Home » Daerah » Pengambilan No Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Labusel Wartawan Di Larang Meliput KPUD Tidak Mencerminkan Sikap Baik

Pengambilan No Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Labusel Wartawan Di Larang Meliput KPUD Tidak Mencerminkan Sikap Baik

Pirnas.com 25 Sep 2020

PIRNAS.COM | LABUHANBATU SELATAN – Di era demokrasi saat sekarang ini, kebijakan KPUD Labusel sangat tidak mencerminkan kebaikan untuk dicontoh di daerah lain, karena danggap tidak profesional.

KPUD Labusel merasa kinerjanya paling profesional padahal pandangan publik, dan para wartawan kinerja KPUD Labusel sudah sangat disoroti, terkait kasus yang sempat heboh buat masyarakat Labusel.

Dilaporkanya KPUD ke DKPP, dugaan terkait pendaftaran paslon bupati, dan wakil bupati Labusel ini, ditambah lagi saat pencabutan No paslon, para wartawan tidak boleh masuk meliput ke dalam gedung yang bertempat di Convetion Hall Hotel
Sudi Mampir Blok Songo Kecamatan Kotapinang (24/9).

kegiatan dijadwalkan pukul 10.00 WIB dan dimulai pukul 10.25 WIB dan sejumlah personil kepolisian tampak berjaga-jaga di depan gedung.

Beberapa para insan pers yang datang hendak meliput pengambilan No Urut di masing masing pasang calon bupati dan wakil bupati tidak dapat meliput, karena wartawan di larang masuk ke dalam gedung tersebut, sehingga para wartawan merasa kesal dan kecewa bahkan seorang wartawan mengancam akan melaporkan ke Bawaslu dalam masalah tersebut melihat prilaku KPUD Labusel yang dianggap tidak transparan dan terkesan menutup-nutupi.

“Padahal itu hanya pengambilan No urut paslon, tapi wartawan tidak dibenarkan meliput baik media cetak, ekektronik, maupun media online”.

Dan parahnya lagi tidak ada satu layarpun yang disediakan di luar gedung agar yang berada di luar dapat menyaksikan kegiatan di dalam, acara itu hanya di tayangkan melalui akun facebook KPUD Labusel.

Dan karena tidak dapat melihat dan masuk ke dalam, awak media ini bertanya kepada sala seorang piket, kenapa kalau hanya materinya hari ini pencabutan no urut kok tidak satupun wartawan di bolehkan masuk ke dalam, “iya pak emang di larang wartawan masuk pak”,

Karena kesal, “kalian tau dua kali pilkada langsung di Labusel tidak pernah ada pelarangan media meliput kegiatan tahapan demi tahapan sampai hari ha”, “kami enggak tau ini perintah pak”, kata penjaga piket.

“Masyarakat Labusel harus tau, inilah kebijakan KPUD Labusel yang dipertontonkan kepada kita, sangat tidak mencerminkan sikap  baik kepada publik, kalau memang alasan covid, siapa yang menjamin yang berada di dalam aman dari covid, alasan hanya dibuat buat pihak KPU Labusel untuk menutupi kebijakan yang keliru itu, ini negara demokrasi kegiatan pilkada harus transparan, karena ini hak kontitusi hak rakyat jangan kalian tutup tutupi karena kegitan pilkada ini tidak sedikit dana yang dikeluarkan, miliaran untuk kegiatan jajaran KPUD Labusel, itu bukan uang kalian, uang negara, uang rakyat. ngerti kalian”, tutur salah seorang wartawan merasa kesal dengan semua komisioner KPUD Labusel.

(MS)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 71 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 126 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 94 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 80 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 447 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler