrul orang terdekat Zumi Zola dan orang-orang yang disebut dalam dakwaan Zumi Zola dan tersangka lainnya”. ujar Syaiful

Selain itu, “kami minta KPK buka-bukaan terkait proyek SPAM di Provinsi Jambi, Rizal Djalil harus ungkap siapa keluarga dinasti yang terlibat dalam kasus tersebut, kemudian kami minta KPK memeriksa harta kekayaan saudara Sahuri Lasmadi wakil rektor universitas Jambi yang kami duga tidak sesuai dengan LHKPN yang dilaporkan terhadap KPK”, tutup Syaiful.

Keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, Hukum berpihak kepada yang benar, KPK harus dapat menahan penikmat harta kekayaan yang didapat dari hasil Suap atau hasil korupsi.

AMPEL Aliansi Mahasiswa Peduli keadilan tetap kawal KPK dalam menangani masalah ini hingga tuntas menanti proses hasil temuan KPK di Jakarta.

(Tim)