Home » Daerah » LURAH RAWANG EMPAT BESERTA TOKOH MASARAKAT KECAM PT SERIKAT PUTRA CEMARI SUNGAI KERUMUTAN

LURAH RAWANG EMPAT BESERTA TOKOH MASARAKAT KECAM PT SERIKAT PUTRA CEMARI SUNGAI KERUMUTAN

Pirnas.com 29 Jul 2020

PIRNAS.COM | PELALAWAN – Sungai Kerumutan yang berlokasi di Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan Riau tercemar, diduga kuat berasal dari Limbah aplikasi Pabrik Kelapa Sawit PT. Serikat Putra (SP) yang beroperasi di Kecamatan Tersebut.

Lurah Rawang Empat, Ramli M.Pd. kepada media ini, Rabu (27/7/2020) mengatakan Peristiwa ini awalnya diketahui oleh salah seorang warga yang hendak pergi ke kebun dan akan mengambil air. Melihat air hitam seperti oli dan bau busuk menyengat dan melaporkan ke Pihak Kelurahan.

Mendapat informasi tersebut, Lurah bersama Staff Kantor Kelurahan dan beberapa Tokoh Masyarakat serta mengajak salah satu Staff Perusahaan untuk langsung turun ke lokasi tepatnya di Blok E 11 Lubuk Raja Estet untuk menelusuri penyebab menghitamnya aliran sungai tersebut.

“Setelah ditelusuri, ternyata benar air sungai Kerumutan yang melewati tiga kecamatan di kabupaten Pelalawan ini telah berubah warna menjadi hitam pekat dan berbau menyengat”, ungkap Lurah.

Melihat kejadian tersebut, pihak Lurah dan lainnya telah melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan.

“Dengan laporan kami ke Dinas Lingkunggan Hidup mendapat respon dan tanggapan baik”, katanya.

Tepat pada pukul 13.44 WIB Dinas Lingkungan Hidup sampai ke TKP, disana
Kanit Polsek Bunut Gindo hadir juga dilokasi tersebut.

Lurah Ramli beserta masyarakat Rawang Empat, Manajemen Perusahaan PT Serikat Putra dan Manajer PKS, berada juga di lapangan.

Dan tak berlama-lama Dinas Lingkunggan Hidup Pelalawan mengambil sampel air sungai tersebut yang sudah hitam pekat warnanya, di beberapa titik sugai Kerumutan yang akan di uji lab, apakah limbah aplikasi PT Serikat Putra yang telah mencemari sungai Kerumutan ini masih mengandung kadar racun tinggi.

Disaat pengambilan sampel tersebut disaksikan langsung oleh kanit Polsek Bunut, Lurah, Masyarakat, beberapa Kades Bandar Petalangan dan manajemen perusahaan PT Serikat Putra.

Harapan Lurah Rawang Empat, kalau sudah positif hasil uji lab limbah aplikasi PT Serikat Putra yang telah cemari sungai kerumutan tersebut agar ditindak tegas karena ini bukan yang pertama kalinya PT Serikat Putra membuang limbah ke sungai.

“Kepada pihak terkait mohon agar ditindak tegas ini PT Serikat Putra, karena kejadian meluapnya limbah aplikasi ini bukan yang pertama kalinya lagi, Bila perlu cabut izinnya dari Pemerintah dan RSPO”, harapnya.

Lima tahun yang silam pun sudah pernah juga terjadi sungai di cemari limbah yang diduga dilakukan ada pihak yang bertanggung jawab.

“Hal yang seperti ini kalau dibiarkan nantinya PT Serikat Putra ini malah merasa remeh pada kepemerintahan Lurah Rawang Empat dan malah melunjak”, pungkas Lurah.

Reporter (arhp@)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Berita Terkait
Bupati Labuhanbatu Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

Hidayat Chan

13 Okt 2026

Post Views: 65 MEDAN,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) kepada …

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Warga Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Hidayat Chan

11 Okt 2026

Post Views: 117 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhan bilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan Jalan Santai guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan gerak jalan santai tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., …

Bupati Labuhanbatu :” Olahraga adalah investasi Bangsa”

Hidayat Chan

09 Okt 2026

Post Views: 92 LABUHANBATU,PIRNAS.COM— “Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya”, ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick Tohir pada upacara Peringatan HAORNAS ke-43 tahun 2026 di lapangan BKPP Jum’at 9/10/2026. Menurutnya dengan investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh membentuk karakter yang …

Bupati Labuhanbatu Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kejatisu dan Dinas Pendidikan

Hidayat Chan

07 Okt 2026

Post Views: 90 LABUHANBATU,PIRNAS.COM —Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H. dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota …

Bupati Buka Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan, Wujudkan Labuhanbatu Cerdas Bersinar 

Hidayat Chan

06 Okt 2026

Post Views: 77 LABUHANBATU,PIRNAS.COM—Bupati Labuhanbatu dr. Hj.Maya Hasmita, Sp.OG, MKN,membuka secara resmi Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu menuju Labuhanbatu cerdas bersinar di eks terminal Padang Bulan Rantauprapat, Selasa 6/10/2026. Gebyar Kreativitas di isi dengan pameran edukasi dan 20 stand pembelajaran dari berbagai cabang KUPT dan Korwil Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dan di meriahkan ribuan …

Dinilai Tebang Pilih, Penertiban PKL di Labuhanbatu Menuai Kritik Tajam

Hidayat Chan

02 Okt 2026

Post Views: 444 LABUHANBATU,PIRNAS.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu dalam menata kebersihan dan keindahan Kota Rantauprapat belakangan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Program yang mengusung jargon “Menata Kota” tersebut dinilai represif dan mengorbankan hak-hak ekonomi kelompok masyarakat rentan, khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Kritik mencuat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten …

Kategori Terpopuler