- BeritaDPUBM Mura Renovasi Dan Cat Ulang Jembatan Sp. Q Tambah Asri Sampai Sp. Semambang
- BeritaDemi Keselamatan Warga, DPU-BM Musi Rawas Perbaiki dan Pasatlng Pagar Pembatas Jembatan di Desa Air Satan
- BeritaMahasiswa dan Tiga Pria di Padanglawas Diringkus Polisi Saat Pesta Sabu, 10 Gram Barang Bukti Disita
- BeritaPolsek Sungai Kanan Tangkap Residivis Narkotika, Seorang Pelaku Diamankan
- BeritaGerak Cepat Kapolsek Torgamba, Laporan Warga Soal Jembatan Rusak Langsung Ditinjau
- LabuhanbatuSUKSES GELAR PRAKTEK MANASIK HAJI, RATUSAN SISWA SE-SUBRAYON MIN 3 LABUHAN BATU BELAJAR TATA CARA IBADAH HAJI
- BeritaPolsek Marbau Tangkap Pengedar Sabu di Dusun Barabara, 2,89 Gram Barang Bukti Disita
- BeritaHadiri Kenal Pamit Wakapolres, Wabup Labuhanbatu Apresiasi Dedikasi Kompol H. Matondang
- BeritaRudi IWO Musi Rawas Linggau Resmi Dilantik Priode 2025/2030

Orang Tua Belum Bisa Lunasi SPP, Anak Terancam Putus Sekolah
PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Sejak bencana wabah corona menimpa negeri ini, semua sektor perekonomian masyarakat jadi kopak kapik, termasuk juga dunia pendidikan beralih sistem belajar dirumah secara daring online sejak dimulainya tahun ajaran baru tahun 2020 dan entah sampai kapan sistem belajar secara daring online ini berakhir dan kembali belajar dibangku sekolah.
Namun sejak dimulainya tahun ajaran baru, dua orang anak, Putri Fitria Wulandari yang naik kelas 2 SMK, serta Abdillah Syahputra Abidin yang naik kelas 6 SD warga Jalan Selebes Gang 5 No.145 Lingkungan 34 Kelurahan Belawan Dua Kecamatan Medan Belawan ini tidak bisa mengikuti pendidikan disekolah, karena orangtua anak tersebut belum bisa menyelesaikan tunggakan uang sekolah kedua anaknya selama lima bulan terakhir sejak masa pandemi covid-19. Hal tersebut dikatakan Jaleha Syafitri (46) Ibu dari kedua anak tersebut dirumah kediamannya, Jalan Selebes Belawan, Selasa (14/07/2020).
Jaleha mengatakan, Sejak awal terjadinya bencana corona ini, penghasilan sang suami menurun sangat terastis sekali, sampai biaya sekolah kedua anaknya terus tertunggak setiap bulannya sampai lima bulan, karena sang suami yang bekerja sebagai jurnalis dan juga bekerja digudang pupuk, sejak awal covid terjadi sampai sekarang pekerjaan sang suami digudang pupuk stop total.
“Dulu sebelum corona ngak kebelet seperti ini, semua biaya kebutuhan dirumah dan biaya sekolah anak-anak bisa tertutupi semua, bahkan apa aja yang diminta sama anak-anak selalu dipenuhi sama bapaknya, tapi sejak corona ini minta ampun bapaknya, karena kerjaan bapaknya yang digudang pupuk lagi kosong sudah 6 bulan ini, kalau kerjaan bapaknya sebagai jurnalis itukan pekerjaan sosial, apalagi sifat sosial bapaknya cukup tinggi, terkadang saya sering marah juga lihat bapaknya selalu aja bantuin orang, nah sekarang dia lagi kesulitan siapa yang mau bantu, ngak ada yang bantukan, sering kali dia bantu orang sampai orang yang dibantunya itu berhasil sukses dan kaya, tapi dia dapat apa pun tidak, kawannya ganti mobil, dia ganti kulit dari putih jadi hitam, kawannya tambah mobil, dia malah mau ganti kereta pun tak bisa”, curhat Ibu rumah tangga itu dengan nada kesal.
Ibu rumah tangga itu lalu meneruskan ceritanya, Gaji suaminya yang digudang pupuk dari pekerjaan kapal pupuk bulan Desember 2019 juga belum diterima, padahal sang suami yang berjuang mempertahankan gudang tersebut sampai mempertaruhkan nyawanya, itulah sebabnya uang sekolah kedua anaknya belum bisa terbayar, bahkan raport kedua anaknya itu masih ditahan pihak sekolah sampai masuk tahun ajaran baru ini.
“Macam manalah saya ngak marah sama bapaknya anak-anak, kemarin dia udah mohon sama bosnya digudang pupuk itu untuk minta gajinya supaya bisa bayarkan uang sekolah, kata bosnya iya, tapi dia disuruh bosnya kejar tagihan bosnya dulu dengan pihak rekan kerja bosnya itu, eh..udah berhasil ditagih, bosnya berdalih lagi biaya tagihan kemarin untuk bayar biaya kerja yang lain, gaji dia ngak dikasi juga, padahal suami saya yang berjuang tiga tahun lalu mempertahankan gudang itu sampai dia dipukul sama preman disitu, minggu lalu baru kejadian lagi pas dia dirumah bosnya itu, dia lagi duduk langsung diserang pakai kayu balok sama preman yang pernah mukul dia dulu, karena preman itu masih dendam sama suami saya tentang gudang itu, malam itu suami saya pulang kerumah sampai lemas dan penyakit jantungnya kambuh, nah..apa yang didapat sama suami saya, mohon-mohon sama bosnya itu untuk bayar uang sekolah anak pun tak dikasi juga”, tutur Ibu Jaleha.
Ibu Jaleha juga menjelaskan, Bahwa kemarin sang suami sudah datang kesekolah anaknya untuk regestrasi ulang sesuai undangan dari pihak sekolah kepada semua wali murid, namun karena tunggakan uang sekolah belum bisa dibayar, pihak sekolah menolak untuk daftar registrasi anaknya itu.
“Sabtu kemarin, Suami saya kesekolah bersama anak kami untuk regestrasi ulang, saat itu kami baru bisa untuk bayar uang pendaftaran registrasi ulang 200 ribu, tapi pihak sekolah tidak menerima dan kami tetap disuruh bayar dulu tunggakan uang sekolah, pada seninnya saat hari pertama masuk sekolah, anak kami didampingi bapaknya kembali kesekolah, namun karena kami belum juga bisa bayar tunggakan uang sekolah, anak kami pun tak dikasi masuk sekolah dulu sebelum melunasi uang sekolah”, ungkap Jaleha.
“Karena tak dikasi masuk kesekolah, anak kami yang perempuan kelas 2 SMK disalah satu sekolah swasta di Medan Utara itu, dia menangis terus dan sudah dua hari ngambek didalam kamarnya, bapaknya udah coba memujuknya, namun dia tak mau ngomong juga sama bapaknya, sehingga batin suami saya jadi terpukul melihat kondisi anaknya seperti itu dan suami saya hanya bisa pasrah pada Tuhan”, terang Ibu rumah tangga itu sambil meneteskan air matanya.
Ibu Jaleha berharap kiranya Tuhan memberikan jalan keluar dan jalan kemudahan pada masalah yang sedang dia hadapi, Beliau berharap pada pemerintah agar benar-benar serius memperhatikan nasib pendidikan anak-anak negeri ini sebagai generasi penerus bangsa, apalagi saat masa kampanye Pilpres 2019 lalu, Presiden Jokowi berharap kedepannya tidak boleh ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah, karena pemerintah telah mengucurkan anggaran yang cukup besar untuk pendidikan di negeri ini.
(Tim/Red)
Hidayat Chan
20 Apr 2026
Post Views: 9 LABUSEL,PIRNAS.COM– Jajaran Polsek Sungai Kanan, Polres Labuhanbatu Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya pada Jumat (17/04/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Pengungkapan tersebut terjadi di Dusun Marsonja Lombang, Desa Marsonja, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial MH (43), …
Hidayat Chan
17 Apr 2026
Post Views: 113 PIRNAS.COM|LABUHANBATU -Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., menghadiri acara kenal pamit Wakapolres Labuhanbatu dari pejabat lama, Kompol H. Matondang, SH., MH., kepada pejabat baru, Kompol P. S. Simbolon. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan pada Jumat (17/04/2026) di Aula Yan Piter Mapolres Labuhanbatu. Selain pergantian Wakapolres, sejumlah pejabat lainnya di …
A S
16 Apr 2026
Post Views: 26 PIRNAS.COM | Labuhanbatu Selatan — Dugaan aktivitas peredaran narkoba di wilayah Aek Batu langsung ditindak cepat. Polsek Torgamba bersama tim Gerebek Sarang Narkoba (GSN) menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi sabu di Pinang Awan Cikampak I B, Kecamatan Torgamba, Kamis (16/4/2026) sore. Penggerebekan ini dipicu laporan warga yang resah dengan …
Hidayat Chan
16 Apr 2026
Post Views: 28 LABUSEL,PIRNAS.COM– Kapolsek Torgamba, AKP S. Gurusinga, S.H., menggelar pertemuan strategis bersama jajaran pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Labuhanbatu Selatan dan pimpinan Pondok Pesantren Ell Firdaus di Dusun Cinta Makmur, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Rabu (15/4/2026) malam. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam membangun sinergi lintas sektoral, khususnya dengan tokoh agama, …
Hidayat Chan
15 Apr 2026
Post Views: 286 PIRNAS.COM,LABUHANBATU — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM meresmikan Ruang Poliklinik, Gedung E, serta Cath Lab (Catheterization Laboratory) UPTD RSUD Rantauprapat, yang berlokasi di Jalan KH. Dewantara, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Rabu (15/04/2026) pagi. Dalam sambutannya, Bupati Maya Hasmita menegaskan bahwa …
Hidayat Chan
15 Apr 2026
Post Views: 25 LABUHANBATU,PIRNAS.COM-Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kecamatan Panai Tengah pada Rabu (15/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, berjalan optimal bagi masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Asisten III Setdakab Labuhanbatu, Zaid Harahap S.Sos. Kehadiran …
08 Apr 2020
PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | MEDAN UTARA – Warga Lingkungan VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli ramai-ramai mendatangi dan mendemo kantor Kecamatan Medan Deli meminta kepada Camat Medan Deli agar Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli dicopot dan diganti, Selasa (07/04/2020). Kedatangan Warga tersebut minta kepada Camat Medan Deli, Fery Suhery …
01 Sep 2020
PIRNAS.COM – Pendidikan adalah proses pembelajaran pengetahuan dan keterampilan serta kebiasaan diri dalam pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sangat dibutuhkan dalam penunjang pengetahuan serta penelitian ataupun pelatihan. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Jadi, secara singkat pengertian pendidikan …
25 Jun 2021
PIRNAS.COM | BOLMONG – Polsek Poigar berhasil ungkap kasus sekelompok pemuda dengan kasus pencabulan oleh salah satu korban. Kronologis kejadian LP/50/ VI / 2021, Pada hari kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 21.00 Wita korban di jemput oleh lelaki PL alias Virgin dengan menggunakan kendaraan roda dua dengan tujuan untuk mengajak miras di rumah …
14 Agu 2020
PIRNAS.COM | Covid-19 merupakan penyakit akibat virus corona jenis baru yang muncul pada akhir 2019 pertama kali di Wuhan, Cina yang saat ini menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Gejalah utama penyakit Covid-19 yaitu batuk, demam, dan sesak napas (Kemkes, 2020) Pandemi Covid-19 menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi keberlangsungan hidup manusia, semua aktivitas sosial terhenti. …
24 Sep 2019
PIRNAS.COM | LABUSEL – Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00 wib lagi-lagi begal memangsa seorang ibu dengan dalih ingin mengkusuk temannya. Tumia (48) alamat Pasar V Dusun V Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang kini tinggal dirumah kontrakan sekitaran Pinang Awan, seorang ibu yang berpropesi sebagai tukang kusuk, dibegal dengan seorang …
Comments are not available at the moment.