banner 728x250
Daerah  

RIBUAN WARGA ANTUSIAS NONTON BARENG PARADE PAGELARAN REOK PONOROGO JAWA TIMUR DI SUMBEREJO TORGAMBA

Labusel, pirnas.org & pirnas.com | Minggu (27/10/2019) sekitar pukul 13.00 wib , warga Sumberejo dan sekitaran Torgamba Labusel nonton bareng atraksi pagelaran Reok Ponorogo Singo Bolang dari Jawa Timur, berlokasi dilapangan Bola Kaki, Pasar 1 Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara .

Reok ponorogo Singo Bolang Kertodiharjo adalah kesenian dari Pulau Jawa yaitu Jawa Timur, budaya kesenian suku Jawa yang saat ini tour keliling Indonesia guna menghibur warga yang mereka sambangi dan singgahi.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Ribuan warga antusias menyaksikan dari berbagai Daerah sekitaran Torgamba, Kota Pinang  padati parade pertunjukan atraksi Reok Ponorogo yang membuat berdebar-debar hati para penonnton.

Indonesia adalah salah satu Negara yang terdiri dari beberapa suku bangsa, seni budaya yang berbeda beda namun tetap satu.

Salah seorang Kordinator pertunjukan pagelaran
Reok Ponorogo Singo Bolang Arif (34) mengatakan kepada Awak Media, ada sembilan atraksi yang ditampilkan saat beraksi, antara lain :
1 Bambu Gila .
2 Lindasan .
3 Mandi Air Panas .
4 Ular masuk mulut keluar dari hidung .
5 Reok naik Sepeda Motor .
6 Semburan Api .
7 Tarian Jatil .
8 warok dan
9 Merak Tarong .

“Jumlah personil ada sekitar enam puluh orang keseluruhan”, ungkapnya .

Usai parade pagelaran Reok, warga beserta keluarga sebelum kembali ke rumah masing-masing, Kordinator memberi kesempatan kepada pengunjung untuk photo-photo bareng bersama Reok Ponorogo berkepala Harimau buat kenang kenangan.

“Kepala Harimau Reok Ponorogo diperkirakan beratnya sekitar empat pulu kilo gram atau sampai lima puluh kilo gram”, sebut salah seorang seniman Reok Ponorogo .

Karena kita ketahui bahwa hiburan rakyat seperti Reok Ponorogo singo Bolang di Pulau Sumatra jarang kita lihat.
Karena ini adalah Kesenian Asli dari Pulau Jawa yang sangat langka yang dimainkan para seniman yang sudah cukup terlatih.(R Marpaung)