Home » Daerah » Terkait Anak Putus Sekolah Karena Tunggakan Uang SPP, Ketua GBNN Sumut Minta Sekolah Cari Solusinya

Terkait Anak Putus Sekolah Karena Tunggakan Uang SPP, Ketua GBNN Sumut Minta Sekolah Cari Solusinya

Pirnas.com 17 Jul 2020

PIRNAS.COM | MEDAN UTARA – Terkait anak seorang wartawan disalah satu media online, warga Jalan Selebes Gang 5 No.145 Lingkungan 34 Kelurahan Belawan Dua Kecamatan Medan Belawan yang saat ini anak tersebut duduk dikelas 1 SMK disalah satu sekolah swasta di Medan Utara yang tidak bisa melanjutkan sekolahnya dan seharusnya sudah mengikuti proses belajar ke kelas dua ditahun ajaran baru ini, karena orangtua sianak yang bekerja sebagai seorang wartawan disalah satu media online belum bisa melunasi tunggakan uang sekolah anaknya, walaupun orangtua sianak sudah bermohon untuk minta toleransi dengan pihak sekolah, akan tetapi sianak tetap saja tidak bisa ikut proses belajar secara online dari sekolahnya sebelum melunasi tunggakan uang SPP.

Menyikapi masalah tersebut, Ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Provinsi Sumatera Utara, Trieyanto Sitepu, SH., meminta kepada pihak sekolah untuk mencarikan solusinya agar anak tersebut tetap bisa ikut belajar ditahun ajaran baru ini, bukan malah melarang anak tersebut untuk belajar karena masih menunggak uang sekolah.

“Sekolah menurut saya tidak berhak menghukum siswa/siswi yang belum membayar biaya SPP seperti peristiwa yang menimpa anak dari seorang wartawan tersebut karena belum melunasi uang sumbangan pembinaan pendidikan atau SPP”, ucap Trieyanto pada Media Pirnas melalui WhatsApp, Kamis (16/07/2020).

Trieyanto juga menjelaskan, Jika Orangtua siswa/siswi tidak memiliki biaya sehingga belum melunasi biaya pendidikan, Tindakan sekolah terhadap para siswa yang orangtuanya belum melunasi uang SPP adalah bentuk kekerasan terhadap anak, Itu bisa dikategorikan sebagai bentuk kekerasan fisik dan psikis, berpotensi kuat melanggar pasal 76C UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Dalam case tersebut diatas saya kira psikis anak tersebut sudah tercederai karena siswa/siswi tersebut tertekan dan merasa direndahkan dan dipermalukan di lingkungan sekolahnya, banyak temannya atau gurunya yang tahu kalau orangtuanya belum bisa melunasi uang SPP,” jelas Ketua GBNN Sumut itu.

Bahwa kewajiban melunasi SPP merupakan kewajiban orangtua siswa, bukan kewajiban siswa bersangkutan.

“Yang harus dipanggil, ditegur dan disurati pihak sekolah adalah orangtuanya. Kalau ada perjanjian antara ortu siswa dengan pihak sekolah saat mendaftar sekolah di tempat tersebut, bukan siswa/siswa jadi tidak boleh masuk sekolah”, jelasnya lagi.

Trieyanto juga menambahkan, Seyogyanya pihak sekolah dapat membantu mencari solusi bagi pemenuhan hak atas pendidikan terhadap para siswanya yang orangtuanya kurang mampu secara ekonomi.

“Jika ternyata orangtua siswa tersebut tidak bisa melunasi uang SPP beberapa bulan karena ketidak mampuannya, maka hal ini harus dibicarakan baik-baik”, jelas Trieyanto menambahkan.

“Sekolah juga bisa berkoordinasi dengan pengawas sekolah dan Dinas Pendidikan setempat agar ada jalan keluar, misalnya membantu memindahkan sang anak ke sekolah negeri terdekat, karena sekolah negeri mungkin memiliki Bantuan dari Pemerintah dsb, berbeda dengan pihak sekolah swasta yang memang operasional sekolah sangat tergantung dari uang SPP yang dibayar siswa,” tutup Trieyanto dalam penjelasannya.

(Tim/Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 63 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 112 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 89 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 77 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 443 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler