banner 728x250 banner 728x250
Daerah  

MASYARAKAT KECEWA, JEMBATAN SELESAI NAMUN TIDAK DAPAT DIGUNAKAN

PIRNAS.COM & PIRNAS.ORG | SIMALUNGUN – Kekecewaan yang mendalam dialami masyarakat dari sisa perbaikan dan pembangunan leningan parit dan pembangunan jembatan di lingkungan 5 Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Rabu (18/12/2019) 08.20 wib.

Leningan parit dan pembangunan jembatan dengan volume parit 60/40/60×316m dan jembatan 1,25×3,50m/unit, serta jembatan 1,25×4,00m /unit. Yang bersumber dari dana DAU, tahun anggaran 2019 dengan nilai anggaran kurang lebih Rp. 198 juta. Telah selesai dilaksanakan namun sampai saat ini sisa pembangunan masih menyisakan kekecewaan yang mendalam kepada masyarakat lingkungan 5, Kelurahan Serbalawan terkhusus masyarakat lorong 3 dan pengguna jalan lainnya di jembatan tersebut.

Baca Berita Lainnya :

Keyword dan Negara dengan CPC Tertinggi 2022-2023 Cara Buat Website Dengan Mudah Untuk Pemula

Masyarakat tampak melihat dan menyaksikan sisa sisa pembangunan jembatan dan leningan parit yang merugikan dan menyusahkan pengguna jalan. Dikarnakan jalan yang berlumpur ditambah lagi jembatan yang telah dibangun tidak dapat di pergunakan dan memaksa masyarakat membuat potongan jalan yang lain seadanya.

Menurut amatan reporter dilapangan. Menurut informasi dari masyarakat setempat, Jm (52) mengatakan, “Jembatan ini merupakan pintu masuk masyarakat kelorong ini. Dan dapat menjadi jalan alternatf untuk pengguna jalan dari nagori lain yaitu nagori Kepenguluan Dolok Kataran dan lingkungan 6 Kelurahan Serbalawan apabila hendak menuju ke Kota Serbalawan” ungkapnya.

Tambahnya, “Sekarang dasar tanah dari tinggi jembatan mencapai 50 cm, jangankan mobil honda pun gak bisa lewat bang’.

Jm (52) berharap kepada pemerintah, mewakili masyarakat lingkungan 5 terkhusus lorong 3, Kelurahan Serbalawan, “seyogyanya pemerintah memperhatikan dan memperbaiki, agar jembatan yang telah dibangun dapat digunakan sebagai mana mestinya supaya lebih baik dari pada sebelumnya. Dan jangan di tinggalkan tanpa diperhatikan dan perbaiki,” ucapnya.

Dilain tempat saat reporter meminta konpirmasi dan keterangan dari lurah Serbalawan Lasma Br. Damanik melalui via seluler, Rabu 13.58 wib, terkait keluhan masyarakat prihal pembangunan jembatan yang tidak dapat digunakan. Mengatakan, “Sudah saya hubungi kepling dan dia urus nanti semua, dan hari minggu (22/12) kami pihak kelurahan gotong royong bersama masyarakat untuk memperbaiki jembatan tersebut”, tutupnya.