- BeritaResepsi HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Bupati Maya Tekankan Kolaborasi
- BeritaBupati Maya Terima Anugerah Kemitraan Strategis dari DPC PJS Labuhanbatu
- BeritaPolsek Torgamba Amankan Pria 41 Tahun, Diduga Miliki 21 Paket Sabu di Perkebunan Sawit
- BeritaPolsek Torgamba Amankan Pria di Pangarungan, Sita Sabu 5,9 Gram dan Sejumlah Peralatan
- BeritaHUT ke-81, Pemkab Labuhanbatu Beri Kejutan ke Enam Panti Asuhan
- BeritaGerebek Sarang Narkoba di Padangbulan Rantauprapat, Tiga Pemuda Diringkus
- BeritaGerak Cepat GERMAS TOBA Polres Labusel Bekuk Pengedar Sabu di Kotapinang
- BeritaDiduga Cuci Uang Sang Kakak, Dr. Guntur Beli Kebun Sawit Ratusan Hektar
- BeritaDiwarnai Aksi Penghalangan Warga, Polres Paluta Gerebek Sarang Narkoba di Pasar Gunung Tua

Ribuan Buruh Kepung Kantor Walikota dan DPRD Medan, Tuntut Omnibus Law Dibatalkan
PIRNAS.COM | MEDAN – Sebanyak seribuan lebih massa buruh dan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K.SPSI) Kota Medan mengepung kantor Walikota Medan dan kantor DPRD Medan Serta kantor DPRD Sumut dengan melakukan aksi unjuk rasa menuntut dibatalkannya perubahan undang-undang ketenagakerjaan (Omnibus Law) yang dianggap merugikan dan merampas hak-haknya buruh. Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan didepan kantor Walikota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Rabu (02/09/2020).
Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan empat Serikat Pekerja Anggota (SPA) yang tergabung dalam K.SPSI Medan diantaranya, DPC F.SPSI – K.SPSI Medan, DPC SP. LEM Medan, DPC SP. RTMM Medan dan DPC SP. KEP Medan. Ribuan massa tersebut berkumpul sejak jam 09.00 Wib dilapangan merdeka Medan lalu kompoi menuju kantor Walikota Medan, sesampainya didepan kantor Walikota Medan, masing-masing pimpinan SPA menjadi orator untuk menyampaikan pendapatnya didepan publik.
Salah satu orator aksi, Ketua DPC F.SPTI – K.SPSI Medan Antoni Pasaribu, SE menyampaikan orasinya, Bahwa peraturan dalam perubahan undang-undang ketenagakerjaan yang disebut Omnibus Law jilid IV sangat jelas merugikan dan merampas hak-haknya buruh.
“Peraturan itu sudah jelas merugikan dan merampas hak-haknya buruh, jadi kami sangat tidak setuju dan menolak dengan keras tanpa ada tawar menawar. Jadi peraturan itu harus segera dibatalkan dan jangan disahkan oleh DPR. Hidup Buruh…Merdeka,” teriak Antoni Pasaribu saat menyampaikan orasinya.

Setelah melakukan orasi selama dua jam, akhirnya pihak Pemko Medan bersedia menerima perwakilan dari massa buruh tersebut untuk berdialok langsung dengan Plt Walikota Medan dengan dibatasi hanya 20 orang saja dari perwakilan buruh.
Setelah 20 orang perwakilan buruh tersebut memasuki ruang rapat kantor Walikota Medan, lagi-lagi perwakilan buruh tersebut sangat kecewa, karena mereka hanya diterima berdialog dengan Asisten Etbang Pemko Medan dan Kadisnaker Medan. Suasana ruang rapat seketika ricuh dan perwakilan buruh tersebut melontarkan protes keras agar bisa berdialok langsung dengan Plt Walikota Medan.
“Kalau Plt Walikota Medan tak mau jumpa sama kami, untuk apa kita teruskan dialok ini, ngak ada gunanya. Lagipula sudah dua kali ini kita aksi demo, setiap dialog diruangan ini, tak pernah kita dikasi minum, apa udah ngak ada lagi anggaran biaya dikantor ini. Kalau gitu biar kami yang beli minum sendiri, Kami SPSI masih punya anggaran kok,” ucap Supranoto, Sekretaris DPC SP LEM Medan seraya mengeluarkan beberapa lembaran uang ratusan ribu dan menyuruh Satgas SP. LEM Medan untuk beli Aqua botol dingin tiga kotak.
Karena situasi tak kondusip, Akhirnya Kadisnaker Medan mencoba menghubungi Plt Walikota Medan. Setelah menunggu setengah jam, akhirnya Plt Walikota Medan hadir diruang rapat tersebut.
Ketua K.SPSI Medan Jahotman Sitanggang, SH yang mewakili bicara dari beberapa elemen SPA menyampaikan tiga tuntutan dari kegiatan aksi yang digelar hari itu.
“Terima kasih kami pada pak Plt Walikota Medan yang akhir bersedia berdialog dengan kami. Ada tiga tuntutan kami pak, Pertama kami menolak dengan keras Omnibus Law, Kedua kami minta SK Dewan Pengupahan diperpanjang, karena sudah habis masa berlakunya dan yang ketiga kami minta gaji Dewan Pengupahan segera dibayarkan yang sudah 6 bulan tak dibayar,” jelas Ketua K.SPSI Medan tersebut.

Menanggapi tuntutan buruh tersebut, Plt Walikota Medan Ir.H Akhyar Nasution akan segera menyikapi tuntutan tersebut, ia akan membentuk tim dari Pemko Medan yang akan dikomandoi oleh Kadisnaker Medan dalam menindak lanjuti tuntutan buruh tersebut.
“Saya minta maaf, karena tadi saya ada rapat dikantor DPRD Medan, mengenai Omnibus Law, kita akan kirim surat kepemerintah pusat yakni Menteri Tenaga Kerja dan DPR RI terkait tuntutan buruh yang menolak Omnibus Law, lalu tentang SK Dewan Pengupahan dan tertunggaknya gaji Dewan Pengupahan akan segera diselesaikan oleh Kadisnaker,” terang Akhyar Nasution pada 20 orang perwakilan buruh tersebut.
Setelah melakukan dialog, 20 orang perwakilan buruh tersebut kembali bergabung dengan ribuan buruh yang menunggu hasil dialog tersebut. Antoni Pasaribu dari F.SPTI menyampaikan hasil keputusan dialog dengan Plt Walikota Medan yakni, “Saudara-saudaraku semuanya, Bahwa tuntutan kita hari ini berhasil GOL…….!!!,” kata Antoni Pasaribu dihadapan ribuan buruh tersebut dengan disambut tepuk tangan.
Setelah menyampaikan orasi didepan kantor Walikota Medan, lalu massa buruh tersebut melanjutkan orasinya dengan berjalan kaki menuju kantor DPRD Medan dan DPRD Sumut.
(Zainal Abidin)
Hidayat Chan
13 Okt 2026
Post Views: 70 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …
Hidayat Chan
11 Okt 2026
Post Views: 120 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …
Hidayat Chan
09 Okt 2026
Post Views: 93 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …
Hidayat Chan
07 Okt 2026
Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …
Hidayat Chan
06 Okt 2026
Post Views: 79 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …
Hidayat Chan
02 Okt 2026
Post Views: 447 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.