banner 728x250
Daerah  

PENYAMBUTAN UNIK, KETUA DPRD PELALAWAN DI SONSONG DI ATAS JEMBATAN YANG HAMPIR AMBRUK

PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | PELALAWAN – Sebuah momen dan pemandangan yang unik terjadi saat penyambutan Ketua DPRD Pelalawan pada kegiatan syukuran terpilihnya ketua BPD Desa Talau Arisman Ahad ( 15/12/19) di Desa Talau Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan.

Kehadiran Ketua DPRD sengaja disambut Ketua BPD dan Sejumlah warga di atas jembatan penghubung
Desa Talau satu satunya dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Click following link

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023

Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, saat sampai  turun dari mobilnya melihat lansung keadaan jembatan Desa Talau, yang sudah retak serta rusak parah bahkan di kawatirkan hanya menunggu saat nya roboh lagi, jika jembatan ini ambruk maka terputus la mobilisasi ke Desa Talau. Selesai meninjau jembatan tersebut ketua DPRD Pelalawan dan rombongan lansung menuju kediaman Ketua BPD Desa Talau  tempat acara pisah sambut BPD Desa Talau periode 2019 – 2024 digelar.

Pada kunjungan tersebut ketua DPRD Pelalawan meyakinkan akan berkoordinasi dengan dinas terkait, tentang kondisi jembatan Talau yang sudah sangat memprihatinkan itu.

“Kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait masalah kondisi jembatan yang sudah mau ambruk ini” Ujarnya.

Ketua DPRD Adi Sukemi juga mengakui pertama kali dirinya ke Desa Talau dan disambut di atas Jembatan yang memprihatinkan, sehingga DPRD Pelalawan bisa melihat langsung apa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pelalawan.

“Ini menjadi catatan khusus bagi kami dan akan kami bahas di DPRD nantinya serta kemudian saya berharap kepada Masyarakat Desa Talau tetap satu suara, kompak dan jangan terpecah dalam mengusulkan suatu pembangunan kedepanya dan tentunya untuk pembangunan Jembatan ini ” ujarnya.

Sementara Ketua BPD Arisman dalam sambutannya mengatakan, kepada yang hadir pada malam ini bahwa ada 2 poin yang ingin saya sampaikan pada kesempatan ini agar Desa Talau keluar dari Zona Desa terpencil, yang pertama adalah akses jalan kami butuh aspal karena Desa Talau ini adalah Desa tertua, yang belum menikmati pengaspal selama ini.

“Selain infrastruktur jalan ke desa kami, kami juga mengharapkan kepada pihak pemerintah juga dapat mendesak pihak swasta terkait Jaringan Internet dan Handphone.” Tambahnya.

Sementara kepala Desa Talau Syahril kembali mengingatkan aspirasi yang paling urgen adalah terkait dengan perbaikan jembatan talau tersebut,

“Kalau jembatan ini ambruk maka aktivitas warga lumpuh total kegiatan masyarakat serta anak-anak sekolah dan inilah aspirasi dari masyarakat Desa Talau semoga bapak Ketua DPRD beserta Anggota DPRD Pelalawan bisa memperjuangkanya aspirasi kami,” Ujarnya.

Reporter : Arahap

Sumber Berita : Riausindo. Com