Home » Daerah » WIBINER : Aktifis Mahasiswa Dan Pakar Komunikasi Politik Bedah RUU BPIP

WIBINER : Aktifis Mahasiswa Dan Pakar Komunikasi Politik Bedah RUU BPIP

Pirnas.com 25 Jul 2020

PIRNAS.COM | MEDAN – Aktifis Mahasiswa dan Pakar Komunikasi Politik di Sumatera Utara mulai bedah Rancangan Undang-Undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP) yang diajukan pemerintah ke DPR RI pada 16 Juli 2020 lalu.
Aktifis Mahasiswa dan Pakar komunikasi politik bedah RUU BPIP di tengah pernyataan apakah mereka menerima atau menolak pengganti rancangan Haluan Ideologi Pancasila (HIP) itu.

Demikian disampaikan Zulham Hidayat Pardede M.Pd, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut dalam webinar bertema “Habis RUU HIP, Terbitlah RUU BPIP”, yang digelar oleh Komunitas Mikir, Jumat sore (23/7).

Zulham menjelaskan bahwa RUU HIP mendapat penolakan dari semua elemen bangsa, karena di dalamnya memuat pasal-pasal kontroversial.

Diantaranya, memeras Pancasila menjadi Trisila bahkan Ekasila dan atau Tuhan yang berkebudayaan dengan alasan historis, menjadi kontroversi lagi, karena tidak memuat Tap MPRS nomor XXV/MPRS/1966 tentang larangan Komunisme, Marxisme dan Leninisme di Indonesia.

“Alhamdulillah sekarang ini RUU HIP telah ditolak dan digantikan dengan RUU BPIP. Ada perbedaan yang cukup substansial pada dua RUU ini, dimana RUU BPIP lebih membahas tugas, fungsi wewenang dan struktural organisasi BPIP,” tuturnya

Zulham Hidayat  menyebut, keberadaan BPIP selama ini hanya berdasarkan Perpres nomor 7 tahun 2018. Sehingga kedudukannya tidak kuat, apabila rezim penguasa berganti, maka lembaga ini dapat dengan mudah dibubarkan.

Padahal masalah pembinaan Ideologi Pancasila sesuatu yang mutlak diperlukan. Pancasila adalah Ideologi Negeri ini.

“Kalau berdasarkan pada alasan pembinaan, saya sepakat untuk penguatan lembaga BPIP melalui dasar hukum Undang-Undang yang menjamin keberlangsungan BPIP tetap ada walau rezim berganti. Karena saya sendiri merasakan bahwa ada degradasi pengetahuan, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita,” kata Zulham Hidayat.

Narasumber dari USU, Hendra Harahap juga sepakat negara ini perlu sebuah lembaga yang menguatkan Ideologi Pancasila.

Bahkan pakar komunikasi politik ini menilai bahwa kegaduhan terhadap isu RUU HIP selama ini bisa jadi adalah “cek ombak” oleh pemerintah untuk mengetahui secara riil sejauh mana pemahaman masyarakat tentang Ideologi Pancasila saat ini.

“Top of mine kita tentang Pancasila apa sih? Apa yang pertama kali terbesit di benak kita ketika mendengar Pancasila?,” tanyanya.

Sekarang saja, sebutnya, baru mulai terdengar lagi tentang Pancasila setelah RUU HIP bergulir. “Jadi penguatan Ideologi Pancasila dengan mempermanenkan BPIP sesuatu yang tepat,” tuturnya.

(Lili Suheli)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 64 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 117 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 89 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 77 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 443 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler